Cerita relawan medis Indonesia di Gaza: ‘Warga Palestina sudah terlalu lelah dengan perang’

Sabtu, 20 April 2024 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mercinews.com – Tujuh bulan dalam perang di Gaza, puluhan ribu orang meninggal dunia, hampir setengahnya adalah anak-anak. Para relawan medis dari MER-C Indonesia, akhirnya bisa masuk ke wilayah Gaza pada pertengahan Maret lalu.

Ita Muswita, salah satu relawan medis MER-C bercerita, di rumah sakit bersalin tempatnya bertugas, para ibu harus meninggalkan rumah sakit beberapa jam setelah melahirkan. “Keterbatasan jumlah tempat tidur, mengharuskan mereka untuk kembali ke pengungsian,” jelas Ita.

Baca Juga:  Israel membunuh jurnalis Gaza Abu Jasser, istri dan dua anaknya, puluhan lainya

Selama sebulan Ita berada di Rafah, dirinya baru menyaksikan langit Rafah kembali tenang tanpa suara bising pesawat nirawak Israel pada 13 April lalu, ketika Iran menyerang Israel. “Hanya beberapa jam saja, setelah itu berisik kembali, suaranya mirip mesin pemotong rumput,” ungkapnya.

Di Khan Younis, relawan MER-C yang menyaksikan konflik di Gaza sejak Oktober tahun lalu berbagi cerita, bahwa kebanyakan masyarakat sudah terlalu lelah menghadapi perang.

Baca Juga:  MER-C Hadiri Global Meeting EMT WHO 2024 di Abu Dhabi

Fikri Roiful Haq, yang sudah beberapa tahun menjadi relawan di Gaza, mengatakan ini adalah perang terberat yang pernah ia alami. Namun dia mengaku selalu dikuatkan oleh warga Gaza yang kini harus mengungsi.[]

Sumber: BBC Indonesia

Berita Terkait

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak
Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda
Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:22 WIB

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak

Minggu, 6 September 2026 - 23:46 WIB

Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Berita Terbaru

Heru Riyadi, S.H., M.H. (Foto: istimewa)

Opini

Mutasi Polri Harus Menjawab Harapan Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:55 WIB