Dampak Banjir, Belasan Hektare Tanaman Padi di Abdya Rusak

Jumat, 15 Desember 2023 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLANGPIDIE (MERCINEWS.COM) – Belasa hektare lahan padi milik petani di beberapa desa dalam wilayah Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) rusak akibat disapu arus air luapan dari Krueng Tangan-Tangan.

Banjir itu terjadi pada Rabu (13-12-2023) sekira pukul 23.00 WIB tadi malam. Keujrun Blang Desa Masjid, Muhammad Yakop, mengatakan, luapan air sungai telah membanjiri lahan padi milik petani yang sedang dalam fase pematangan bulir padi.

Untuk wilayah Desa Masjid saja ada sekitar tujuh hektare yang rusak akibat diterjang banjir luapan dalam lokasi terpisah.

“Rata-rata tanaman padi dalam bedeng sawah petani di desa kami ini rusak akibat disapu arus. Jika sudah tergenang air, bisa dipastikan akan gagal panen tidak bisa dimanfaatkan lagi bulirnya,” kata Yakop.

Tokoh petani yang sudah 50 tahun menggarap lahan di Desa Masjid itu mengaku baru kali ini lahan sawah petani benar-benar rusak di terjang arus air. Biasanya, meski terjadi banjir serupa, namun tidak merusak sedemikian rupa.

Padi yang sudah rebahan tidak akan mampu lagi berdiri seperti sediakala. Pasalnya, bulir padi sudah mulai ada yang menguning dan sebagiannya lagi sedang dalam proses pengisian. Jika terendam dan tumbang dalam air, maka bulir padi yang sudah berisi itu akan tertimbun lumpur bekas banjir hingga bulirnya berubah warna menjadi hitam.

Baca Juga:  Polres Abdya Ajak para Pemuda setempat Basmi Narkoba

Meski tanaman padi petani di Desa Masjid dan sekitarnya tergolong bagus, sayangnya ada beberapa hektare yang terendam dan tumbang akibat digilas arus air yang cukup tajam.

Tak hanya air disertai lumpur, material sampah yang terseret arus juga ikut menumbangkan batang padi milik petani.

Baca Juga:  Satpol PP Abdya Tertibkan Pedagang Ikan Liar di Pasar Pagi Jalan H. Ilyas

“Banjir luapan ini disebabkan lajur air sungai yang sudah tidak lancar lagi. Kemudian, saluran drainase juga banyak yang sudah dangkal. Jadi kita berharap pemerintah bisa menanggapi persoalan banjir ini,” demikian pungkasnya.

Banjir luapan yang berimbas pada tanaman padi petani ini tidak hanya merendam kawasan Desa Masjid saja, namun juga beberapa hamparan sawah lainnya seperti di Desa Drien Jaloe, Padang Kawa, sebagian di Desa Pante Geulumpang dan Padang Bak Jeumpa.(*)

Berita Terkait

Datuk Abdul Halim Commends Indonesia’s Referee Talent After ASTAF Training
Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik
Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk
BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang
Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun
 Timnas Jepang: Skuad Eksperimen Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Asisten Pemerintahan Abdya Buka Manasik Haji di Mesjid Agung Baitul Ghafur
Mualem dikabarkan sakit, jalani pemeriksaan kesehatan di Singapura

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 13:37 WIB

Datuk Abdul Halim Commends Indonesia’s Referee Talent After ASTAF Training

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:47 WIB

Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik

Sabtu, 24 Mei 2025 - 19:27 WIB

Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk

Sabtu, 24 Mei 2025 - 18:10 WIB

BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang

Jumat, 23 Mei 2025 - 08:29 WIB

Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun

Berita Terbaru