Rusia Ngamuk! Pusat Intelijen dan Operasi Khusus Ukraina Hancur, 615 Tentara tewas

Kamis, 2 Maret 2023 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mercinews.com – Pasukan Rusia terus melancarkan serangan besar-besaran di Ukraina sepanjang hari kemarin. Ini sekaligus menjadi sinyal bahwa konflik di Ukraina tidak akan berakhir dalam waktu dekat.

Laporan resmi Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia mengklaim serangan mereka telah menghantam pusat intelijen elektronik di Kyiv, termasuk pusat operasional khusus Barat di kota Khmelnitsky.

Rusia juga melaporkan situasi di garis depan. “Di arah Kupyansk, hingga 70 prajurit Ukraina tewas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, tiga kendaraan tempur lapis baja dan dua mobil hancur,” tulis laporan dikutip dari laman resmi Kemhan Rusia, Selasa (28/2/2023).

Baca Juga:  Pere de Jong Sebut Militer Prancis sudah berada di Ukraina

Serangan di arah Krasno-Limansky, menewaskan 140 prajurit Ukraina tewas dan terluka serta menghancurkan 3 kendaraan tempur lapis baja, 3 mobil, howitzer self-propelled Gvozdika dan howitzer D-20.

Pertempuran sengit juga terjadi di arah Donetsk. Korban yang jatuh dari pihak Ukraina mencapai 250 personel militer Ukraina termasuk 2 tank, 4 kendaraan tempur lapis baja, 5 kendaraan dan howitzer D.

Rusia juga menghantam depot amunisi Brigade Mekanik ke-72 Angkatan Bersenjata Ukraina di dekat kota Artemovsk Donetsk

Di arah Donetsk Selatan dan Zaporozhye, 95 prajurit Ukraina tewas, serta 1 tank, 3 kendaraan tempur lapis baja, 1 mobil, 3 truk pickup, dan howitzer D-20 hancur. “Depot amunisi dihancurkan di dekat desa Chervonoe, wilayah Zaporozhye.”

Baca Juga:  Bendungan Nova Khakovka Diledakkan, Ukraina dilanda Banjir

Sementara itu, di arah Kherson, serangan Rusia menewaskan 60 prajurit Ukraina dan menghancurkan 4 mobil, dan 2 howitzer D-30 dalam sehari. “Gudang amunisi brigade mekanik ke-63 Ukraina dihancurkan di dekat desa Snigirevka, wilayah Mykolaiv.”

Serangan Artileri dan Rudal
Rusia melaporkan bahwa penerbangan operasional-taktis militer, pasukan misil, dan artileri pasukan Rusia mengalahkan 98 unit artileri Ukraina di 173 distrik dalam sehari.

Di wilayah pemukiman Brovary, wilayah Kyiv, pusat intelijen elektronik Angkatan Bersenjata Ukraina dihantam. Di wilayah kota Khmelnitsky, pusat operasional operasi khusus “Barat” dihantam,” imbuh laporan tersebut.

Baca Juga:  Tank Canggih Inggris dan Jerman Tiba di Ukraina, Tapi Belum bisa digunakan

Selain itu, sistem penembakan self-propelled Ukraina dari sistem rudal anti-pesawat Buk-M1 dan stasiun radar untuk mendeteksi target udara terbang rendah 36D6 dihancurkan.

Adapun sistem pertahanan udara menembak jatuh empat roket dari sistem roket peluncuran ganda HIMARS serta lima kendaraan udara tak berawak Ukraina.

Secara total, sejak awal operasi militer khusus, 390 pesawat, 211 helikopter, 3.248 kendaraan udara tak berawak, 406 sistem rudal antipesawat, 8.058 tank dan kendaraan tempur lapis baja, 1.045 kendaraan tempur dari berbagai sistem peluncuran roket, 4.228 lapangan senjata artileri dan mortir, serta 8.574 unit kendaraan militer khusus hancur.(M/c)

Berita Terkait

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak
Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda
Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:22 WIB

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak

Minggu, 6 September 2026 - 23:46 WIB

Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Berita Terbaru

Heru Riyadi, S.H., M.H. (Foto: istimewa)

Opini

Mutasi Polri Harus Menjawab Harapan Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:55 WIB