PalmCo Hadirkan Pondok Rangkul untuk Pemulihan Luka Batin Pascabanjir di Batangtoru, Tapsel

Selasa, 23 Desember 2025 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PalmCo menghadirkan Pondok Rangkul untuk pemulihan pascabanjir di Batangtoru, Tapsel, Sumut.(Foto:Dok. PTPN IV PalmCo)

PalmCo menghadirkan Pondok Rangkul untuk pemulihan pascabanjir di Batangtoru, Tapsel, Sumut.(Foto:Dok. PTPN IV PalmCo)

Tapsel-Sumut, Mercinews.com – Subholding PTPN III (Persero), PTPN IV PalmCo, menghadirkan Pondok Rangkul sebagai ruang pemulihan luka batin bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara. Program pemulihan psikososial tersebut diresmikan pada Senin (22/12/2025) sebagai bagian dari fase pemulihan pascabencana.

Pondok Rangkul dibangun di kawasan Kebun Hapesong dan dirancang sebagai ruang aman bagi anak-anak, ibu, serta keluarga untuk memulihkan kondisi mental dan emosional setelah melewati masa krisis. Kehadirannya menjadi titik temu baru bagi warga. Anak-anak kembali bermain dan tertawa, para ibu saling berbagi cerita, sementara keluarga menemukan ruang untuk saling menguatkan.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa mengatakan, pengalaman penanganan bencana menunjukkan bahwa pemulihan tidak cukup dilakukan melalui pembangunan fisik dan penyaluran bantuan logistik. Menurutnya, pemulihan kejiwaan masyarakat merupakan bagian penting dari proses bangkit pascabencana.

“Pondok Rangkul kami hadirkan sebagai ruang untuk bertumbuh bersama dan saling menguatkan. Pemulihan pascabencana harus menyentuh keutuhan manusia, bukan hanya rumah dan infrastruktur,” ujar Jatmiko.

Ia menegaskan, pendekatan psikososial tersebut merupakan wujud tanggung jawab kemanusiaan perusahaan. Karena itu, Pondok Rangkul tidak dirancang sebagai program sesaat, melainkan sebagai ekosistem pemulihan yang berkelanjutan dan berbasis komunitas.

Dalam pelaksanaannya, PalmCo menggandeng Yayasan Pulih, lembaga yang berpengalaman dalam pendampingan psikososial pascabencana. Direktur Yayasan Pulih, psikolog Livia Istania DF Iskandar, menjelaskan bahwa Pondok Rangkul menjadi ruang ramah bagi warga untuk memulihkan diri secara bertahap.

“Pemulihan mental, emosi, dan jiwa membutuhkan waktu serta kesinambungan. Di ruang yang aman, anak-anak dan orang tua dapat mengekspresikan perasaan, membangun kembali rasa aman, serta memperkuat ketahanan psikologis,” kata Livia.

Program pemulihan yang dijalankan meliputi psychological first aid (PFA), kegiatan pemulihan trauma anak, pendampingan bagi ibu dan keluarga, penyediaan ruang bermain edukatif, hingga sesi pemulihan berbasis komunitas. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut direncanakan berlangsung selama enam bulan.

Baca Juga:  Baking Class PTPN IV PalmCo Buka Peluang Usaha bagi UMKM dan Warga

Peresmian Pondok Rangkul diawali dengan peninjauan Direktur Utama PalmCo ke sejumlah fasilitas pendukung pengungsian, antara lain musala yang difungsikan sebagai ruang aman, klinik darurat, posko tanggap darurat, serta dapur umum. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi seiring dimulainya fase pemulihan.

Apresiasi

Direktur Fasilitasi Penanganan Korban dan Pengungsi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Nelwan Harahap mengapresiasi kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga profesional dalam program tersebut. Menurut dia, pemulihan pengungsi tidak boleh berhenti pada fase tanggap darurat.

“Sinergi seperti ini penting agar penanganan bencana menyentuh aspek kemanusiaan yang paling mendasar, termasuk kesehatan mental dan sosial masyarakat,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari tingkat desa. Kepala Desa Lobu Uhom menyampaikan bahwa kehadiran Pondok Rangkul memberikan dampak nyata bagi warganya. “Anak-anak kembali tersenyum, para ibu merasa didengar, dan warga memiliki tempat untuk saling menguatkan. Ini sangat berarti bagi kami,” katanya.

Baca Juga:  Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Apresiasi Peran Muhammadiyah Batu Bara Dukung Program MBG

Nuansa pemulihan semakin terasa ketika peresmian Pondok Rangkul dirangkaikan dengan peringatan Hari Ibu. Dalam suasana dialog yang hangat, Jatmiko berdiskusi dengan para ibu dan anak-anak mengenai pengalaman mereka melewati masa bencana. Lebih dari 200 anak mengikuti berbagai aktivitas yang dirancang untuk menumbuhkan kembali rasa aman dan kebahagiaan.

Menutup rangkaian acara, Jatmiko menegaskan bahwa Pondok Rangkul diharapkan menjadi titik awal kebangkitan kembali kehidupan warga Batangtoru.

“Ruang ini menjadi simbol bahwa tidak ada yang sendirian menghadapi masa sulit. Dari sini, kami berharap pemulihan dapat tumbuh dan berlanjut,” ujarnya.

Di tengah dampak bencana yang masih terasa, Pondok Rangkul menjadi pengingat bahwa pemulihan sejati juga lahir dari perhatian, empati, dan keberpihakan pada ketahanan manusia, terutama para ibu dan anak yang kerap menjadi penopang keluarga pada masa krisis.(red)

Berita Terkait

AMKI Banyuasin Akan Dilantik 10 November 2026, Siapkan Program Pembinaan Konten Kreator
Imigrasi Ponorogo Tingkatkan Pemahaman Hukum Calon Pekerja Migran dan Orang Tua ABG
Premanisme Berkedok Ormas di Sumsel, Herman Deru Diminta Evaluasi Satpol PP dan Kesbangpol
Garda Sesama Sungai Duri Bengkayang, Gaspol Bantu Warga di Tengah Keterbatasan
Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur
Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal
Pengurus IKA-MUBA 2026-2030 Dikukuhkan, Apriyadi Ajak Warga Muba Perkuat Jejaring di Perantauan
Insinerator PARK PYRO Berkapasitas 20 Ton per Hari Siap Beroperasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK)

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:28 WIB

AMKI Banyuasin Akan Dilantik 10 November 2026, Siapkan Program Pembinaan Konten Kreator

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:36 WIB

Imigrasi Ponorogo Tingkatkan Pemahaman Hukum Calon Pekerja Migran dan Orang Tua ABG

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Premanisme Berkedok Ormas di Sumsel, Herman Deru Diminta Evaluasi Satpol PP dan Kesbangpol

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:18 WIB

Garda Sesama Sungai Duri Bengkayang, Gaspol Bantu Warga di Tengah Keterbatasan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur

Berita Terbaru