Polisi Belum Mampu Ungkap Identitas Mayat tanpa kepala dan kaki dalam Koper

Rabu, 15 Maret 2023 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Mercinews.com – Polisi hingga kini belum mampu mengungkap identitas mayat dalam koper merah yang ditemukan di Tenjo Bogor.

Kapolsek Tenjo Iptu Suyadi menyatakan hingga kini belum ada petunjuk mengenai jati diri atau identitas korban mutilasi tersebut.

Tim Reskrim Polsek Tenjo bersama tim Inafis Polres Bogor menggelar olah tempat kejadian perkara di lokasi penemuan koper yang berisi potongan tubuh manusia, Rabu (15/3/2023).

Olah TKP ini dilakukan untuk mencari ciri-ciri dan mengidentifikasi korban.

Kapolsek Tenjo Iptu Suyadi menyatakan hingga kini pihaknya masih kesulitan mengungkap identitas korban. Hal ini terjadi karena belum ada petunjuk bukti yang mengarah ke korban.

“Belum ada bukti-bukti untuk mengungkap identitas korban,” ungkap Sujadi.

Polisi hanya dapat memastikan potongan tubuh tanpa kepala dan kaki tersebut merupakan tubuh laki-laki. Korban dibuang di pinggir jalan setelah dibunuh.

Baca Juga:  Puluhan Pelajar Terlibat Tawuran di Puncak Bogor

Lokasi pembuangan korban merupakan jalur alternatif yang menghubungkan Kecamatan Tenjo Kabupaten Bogor, Jawa Barat menuju kawasan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten.

“Kita perkirakan mayat laki laki berusia empat puluhan tahun, semoga kasus ini segera terungkap,” lanjut Kapolsek

Seperti diketahui, koper berwarna merah berisi potongan tubuh manusia menggegerkan warga di Desa Singabangsa, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Rabu (15/3/2023) pagi tadi. Koper ditemukan oleh warga yang melintas di lokasi dan sempat disangka koper merah berisi uang.

Baca Juga:  Heboh! Wanita Joget di Atas Mobil, Dievakuasi Dinsos Bogor, Diduga ODGJ

Ketua RT 02 Kampung Baru Agus Suherman menyatakan lokasi tersebut merupakan jalur yang ramai dilalui warga dari Tenjo menuju Kabupaten Tangerang atau sebaliknya.

“Ini daerah ramai. Kami juga belum tahu siapa yang membuang di sini,” ungkap Agus.

(M)

Berita Terkait

Illiza persiapan PON Aceh-Sumut lebih siap dibanding persiapan PON di Papua
Haji Uma Bantu Biaya Pendampingan Pasien Anak Aceh Timur di Rujuk ke RSUDZA
Pemkot Makassar latih 1.500 remaja masjid ciptakan program kreatif dan inovatif
Tiga Muncikari dan 4 PSK Diamankan di Hotel Berbintang Makassar
Angka Kecelakaan di Abdya Cukup Tinggi
MPU Aceh Singkil Galakkan Sosialisasi Bahaya Aliran Sesat dan Judi Online
Yayasan Wansa Teliti Situs Bandar Kuala Batu
Angka Kematian Bayi di Abdya Capai 12 Kasus Sepanjang Juli 2024
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juli 2024 - 12:22 WIB

Illiza persiapan PON Aceh-Sumut lebih siap dibanding persiapan PON di Papua

Minggu, 14 Juli 2024 - 11:57 WIB

Haji Uma Bantu Biaya Pendampingan Pasien Anak Aceh Timur di Rujuk ke RSUDZA

Sabtu, 13 Juli 2024 - 23:21 WIB

Pemkot Makassar latih 1.500 remaja masjid ciptakan program kreatif dan inovatif

Sabtu, 13 Juli 2024 - 23:13 WIB

Tiga Muncikari dan 4 PSK Diamankan di Hotel Berbintang Makassar

Sabtu, 13 Juli 2024 - 14:21 WIB

Angka Kecelakaan di Abdya Cukup Tinggi

Berita Terbaru