Mercinews.com – Polisi memeriksa 13 orang yang diamankan dalam razia narkoba di sebuah tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru, Riau. Dari belasan orang tersebut, salah satunya diduga merupakan anak kepala daerah di Kabupaten Pelalawan.
Razia gabungan dilakukan aparat TNI dan Polri pada Selasa (27/5/2026). Setelah penggerebekan berlangsung, para terduga pengguna narkoba kemudian diserahkan kepada Satres Narkoba Polresta Pekanbaru untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Muharman mengatakan, 13 orang yang diamankan terdiri dari delapan laki-laki dan lima perempuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Mereka telah diserahkan kepada Polresta Pekanbaru untuk proses lebih lanjut,” ujar Muharman dalam konferensi pers.
Dari hasil penggeledahan, polisi menyita barang bukti berupa ganja kering seberat 9,8 gram dan empat cairan etomidate dari salah seorang terduga pelaku. Polisi juga menemukan 1,2 gram ganja kering dari terduga lainnya.
Menurut Muharman, barang bukti tersebut masih menjalani pemeriksaan laboratorium sehingga belum dapat diperlihatkan kepada publik.
Seluruh orang yang diamankan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk menjalani tes urine.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan tiga orang positif menggunakan ganja, sementara lainnya positif etomidate,” kata Muharman.
Polisi belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait identitas maupun latar belakang para terduga pelaku, termasuk soal dugaan keterlibatan anak pejabat daerah.
“Untuk latar belakang pelaku, kami belum bisa menyampaikan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pekanbaru Kombes Pol Wawan Setiawan mengatakan, penanganan kasus dilakukan melalui Tim Asesmen Terpadu (TAT) yang melibatkan unsur kepolisian, BNN, kejaksaan, dan tenaga medis.
Berdasarkan hasil asesmen sementara, satu orang akan menjalani proses penyidikan lebih lanjut, satu orang direkomendasikan menjalani rehabilitasi rawat inap selama tiga bulan, sedangkan 11 orang lainnya menjalani rehabilitasi rawat jalan.
Wawan juga membenarkan salah satu orang yang diamankan berinisial AF dinyatakan positif ganja dan etomidate.
Polisi hingga kini masih mendalami asal-usul narkotika serta kemungkinan adanya jaringan pemasok dalam kasus tersebut.(red)






