Wali Kota Solo Gibran Sindir Kepala Daerah Yang Tolak Israel

Selasa, 28 Maret 2023 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mercinews.com – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menyindir keras sejumlah pihak yang menolak kedatangan timnas Israel di Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia.

Gibran menyayangkan penolakan tersebut baru disampaikan di saat-saat terakhir menjelang Piala Dunia U-20 2023 yang dijadwalkan berlangsung 20 Mei hingga 11 Juni mendatang.

Gibran mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo sebagai venue Piala Dunia U-20 sudah menandatangani kesepakatan dengan FIFA. Ia memastikan Kota Solo sebagai tuan rumah tetap memegang teguh komitmen yang dituangkan dalam perjanjian tersebut.

Aku kan sudah tanda tangan. Kewajibannya seperti apa. Kalau aku komitmen. Yang saya tanda tangankan di perjanjian itu aku komitmen,” kata Gibran saat ditemui di Balai Kota Solo, Selasa (28/3).

Perjanjian dengan FIFA tersebut juga ditandatangani semua kepala daerah yang menjadi venue Piala Dunia U-20 2023. Namun beberapa kepala daerah tersebut justru memprotes kedatangan timnas Israel di kompetisi sepak bola dunia junior itu.

Gibran menyayangkan penolakan tersebut baru disampaikan menjelang Piala Dunia U-20 dihelat di tanah air. Padahal menurut Gibran partisipasi Israel di event tersebut seharusnya bisa diprediksi jauh-jauh hari.

Baca Juga:  Gibran Bahas Peluang PDIP Gabung Koalisi saat di Rumah Prabowo

Kalau dipermasalahkan, harusnya protes dari dulu-dulu. Kenapa baru protes sekarang? Kalau enggak mau jadi tuan rumah, enggak usah mengajukan diri jadi tuan rumah,” kata Gibran dengan nada ketus.

Putra Presiden Joko Widodo itu mengaku kotanya sangat dirugikan jika Piala Dunia U-20 2023 batal digelar di Indonesia. Menurutnya sudah banyak pihak yang berkorban demi suksesnya event tersebut.

Sejak awal tahun ini Persis Solo terpaksa memindahkan home base ke Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta karena FIFA mengharuskan Stadion Manahan steril dari segala aktivitas. Menurut Gibran kepindahan home base tersebut membuat Persis merugi.

Baca Juga:  Nurdin Halid ke Ketua Baru Erick Thohir: Ada 'Anjing Gila' ada singa di PSSI

Persis sudah rugi lho. Memindahkan home base itu enggak murah. Sudah rugi, masih enggak bisa ditonton, enggak bisa jualan tiket,” kata Gibran.

Tak hanya itu, Gibran juga menyinggung Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar Stadion Manahan yang terpaksa pindah lokasi jualan. Pemkot Solo sendiri harus kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) karena tidak bisa menyewakan Stadion Manahan untuk umum.

“Malah sekarang Piala Dunia-nya ikut hilang. Ini agak menjengkelkan,” ujar Gibran.

(*)

 

Sumber: CNN Indonesia

Berita Terkait

Datuk Abdul Halim Commends Indonesia’s Referee Talent After ASTAF Training
Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik
Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk
BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang
Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun
 Timnas Jepang: Skuad Eksperimen Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Asisten Pemerintahan Abdya Buka Manasik Haji di Mesjid Agung Baitul Ghafur
Mualem dikabarkan sakit, jalani pemeriksaan kesehatan di Singapura

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 13:37 WIB

Datuk Abdul Halim Commends Indonesia’s Referee Talent After ASTAF Training

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:47 WIB

Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik

Sabtu, 24 Mei 2025 - 19:27 WIB

Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk

Sabtu, 24 Mei 2025 - 18:10 WIB

BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang

Jumat, 23 Mei 2025 - 08:29 WIB

Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB