Turki Diguncang Gempa Dahsyat 7,8 SR, MER-C Kirim Tim Bedah untuk Bantu Para Korban

Jumat, 10 Februari 2023 - 00:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, – Senin/6 Februari 2023, bencana gempa bumi dahsyat dengan magnitudo 7,8 melanda Turki Turki bagian selatan, bahkan gempa juga dirasakan hingga ke Suriah dan Lebanon. Gempa terjadi sekitar pukul 4 dini hari waktu setempat dimana sebagian besar orang masih terlelap, sehingga banyak yang tidak dapat menyelamatkan diri. Hal ini mengakibatkan ribuan orang meninggal dunia dan ribuan lainnya mengalami luka-luka.

Data sementara menyebutkan bahwa sampai dengan Rabu/8 Februari 2023 jumlah korban tewas akibat gempa telah mencapai angka 7.926 orang, dimana sebanyak 5.894 lebih korban tewas di Turki dan sisanya sebanyak 2.032 korban tewas di Suriah. Jumlah korban diperkirakan akan terus bertambah seiring masih banyaknya warga yang tertimbun reruntuhan bangunan, menunggu proses evakuasi dan pertolongan.

Baca Juga:  Perlindungan Wartawan Investigasi Diperkuat, Dewan Pers Gandeng LPSK dan Komnas Perempuan

Besarnya kekuatan gempa dan dampak kerusakan yang ditimbulkan menjadikan bencana ini sebagai bencana terbesar dalam satu abad terakhir yang melanda Turki, setelah gempa bumi Erzincan pada tahun 1939 yang diperkirakan menewaskan 33,000 orang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

MER-C mengucapkan duka cita yang mendalam kepada Pemerintah dan rakyat Turki, khususnya para korban gempa dan keluarganya. Semoga korban tewas mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan dan korban luka-luka bisa segera pulih kembali. Semoga korban-korban lainnya bisa segera ditemukan dan kanmendapat pertolongan. Kami berdoa yang terbaik bagi negara Turki agar dapat segera bangkit dari tragedi kemanusiaan ini.

Baca Juga:  Pejuang subuh masjid raya pondok indah serahkan donasi kemanusiaan Gaza melalui MER-C

Merespon bencana dahsyat tersebut dan dalam rangka memfasilitasi aspirasi masyarakat Indonesia melalui MER-C, maka sebagai lembaga kegawatdaruratan medis untuk korban perang, konflik dan bencana alam, MER-C akan mengirimkan relawannya yang merupakan Tim Bedah ke Turki. Tim akan terdiri dari Dokter Spesialis Bedah Orthopedi, Dokter Anastesi, Dokter Umum, Perawat Bedah dan Perawat.

Di tengah cuaca dingin yang ekstrim di Turki saat ini, penyakit akut dan kronik non-bedah juga akan sangat mungkin cepat meningkat dan berpotensi fatal bagi kelompok rentan (anak, ibu hamil dan lansia). Untuk itu, MER-C akan melengkapi timnya dengan spesialis non-bedah seperti Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Dokter Spesialis Anak untuk mem-back-up dokter umum dalam menangani kasus-kasus tersebut.

Baca Juga:  Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Penanganan Bencana

Tim awal MER-C ditargetkan berangkat dalam waktu secepatnya, tentative pada hari Sabtu ini/11 Februari 2023 ke lokasi bencana untuk turut memberikan bantuan bagi para korban. Koordinasi dengan berbagai pihak baik di Indonesia maupun di negara tujuan tengah dilakukan untuk dapat menyalurkan amanah serta aspirasi masyarakat Indonesia bagi korban bencana gempa di Turki.(*)

Berita Terkait

Tuntutan Jaksa Ditunda 2 Pekan, Kuasa Hukum Terdakwa Optimistis Perjuangkan Rehabilitasi
Kuntadi Ungkap Strategi Kejagung Berantas Korupsi dan Pulihkan Kerugian Negara
Wakil Jaksa Agung Apresiasi Penerapan Plea Bargain di Kejati Sultra
Pakar Hukum Nilai 29 Entitas dalam Dakwaan Febrie Dapat Dijerat TPPU
Prabowo Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri untuk Paparkan Kondisi Bangsa
Penjelasan Pakar Hukum soal Polemik Jabatan Suhartoyo sebagai Ketua MK
Dudung Abdurachman Jadi Menko Polkam, Mathla’ul Anwar Bersyukur
Reshuffle Kabinet Prabowo, Pengamat Soroti Pergeseran Sejumlah Figur Era Jokowi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Tuntutan Jaksa Ditunda 2 Pekan, Kuasa Hukum Terdakwa Optimistis Perjuangkan Rehabilitasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:24 WIB

Kuntadi Ungkap Strategi Kejagung Berantas Korupsi dan Pulihkan Kerugian Negara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:43 WIB

Wakil Jaksa Agung Apresiasi Penerapan Plea Bargain di Kejati Sultra

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Pakar Hukum Nilai 29 Entitas dalam Dakwaan Febrie Dapat Dijerat TPPU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Prabowo Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri untuk Paparkan Kondisi Bangsa

Berita Terbaru