PalmCo Sukses Raih ESG Awards 2025 Berkat Energi Terbarukan dan Tata Kelola Berkelanjutan

Minggu, 30 November 2025 - 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dok.PTPN IV PalmCo

Foto: Dok.PTPN IV PalmCo

Jakarta, Mercinews.com – PalmCo, subholding PTPN IV di bawah Holding Perkebunan PTPN III (Persero), sukses meraih dua penghargaan pada ajang ESG Initiative Awards 2025 berkat inovasi energi terbarukan dan penguatan tata kelola berkelanjutan.

Dua penghargaan ESG Awards 2025 yang diraih PTPN IV PalmCo diumumkan dalam malam penganugerahan di Jakarta, Jumat (28/11/2025).

Siaran pers PalmCo yang diterima Minggu (30/11/2025) menyebutkan, PalmCo memperoleh dua kategori penghargaan, yakni Best Waste and Resource Management Initiative serta Best CEO for ESG Initiatives yang diterima Direktur Utama PalmCo, Jatmiko K. Santosa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penghargaan ESG Awards 2025 bagi PalmCo ini menjadi pengakuan atas konsistensi perusahaan dalam mendorong penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) di seluruh lini operasional.

Jatmiko mengatakan, penghargaan tersebut menjadi momentum bagi PalmCo untuk memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan.

Ia menekankan bahwa capaian tersebut bukan tujuan akhir, tetapi bagian dari proses memperbaiki praktik kerja perusahaan secara berkesinambungan.

Baca Juga:  PalmCo Dorong Produktivitas Sawit Rakyat untuk Jaga Pasokan Nasional

“Penghargaan ini bukan soal pencapaian, melainkan soal konsistensi memperbaiki cara kami bekerja dan mengambil keputusan setiap hari,” ujar Jatmiko.

Ia menambahkan bahwa penerapan prinsip keberlanjutan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan seluruh lini, mulai dari perkebunan hingga pabrik.

“Kami memastikan setiap kebijakan operasional memiliki dampak lingkungan dan sosial yang dapat kami pertanggungjawabkan,” katanya.

Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

PalmCo meraih penghargaan Best Waste and Resource Management Initiative lewat inovasi pengolahan limbah cair sawit menjadi energi terbarukan. Melalui fasilitas pengolahan limbah cair, perusahaan menghasilkan Compressed Bio-Methane Gas (CBG) dan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg).

Beberapa unit operasional juga menerapkan sistem co-firing biomassa sebagai strategi mengurangi konsumsi bahan bakar fosil.

“Inovasi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga menekan emisi,” katanya.

“Limbah tidak harus berakhir sebagai limbah. Bila dapat menjadi energi, itu jauh lebih bermanfaat bagi perusahaan dan lingkungan,” sambung Jatmiko.

Baca Juga:  Harga Tiket Pesawat Mahal, Mudik ke Aceh Pilih Transit di Kuala Lumpur Lebih Murah

Hingga kini, penggunaan energi terbarukan di PalmCo mencapai lebih dari 80 persen, dan perusahaan mencatat penurunan emisi karbon sekitar 169.000 ton CO₂ per tahun. Selain itu, PalmCo menerapkan kebijakan zero disposal untuk limbah non-B3 serta mempertahankan komitmen zero deforestation di seluruh area operasional.

Penguatan Tata Kelola dan Rantai Pasok

Dalam kategori Best CEO for ESG Initiatives, dewan juri menyoroti langkah PalmCo memperkuat tata kelola internal. Perusahaan mulai memasukkan indikator ESG dalam penilaian kinerja manajemen, meningkatkan pengawasan melalui sistem antikorupsi, dan memperluas penggunaan kanal pelaporan pelanggaran (whistleblowing system).

“Tata kelola tidak cukup hanya dengan aturan. Harus ada budaya yang mendorong setiap orang untuk bekerja secara benar meski tidak diawasi,” ujar Jatmiko.

PalmCo juga memperluas penerapan prinsip NDPE (No Deforestation, No Peat, No Exploitation) di rantai pasok. Peta jalan energi bersih perusahaan mencakup pembangunan fasilitas CBG baru, peningkatan kapasitas PLTBg dan PLTMh, serta kajian pengembangan biodiesel dan biopelet.

Baca Juga:  Laba Naik Jadi Rp 6,19 Triliun pada 2025, PTPN IV PalmCo Ungkap Strategi Produktivitas dan Efisiensi

Dampak Sosial: Peremajaan Sawit Rakyat

Pada sisi sosial, PalmCo mengembangkan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) seluas 60.000 hektare yang menyentuh sekitar 120.000 petani. Program ini mencakup pendampingan teknis, peningkatan akses bibit unggul, dan penguatan produktivitas.

“Jika petani tumbuh, industri tumbuh. Keberhasilan PSR akan menjadi fondasi keberlanjutan industri sawit jangka panjang di Indonesia,” ujar Jatmiko.

Dengan areal tanam lebih dari 600.000 hektare untuk komoditas sawit, teh, dan kopi, Jatmiko menegaskan bahwa keberlanjutan menjadi fokus jangka panjang PalmCo.

“Kami sadar industri sawit selalu berada dalam sorotan. Karena itu, satu-satunya jalan adalah bekerja lebih baik, lebih transparan, dan lebih bertanggung jawab,” katanya.

Jatmiko menegaskan bahwa penghargaan ini bukan titik akhir.

“Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa perjalanan kami masih panjang. Keberlanjutan tetap menjadi komitmen utama PalmCo,” pungkasnya.(red)

Berita Terkait

Kebun Bah Jambi PTPN IV Perkuat Ekonomi Simalungun, Serap Lebih dari 500 Tenaga Kerja Lokal
PTPN IV PalmCo Catat Produktivitas Kebun Sawit Mitra 20,18 Ton per Hektare
SIEXPO 2026, PTPN IV PalmCo Perkenalkan Inovasi Digital dan Teknologi Sawit
PTPN IV PalmCo Serap 1.328 Peserta Magang
Laba Bersih KAI Turun Jadi Rp 314 Miliar pada Semester I 2026
PTPN IV PalmCo Borong Tiga Penghargaan Tata Kelola, Bukti Penguatan Kinerja dan Efisiensi
PTPN IV PalmCo Percepat Sertifikasi SDM, Targetkan 5.120 Tenaga Kerja Kompeten
Prabowo Sebut Tim BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Baru di Pegunungan Papua

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:42 WIB

Kebun Bah Jambi PTPN IV Perkuat Ekonomi Simalungun, Serap Lebih dari 500 Tenaga Kerja Lokal

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:09 WIB

PTPN IV PalmCo Catat Produktivitas Kebun Sawit Mitra 20,18 Ton per Hektare

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:14 WIB

SIEXPO 2026, PTPN IV PalmCo Perkenalkan Inovasi Digital dan Teknologi Sawit

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:56 WIB

PTPN IV PalmCo Serap 1.328 Peserta Magang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:34 WIB

Laba Bersih KAI Turun Jadi Rp 314 Miliar pada Semester I 2026

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB