Razia Narkoba di Pekanbaru, Polisi Periksa Belasan Orang termasuk Diduga Anak Pejabat

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Mercinews.com – Polisi memeriksa 13 orang yang diamankan dalam razia narkoba di sebuah tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru, Riau. Dari belasan orang tersebut, salah satunya diduga merupakan anak kepala daerah di Kabupaten Pelalawan.

Razia gabungan dilakukan aparat TNI dan Polri pada Selasa (27/5/2026). Setelah penggerebekan berlangsung, para terduga pengguna narkoba kemudian diserahkan kepada Satres Narkoba Polresta Pekanbaru untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman mengatakan, 13 orang yang diamankan terdiri dari delapan laki-laki dan lima perempuan.

“Mereka telah diserahkan kepada Polresta Pekanbaru untuk proses lebih lanjut,” ujar Muharman dalam konferensi pers.

Dari hasil penggeledahan, polisi menyita barang bukti berupa ganja kering seberat 9,8 gram dan empat cairan etomidate dari salah seorang terduga pelaku. Polisi juga menemukan 1,2 gram ganja kering dari terduga lainnya.

Menurut Muharman, barang bukti tersebut masih menjalani pemeriksaan laboratorium sehingga belum dapat diperlihatkan kepada publik.

Baca Juga:  Seorang Remaja di Sulsel Tebas Jari Polisi Hingga Putus Gegara Dituduh Kurir Sabu

Seluruh orang yang diamankan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk menjalani tes urine.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan tiga orang positif menggunakan ganja, sementara lainnya positif etomidate,” kata Muharman.

Polisi belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait identitas maupun latar belakang para terduga pelaku, termasuk soal dugaan keterlibatan anak pejabat daerah.

“Untuk latar belakang pelaku, kami belum bisa menyampaikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pekanbaru Kombes Pol Wawan Setiawan mengatakan, penanganan kasus dilakukan melalui Tim Asesmen Terpadu (TAT) yang melibatkan unsur kepolisian, BNN, kejaksaan, dan tenaga medis.

Baca Juga:  Bertahun-tahun Bungkam, Siswi di Lombok Ungkap Dugaan Pelecehan Gurunya Sejak SD

Berdasarkan hasil asesmen sementara, satu orang akan menjalani proses penyidikan lebih lanjut, satu orang direkomendasikan menjalani rehabilitasi rawat inap selama tiga bulan, sedangkan 11 orang lainnya menjalani rehabilitasi rawat jalan.

Wawan juga membenarkan salah satu orang yang diamankan berinisial AF dinyatakan positif ganja dan etomidate.

Polisi hingga kini masih mendalami asal-usul narkotika serta kemungkinan adanya jaringan pemasok dalam kasus tersebut.(red)

Berita Terkait

Premanisme Berkedok Ormas di Sumsel, Herman Deru Diminta Evaluasi Satpol PP dan Kesbangpol
Garda Sesama Sungai Duri Bengkayang, Gaspol Bantu Warga di Tengah Keterbatasan
Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur
Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal
Pengurus IKA-MUBA 2026-2030 Dikukuhkan, Apriyadi Ajak Warga Muba Perkuat Jejaring di Perantauan
Insinerator PARK PYRO Berkapasitas 20 Ton per Hari Siap Beroperasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK)
PTPN IV PalmCo Perkuat Patroli Antisipasi Karhutla di Sumatera dan Kalimantan
PTPN IV PalmCo Lindungi 550 Pekerja Rentan di Kalbar dengan BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Premanisme Berkedok Ormas di Sumsel, Herman Deru Diminta Evaluasi Satpol PP dan Kesbangpol

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:18 WIB

Garda Sesama Sungai Duri Bengkayang, Gaspol Bantu Warga di Tengah Keterbatasan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal

Senin, 28 September 2026 - 23:58 WIB

Pengurus IKA-MUBA 2026-2030 Dikukuhkan, Apriyadi Ajak Warga Muba Perkuat Jejaring di Perantauan

Berita Terbaru

Heru Riyadi, S.H., M.H. (Foto: istimewa)

Opini

Mutasi Polri Harus Menjawab Harapan Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:55 WIB