Artha Karya: Inovasi Kemenkum Bali untuk Perlindungan Kekayaan Intelektual Inklusif

Sabtu, 20 September 2025 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan “Transformasi Artha Karya, Akses Ramah dan Terpadu atas Hasil Karya melalui Mobile Intellectual Property Clinic” yang digelar Kanwil Kemenkum Bali di Living World Denpasar, Jumat (20/9/2025). (Foto: Istimewa)

Kegiatan “Transformasi Artha Karya, Akses Ramah dan Terpadu atas Hasil Karya melalui Mobile Intellectual Property Clinic” yang digelar Kanwil Kemenkum Bali di Living World Denpasar, Jumat (20/9/2025). (Foto: Istimewa)

DENPASAR, MERCINEWS.COM – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Bali meluncurkan inovasi layanan kekayaan intelektual (KI) inklusif bagi penyandang disabilitas melalui program Artha Karya atau Akses Ramah Terpadu atas Karya Kekayaan Intelektual. Program ini sudah dituangkan dalam nota kesepakatan bersama seluruh kabupaten/kota di Bali sebagai upaya memperluas perlindungan hukum atas karya kreatif.

Komitmen tersebut diwujudkan dalam kegiatan bertajuk “Transformasi Artha Karya, Akses Ramah dan Terpadu atas Hasil Karya melalui Mobile Intellectual Property Clinic” di Living World Denpasar, Jumat, 20 September 2025. Kegiatan ini menghadirkan layanan jemput bola berupa konsultasi, penelusuran merek, pendaftaran, dan pencatatan KI dengan akses yang ramah bagi kreator disabilitas.

Baca Juga:  Ditjenim Bali Ikuti Penilaian Ombudsman RI 2025 untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan
Artha Karya: Inovasi Kemenkum Bali untuk Perlindungan Kekayaan Intelektual Inklusif
Kegiatan “Transformasi Artha Karya, Akses Ramah dan Terpadu atas Hasil Karya melalui Mobile Intellectual Property Clinic” yang digelar Kanwil Kemenkum Bali di Living World Denpasar, Jumat (20/9/2025). (Foto: Istimewa)

Kepala Kanwil Kemenkum Bali, Eem Nurmanah, mengatakan pendaftaran KI sangat penting untuk melindungi karya dari plagiasi sekaligus menjamin manfaat ekonomi bagi pencipta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui Artha Karya, kami berkomitmen menghadirkan layanan yang ramah, inklusif, dan memberi ruang setara bagi seniman disabilitas,” kata Eem dalam sambutannya.

Baca Juga:  Ketegangan di Timur Tengah Tak Goyahkan Kerukunan Umat Muslim di Bali

Program ini juga dirancang untuk meningkatkan kesadaran seniman disabilitas terhadap pentingnya pendaftaran karya seni, musik, dan pertunjukan. Selain perlindungan hukum, kegiatan ini membuka peluang sertifikasi kompetensi sebagai bentuk pengakuan profesional bagi para kreator.

Dalam kegiatan tersebut, Agus Mertayasa, seorang pelukis disabilitas, menampilkan karya seninya dan memperlihatkan proses kreatif yang ia jalani. Acara semakin semarak dengan penampilan keluarga besar Forum Keluarga Spesial Indonesia (Forkesi) yang menampilkan tarian dan nyanyian.

Sebagai wujud dukungan konkret, Kanwil Kemenkum Bali menyerahkan sertifikat KI gratis kepada perwakilan kreator disabilitas dan memperkenalkan buku panduan layanan KI dalam huruf braille untuk penyandang netra.

Baca Juga:  Kanwil Kemenkumham Bali dan Undiknas Jalin Kerja Sama Perkuat Tridharma Perguruan Tinggi

Pelaksanaan program Artha Karya mendapat dukungan dari Forkesi, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Bali, serta pemerintah kabupaten/kota di Bali. Dunia usaha pun ikut terlibat, antara lain Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) dan Cahaya Ladaran Nusantara (CLN). Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mendorong terciptanya ekosistem kreatif yang inklusif dan berkelanjutan di Pulau Dewata.

Berita Terkait

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA
Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog
Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali
Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi
Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri
Imigrasi Ngurah Rai Dekatkan Layanan Publik Lewat Immigration Lounge
400 KK Penambang di Aceh Selatan Desak Percepatan Penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat
Bertemu Sael di Manokwari, Gugun Gumilar Dorong Pemuda Papua Kuliah ke Luar Negeri

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:24 WIB

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:43 WIB

Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:21 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:45 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:07 WIB

Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri

Berita Terbaru