Puncak Diserbu Wisatawan, Polisi Berlakukan One Way dari Jakarta

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi lalu lintas di Gadog Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/5/2026). (Foto: Dok. Dishub Kabupaten Bogor)

Situasi lalu lintas di Gadog Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/5/2026). (Foto: Dok. Dishub Kabupaten Bogor)

Mercinews.com – Memasuki libur panjang Hari Raya Idul Adha 2026, kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diserbu ribuan wisatawan dari berbagai daerah. Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan yang terus meningkat, polisi memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) dari arah Jakarta menuju Puncak pada Sabtu (30/5/2026) pagi.

Penerapan one way dilakukan setelah volume kendaraan yang melintas menuju kawasan wisata Puncak mengalami lonjakan signifikan sejak dini hari.

Arus kendaraan yang terus bertambah dikhawatirkan memicu antrean panjang di sejumlah titik, terutama di kawasan Simpang Gadog.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bagian Operasional (KBO) Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, mengatakan, rekayasa lalu lintas mulai dipersiapkan sejak pukul 05.00 WIB.

“Kami dari Satlantas Polres Bogor saat ini sudah memberlakukan rekayasa one way arah atas atau dari Jakarta menuju Puncak,” kata Ardian, Sabtu (30/5/2026).

Baca Juga:  Di Turki Polri ajak Anak-anak Korban Gempa Main Bola Bantu Pulihkan Trauma

Berdasarkan data kepolisian, jumlah kendaraan yang keluar dari Gerbang Tol Ciawi terus meningkat dari jam ke jam. Pada pukul 05.00 hingga 06.00 WIB tercatat sekitar 1.200 kendaraan melintas menuju Puncak.

Jumlah tersebut meningkat menjadi sekitar 1.600 kendaraan pada pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Sementara pada pukul 07.00 hingga 08.00 WIB, kendaraan yang keluar dari Exit Tol Ciawi telah mencapai lebih dari 2.000 unit.

Menurut Ardian, peningkatan volume kendaraan yang cukup tinggi menjadi alasan utama diberlakukannya sistem satu arah menuju Puncak.

“Sehingga kami berlakukan rekayasa semenjak tadi mulai 07.30 WIB proses dan terbuka sampai dengan Simpang Gadog itu pukul 08.20 WIB,” ujarnya.

Baca Juga:  HUT ke-9 Mitrapol Digelar di Mabes Polri, Teguhkan Peran sebagai Mitra Korps Bhayangkara

Ia menjelaskan, rekayasa lalu lintas tersebut bersifat situasional dan akan terus dievaluasi berdasarkan kondisi arus kendaraan di lapangan.

Sistem one way dapat dihentikan apabila volume kendaraan menuju kawasan wisata mulai berkurang dan lalu lintas kembali normal.

“Sampai dengan saat ini kami akan mempertahankan situasi arus lalu lintas dengan rekayasa one way ini sampai nanti peningkatan arus kendaraan menuju Puncak menurun,” kata Ardian.

Siaga di Titik Rawan Macet

Selain menerapkan sistem one way, kepolisian juga menyiagakan personel di sejumlah titik rawan kemacetan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama masa libur panjang.

Sebelumnya, Polres Bogor sempat memberlakukan arus normal dua arah pada malam hari karena volume kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak maupun sebaliknya sama-sama tinggi.

Baca Juga:  Wali Kota Palembang Diminta Tegas Sikapi SLF yang Tak Kunjung Terbit

Kasat Lantas Polres Bogor, Iptu Afif Widhi Ananto, mengatakan kebijakan tersebut diambil untuk menjaga pergerakan kendaraan tetap lancar di kedua arah.

“Kalau malam kita berlakukan normal, karena arus masing-masing jalur sama-sama ramai,” ujar Afif.

Polres Cianjur

Sementara itu, Satlantas Polres Cianjur juga memperkuat pengamanan di wilayah perbatasan Bogor-Cianjur.

Sebanyak 70 personel disebar di sejumlah titik strategis seperti Simpang Hanjawar, Cibodas dan Pasar Cipanas.

Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, mengatakan, petugas telah menyiapkan tim pengurai kemacetan yang siap melakukan rekayasa lalu lintas apabila terjadi antrean kendaraan yang panjang.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran arus wisatawan yang diperkirakan masih akan meningkat selama libur panjang Idul Adha 2026.(red)

Berita Terkait

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda
Pengurus PWI LS Jabar Dikukuhkan, Anton Charliyan dan Rhoma Irama Hadir dalam Dakwah Budaya
AMKI Lahat Dikukuhkan di Bumi Seganti Setungguan, Profesionalisme Media Diperkuat
Hadiri Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Cirebon, Abah Anton Tekankan Nilai Budaya
Dukung AWK, Forum Peduli Bali Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Pulau Dewata
Semangat Kemerdekaan, BNNK Lampung Selatan Gaungkan Gerakan BERSINAR
APRC Sumut 2026 Digelar di Perkebunan PTPN IV PalmCo, UMKM Lokal Rasakan Dampak Positif
Imigrasi Ponorogo Borong Enam Penghargaan, Buktikan Kinerja Makin Luar Biasa

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Pengurus PWI LS Jabar Dikukuhkan, Anton Charliyan dan Rhoma Irama Hadir dalam Dakwah Budaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:13 WIB

AMKI Lahat Dikukuhkan di Bumi Seganti Setungguan, Profesionalisme Media Diperkuat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

Hadiri Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Cirebon, Abah Anton Tekankan Nilai Budaya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Dukung AWK, Forum Peduli Bali Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Pulau Dewata

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB