Ustaz Khalid Basalamah Ditolak Ceramah di Masjid Al Jabbar, dinilai Radikal

Kamis, 16 Maret 2023 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Mercinews.com – Ustaz Khalid Basalamah kini tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Pasalnya, dia dikabarkan ditolak saat hendak berceramah di Masjid Raya Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat.

Aksi penolakan itu datang dari beberapa pihak, salah satunya yang ramai dari anggota GP Ansor, Afif Fuad Saidi.

Sejatinya, Ustaz Khalid Basalamah dijadwalkan mengisi ceramah di Masjid Al Jabbar pada Sabtu mendatang, 18 Maret 2023.

Melalui akun Twitternya, Afif Fuad Saidi dengan lantang menyuarakan penolakan terhadap Ustaz Khalid Basalamah yang direncanakan akan mengisi ceramah di Masjid Raya Al-Jabar pada pekan ini. Bahkan, ia secara terang-terangan mengaku kecewa terhadap Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

“Pak @ridwankamil Saya kecewa kpd Bapak, sumpah,” ujarnya Afif dalam cuitan Twitternya dikutip pada Kamis (16/03/2023).

Tak tanggung-tanggung, Afif juga mempertanyakan ke Ridwan Kamil soal pemberian izin terhadap Ustaz Khalid Basalamah yang akan mengisi ceramah di masjid yang berlokasi di Kota Bandung tersebut.

Baca Juga:  Tanggul Pengaman Tebing Ambruk Jalan Menuju Kompleks Kemenag Abdya Terancam

Ini masjid pemprov, dan ngasi panggung ke Khalid Baasalamah, karep e smean gimana?” sambungnya.

Afif menjelaskan, pihaknya menolak Ustaz Khalid Basalamah ceramah di Masjid Al Jabbar memiliki beberapa alasan.

Pertama, ia menyebut bahwa masjid itu adalah milik Pemprov Jabar. Kedua, ia menilai Ustaz Khalid Basalamah dalam ceramahnya dianggap intoleran.

Ketiga, Afif menyebut bahwa Ustaz Khalid Basalamah termasuk penceramah radikal sehingga sangat berbahaya kehadirannya di tengah-tengah masyarakat.

Menanggapi hal itu, sontak saja unggahan cuitan Twitter Afif Fuad Saidi itu langsung ramai dan menuai sorotan warganet.

Baca Juga:  Melestarikan Jejak Juang, Lanud Husein Sastranegara Hadirkan Pojok Heritage

“Yang disampaikan ustadz Khalid berdasarkan Al Quran dan Sunnah. Terus salah nya di mana?” komentar salah satu netizen.

“Baiknya tu gini kang. Orang2 kek pak khalid dkk, itu dirangkul, diajak dialog baik2. Jangan langsung di gas, diblayer, ditekan, dll. Trust me, cara itu kurang cocok untuk orang jaman sekarang yang males fanatik2an beragama,” kata netizen yang lain.

(m/c)

Sumber: viva

Berita Terkait

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda
Pengurus PWI LS Jabar Dikukuhkan, Anton Charliyan dan Rhoma Irama Hadir dalam Dakwah Budaya
AMKI Lahat Dikukuhkan di Bumi Seganti Setungguan, Profesionalisme Media Diperkuat
Hadiri Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Cirebon, Abah Anton Tekankan Nilai Budaya
Dukung AWK, Forum Peduli Bali Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Pulau Dewata
Semangat Kemerdekaan, BNNK Lampung Selatan Gaungkan Gerakan BERSINAR
APRC Sumut 2026 Digelar di Perkebunan PTPN IV PalmCo, UMKM Lokal Rasakan Dampak Positif
Imigrasi Ponorogo Borong Enam Penghargaan, Buktikan Kinerja Makin Luar Biasa

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Pengurus PWI LS Jabar Dikukuhkan, Anton Charliyan dan Rhoma Irama Hadir dalam Dakwah Budaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:13 WIB

AMKI Lahat Dikukuhkan di Bumi Seganti Setungguan, Profesionalisme Media Diperkuat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

Hadiri Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Cirebon, Abah Anton Tekankan Nilai Budaya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Dukung AWK, Forum Peduli Bali Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Pulau Dewata

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB