Mercinews.com – Memasuki libur panjang Hari Raya Idul Adha 2026, kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diserbu ribuan wisatawan dari berbagai daerah. Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan yang terus meningkat, polisi memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) dari arah Jakarta menuju Puncak pada Sabtu (30/5/2026) pagi.
Penerapan one way dilakukan setelah volume kendaraan yang melintas menuju kawasan wisata Puncak mengalami lonjakan signifikan sejak dini hari.
Arus kendaraan yang terus bertambah dikhawatirkan memicu antrean panjang di sejumlah titik, terutama di kawasan Simpang Gadog.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Bagian Operasional (KBO) Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, mengatakan, rekayasa lalu lintas mulai dipersiapkan sejak pukul 05.00 WIB.
“Kami dari Satlantas Polres Bogor saat ini sudah memberlakukan rekayasa one way arah atas atau dari Jakarta menuju Puncak,” kata Ardian, Sabtu (30/5/2026).
Berdasarkan data kepolisian, jumlah kendaraan yang keluar dari Gerbang Tol Ciawi terus meningkat dari jam ke jam. Pada pukul 05.00 hingga 06.00 WIB tercatat sekitar 1.200 kendaraan melintas menuju Puncak.
Jumlah tersebut meningkat menjadi sekitar 1.600 kendaraan pada pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Sementara pada pukul 07.00 hingga 08.00 WIB, kendaraan yang keluar dari Exit Tol Ciawi telah mencapai lebih dari 2.000 unit.
Menurut Ardian, peningkatan volume kendaraan yang cukup tinggi menjadi alasan utama diberlakukannya sistem satu arah menuju Puncak.
“Sehingga kami berlakukan rekayasa semenjak tadi mulai 07.30 WIB proses dan terbuka sampai dengan Simpang Gadog itu pukul 08.20 WIB,” ujarnya.
Ia menjelaskan, rekayasa lalu lintas tersebut bersifat situasional dan akan terus dievaluasi berdasarkan kondisi arus kendaraan di lapangan.
Sistem one way dapat dihentikan apabila volume kendaraan menuju kawasan wisata mulai berkurang dan lalu lintas kembali normal.
“Sampai dengan saat ini kami akan mempertahankan situasi arus lalu lintas dengan rekayasa one way ini sampai nanti peningkatan arus kendaraan menuju Puncak menurun,” kata Ardian.
Siaga di Titik Rawan Macet
Selain menerapkan sistem one way, kepolisian juga menyiagakan personel di sejumlah titik rawan kemacetan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama masa libur panjang.
Sebelumnya, Polres Bogor sempat memberlakukan arus normal dua arah pada malam hari karena volume kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak maupun sebaliknya sama-sama tinggi.
Kasat Lantas Polres Bogor, Iptu Afif Widhi Ananto, mengatakan kebijakan tersebut diambil untuk menjaga pergerakan kendaraan tetap lancar di kedua arah.
“Kalau malam kita berlakukan normal, karena arus masing-masing jalur sama-sama ramai,” ujar Afif.
Polres Cianjur
Sementara itu, Satlantas Polres Cianjur juga memperkuat pengamanan di wilayah perbatasan Bogor-Cianjur.
Sebanyak 70 personel disebar di sejumlah titik strategis seperti Simpang Hanjawar, Cibodas dan Pasar Cipanas.
Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, mengatakan, petugas telah menyiapkan tim pengurai kemacetan yang siap melakukan rekayasa lalu lintas apabila terjadi antrean kendaraan yang panjang.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran arus wisatawan yang diperkirakan masih akan meningkat selama libur panjang Idul Adha 2026.(red)






