Empat Terdakwa Kasus 60 Kg Sabu di Aceh Utara Dituntut Pidana Mati

Kamis, 9 Maret 2023 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Utara, Mercinews.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara, menuntut pidana mati empat terdakwa kasus narkotika jenis sabu seberat 60 kilogram (Kg) lebih di daerah setempat.

Kepala Kejari Aceh Utara, Diah Ayu Hartati melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Arif Kadarman mengatakan, tuntutan tersebut dibacakan didalam ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Lhoksukon, oleh JPU terhadap empat terdakwa tersebut pada Rabu, (8/3/2023) sekira pukul 12.30 WIB.

Baca Juga:  PKS Pecat Caleg DPRK Aceh Tamiang yang Ditangkap karena Kasus 70 Kg Sabu

“Empat terdakwa tersebut berinisial SC, I, SF, dan S, mereka secara sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran tentang narkotika jenis sabu,” kata Arif pada Kamis, (9/3)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Arif menambahkan, Harri Citra Kesuma sebagai JPU membacakan tuntutan terhadap terdakwa SC berdasarkan surat tuntutan bernomor register perkara nomor: PDM-18/LSK/01/2023 tertanggal 8 Maret 2023.

Baca Juga:  Puncak Perayaan Hari Lanjut Usia Nasional 2024 Bakal Digelar di Aceh Utara

Kemudian terdakwa I berdasarkan surat tuntutan Nomor register perkara nomor : PDM-21/LSK/01/2023 tanggal 08 Maret 2023.

Selanjutnya, terdakwa SF berdasarkan surat tuntutan nomor register perkara dengan nomor : PDM-19/LSK/01/2023 tanggal 08 Maret 2023.

“Dan terdakwa S berdasarkan surat tuntutan Nomor Register Perkara Nomor : PDM-20/LSK/01/2023 tanggal 08 Maret 2023, semua secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 114 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dan dituntut dengan hukuman pidana mati,” ujarnya.

Baca Juga:  Chandrika Chika Ditangkap Saat Hisap Vape Berisi Liquid Ganja

Dikatakan Arif, terkait tuntutan jaksa tersebut, penasihat hukum para tersangka telah mengajukan pledoi. “Selanjutnya akan diajukan dan dibacakan pada Rabu, 16 Maret 2023 mendatang,” pungkasnya.

(m/c)

Berita Terkait

Pengadilan Tinggi Banda Aceh vonis mati 8 terdakwa narkotika sepanjang 2024
JPU Ajukan Banding Atas Putusan 20 Tahun Penjara Terdakwa Kasus Narkotika di Bireuen
2 Tersangka Penyeludup 180 kg Sabu di Perairan Aceh Timur Terancam Hukuman Mati
TPFI Ungkap Penemuan Baru Kasus Pembunuhan Vina Cirebon
Polresta Banda Aceh tangkap 19 pelaku judi online, bakal di hukuman cambuk
Transaksi Rp 600 Triliun, 3 juta Lebih warga Indonesia Main Judi Online
Suami di Aceh Besar aniaya istrinya dengan sadis, mata pecah leher tersayat pisau
Pabrik Ekstasi di Medan Digerebek Polisi, 5 Orang Ditangkap

Berita Terkait

Kamis, 4 Juli 2024 - 21:04 WIB

Pengadilan Tinggi Banda Aceh vonis mati 8 terdakwa narkotika sepanjang 2024

Rabu, 3 Juli 2024 - 14:37 WIB

JPU Ajukan Banding Atas Putusan 20 Tahun Penjara Terdakwa Kasus Narkotika di Bireuen

Rabu, 26 Juni 2024 - 20:59 WIB

2 Tersangka Penyeludup 180 kg Sabu di Perairan Aceh Timur Terancam Hukuman Mati

Minggu, 23 Juni 2024 - 23:17 WIB

TPFI Ungkap Penemuan Baru Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

Rabu, 19 Juni 2024 - 17:49 WIB

Polresta Banda Aceh tangkap 19 pelaku judi online, bakal di hukuman cambuk

Berita Terbaru

Tangkapan layar video helikopter jatuh di Pecatu, Kuta Selatan, Jumat (19/7/2024). (Tangkapan layar)

Daerah

Sebuah Helikopter Jatuh di Bali ekornya hancur

Jumat, 19 Jul 2024 - 16:07 WIB