Bocah SD Tewas di Pasuruan, Diduga Dianiaya Tetangga ODGJ

Minggu, 10 Agustus 2025 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi

ilustrasi

Pasuruan, Mercinews.com – Suasana duka mendalam menyelimuti Desa Sambisirah, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, setelah seorang bocah kelas 1 Sekolah Dasar (SD) berinisial MHM ditemukan tewas dengan luka serius di kepala, Sabtu (9/8/2025). Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tetangganya sendiri yang berstatus sebagai Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Jenazah MHM tiba di rumah duka pada sore hari, disambut dengan tangisan histeris keluarga, tetangga, dan warga sekitar. Emosi warga sangat terpukul, bahkan kakek korban, Rofik, sempat berusaha mendatangi dan merusak rumah pelaku yang hanya berjarak sekitar 10 meter dari kediaman korban. Upaya tersebut berhasil diredam oleh pihak kepolisian yang berjaga di lokasi.

Baca Juga:  Buron 8 tahun, pembunuh anggota Brimob tewas tertembak

Kapolsek Wonorejo, AKP Sugiyanto, menjelaskan bahwa pelaku penganiayaan bernama M. Afandi, usia 22 tahun, telah diamankan polisi. Afandi merupakan ODGJ yang diduga mengalami gangguan mental sejak lama. Pelaku membawa alat pertanian berupa pecok yang terbuat dari besi dengan gagang kayu, dan digunakan untuk memukul kepala korban hingga mengalami luka parah.

“Pelaku memukul korban menggunakan pecok yang biasa dipakai untuk bertani. Akibatnya, korban tersungkur dan mengeluarkan darah di lantai depan rumah,” ujar Sugiyanto.

Menurut keterangan Kades Sambisirah, Abdur Rohim, pelaku mengalami depresi setelah lama menganggur dan berpisah ranjang dengan istrinya. Afandi sebelumnya menikah namun tidak memiliki anak dan istrinya kini kembali ke rumah orang tua sejak Idulfitri.

Warga setempat yang mengetahui kejadian tersebut langsung menggeruduk rumah pelaku dan sempat melakukan perusakan sebelum diredam oleh aparat keamanan. Polisi masih melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan kasus ini.

Baca Juga:  Kepala SKK Migas Perkenalkan Satria Antoni sebagai Calon Dirut BSP, Ini Profilnya

Jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil guna keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, keluarga dan masyarakat berharap pelaku mendapat penanganan yang sesuai dengan kondisi mentalnya sekaligus keadilan bagi korban.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi warga dan aparat setempat untuk meningkatkan kewaspadaan serta perhatian terhadap ODGJ demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.(red)

Berita Terkait

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda
Pengurus PWI LS Jabar Dikukuhkan, Anton Charliyan dan Rhoma Irama Hadir dalam Dakwah Budaya
AMKI Lahat Dikukuhkan di Bumi Seganti Setungguan, Profesionalisme Media Diperkuat
Hadiri Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Cirebon, Abah Anton Tekankan Nilai Budaya
Dukung AWK, Forum Peduli Bali Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Pulau Dewata
Semangat Kemerdekaan, BNNK Lampung Selatan Gaungkan Gerakan BERSINAR
APRC Sumut 2026 Digelar di Perkebunan PTPN IV PalmCo, UMKM Lokal Rasakan Dampak Positif
Imigrasi Ponorogo Borong Enam Penghargaan, Buktikan Kinerja Makin Luar Biasa

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Pengurus PWI LS Jabar Dikukuhkan, Anton Charliyan dan Rhoma Irama Hadir dalam Dakwah Budaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:13 WIB

AMKI Lahat Dikukuhkan di Bumi Seganti Setungguan, Profesionalisme Media Diperkuat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

Hadiri Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Cirebon, Abah Anton Tekankan Nilai Budaya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Dukung AWK, Forum Peduli Bali Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Pulau Dewata

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB