Pelaku pengibaran bulan bintang di Polsek Samalanga minta maaf, mengaku emosi sesaat

Senin, 1 April 2024 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, Mercinews.com – Kepolisian RI Daerah (Polda) Aceh Aceh menyatakan para pelaku pengibaran bendera bulan bintang di pagar Polsek Samalanga, Polres Bireuen, menyampaikan permintaan maafnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh Kombes Pol Ade Harianto di Banda Aceh, Senin, (1/4/2024) mengatakan para pelaku berinisial NN, YI, MR, dan MN, warga di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh.

“Para pelaku telah mengklarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf atas apa yang mereka lakukan hingga membuat gaduh,” kata Ade Harianto menyebutkan.

Sebelumnya, para pelaku mengibarkan bulan bintang, bendera yang mirip dengan bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di pagar Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Samalanga, Jumat (29/3).

Perwira menengah Polda Aceh itu menyebutkan para pelaku mengakui bahwa motif dari pengibaran bendera bulan bintang tersebut karena emosi sesaat akibat kesalahpahaman terhadap penanganan perkara di Polsek Samalanga yang melibatkan keluarga mereka.

“Para pelaku mengaku memasang dan mengibarkan bendera itu karena emosi sesaat. Diwakili satu orang, mereka sudah meminta maaf dan berjanji tidak mengulanginya lagi,” ujar Ade Harianto.

Baca Juga:  Tidak Pernah Menang, Tim Voli Ini Justru Kalahkan Megawati dan Red Sparks

Atas kejadian tersebut, kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh, para pelaku merasa menyesal atas kegaduhan yang ditimbulkan. Mereka juga berjanji tidak akan mengulangi hal tersebut dan akan menjaga ketertiban, khususnya di Kabupaten Bireuen.

Ade Harianto menegaskan kejadian serupa tidak boleh terjadi lagi di mana pun dan kapan pun. Oleh karena itu, pentingnya komunikasi yang baik antara para pihak, sehingga tidak timbul kesalahpahaman.

“Komunikasi antara para pihak itu penting dalam setiap permasalahan, agar tidak timbul kesalahpahaman hingga menimbulkan pidana,” kata Ade Harianto.

Baca Juga:  Resmi dilantik, Bupati Terkaya Pertama di Aceh Ini, Justru Pimpin Daerah Termiskin

Ade Harianto mengimbau semua pihak menjaga situasi Aceh agar tetap kondusif. Aapalagi Aceh akan menjadi tuan rumah perhelatan Pekan Olahraga Nasional pada September 2024.

Selain itu, masyarakat Aceh juga akan melaksanakan pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (pilkada) yang digelar serentak di seluruh Indonesia dalam tahun ini juga.

“Situasi kondusif menjadi modal bagi Aceh melaksanakan PON dan pilkada serentak. Serta modal dasar bagi investor untuk berinvestasi. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibas yang kondusif di Aceh,” kata Ade Harianto.[]

Berita Terkait

Guruh Soekarnoputra Berpulang di Usia 73 Tahun, Jejaknya dari Seni hingga Politik
Datuk Abdul Halim Commends Indonesia’s Referee Talent After ASTAF Training
Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik
Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk
BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang
Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun
 Timnas Jepang: Skuad Eksperimen Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Asisten Pemerintahan Abdya Buka Manasik Haji di Mesjid Agung Baitul Ghafur

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:05 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang di Usia 73 Tahun, Jejaknya dari Seni hingga Politik

Senin, 20 Juli 2026 - 13:37 WIB

Datuk Abdul Halim Commends Indonesia’s Referee Talent After ASTAF Training

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:47 WIB

Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik

Sabtu, 24 Mei 2025 - 19:27 WIB

Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk

Sabtu, 24 Mei 2025 - 18:10 WIB

BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang

Berita Terbaru