MER-C Sebut Jokowi Ragu Tolak Israel, Harusnya Ikuti Langkah Bung Karno

Rabu, 29 Maret 2023 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mercinews.com – MER-C (Medical Emergency Rescue Committee) bersama AWG (Aqsa Working Group) dan KISDI (Komite Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam) kembali menggelar Konferensi Pers Bersama dengan tema “Jangan Lengah, Tolak Timnas Israel”, di Kantor Pusat MER-C di bilangan Senen, Jakarta Pusat, Rabu (29/3/2023).

Ketua Presidium MER-C, dr. Sarbini Abdul Murad, menyampaikan konferensi bersama ini digelar dalam rangka menguatkan gerakan penolakan Timnas Israel di Piala Dunia U-20 2023 dan terus mendorong Pemerintah untuk berani menolak Timnas Israel tersebut sesuai dengan amanat konstitusi RI.

Baca Juga:  Viral Video Mobil Axia Merah Sepasang Kekasih

“Konferensi pers ini digelar untuk memberikan apresiasi pada respon positif publik Indonesia terhadap Palestina dengan tegas menolak Timnas lsrael. Kami mengapresiasi semua pihak, para tokoh, termasuk Gubernur Bali, Gubernur Jawa Tengah, dan pejabat lainnya serta ormas yang telah menunjukkan komitmennya terhadap Palestina,” ujar Sarbini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Konferensi Pers ini juga untuk mengingatkan kita semua yang cinta kepada konstitusi agar jangan lengah dan tetap menjaga serta mengawal agar Timnas Israel tidak menginjakkan kakinya di Indonesia,” lanjutnya.

Baca Juga:  Pasukan Israel hancurkan pusat dialisis di Rumah Sakit Indonesia di Gaza

Menurut Sarbini, sikap ini sebenarnya bukan hal baru. Sikap dan ketegasan serupa pernah dicontohkan Bung Karno, salah satu pendiri bangsa ini yang sangat keras menentang penjajahan

Dia menekankan, FIFA pun tidak fair dalam hal ini, seperti saat memberikan sanksi terhadap Rusia akibat invasi ke Ukraina. FIFA melarang Timnas Rusia untuk tampil di semua kompetisi sepak bola termasuk Piala Dunia. Sementara Israel yang menjajah Palestina tidak mendapat sanksi yang sama.

“Kami pernah mengusulkan kepada Pemerintah pada awal-awal kasus ini untuk membuka akses dan komunikasi ke Singapura. Jadi, kita mengkritik meminta Pemerintah untuk menolak Israel, namun kita memberi opsi seperti Israel bertanding di Singapura. Tapi ini tidak dilakukan oleh pemerintah,” tambah Sarbini.

Baca Juga:  Ketua PSSI sebut penyelenggaraan Piala Dunia U-20 gerbang awal RI ke Piala Dunia

“Memang masalah bola dan politik semestinya tidak ada hubungan, tapi dalam konteks ini kita melihat bahwa lsrael sebagai entitas penjajah.

Ini yang kita tolak. Kita berharap, Pemerintah dalam hal ini Presiden RI, jangan ragu dan berani untuk mengikuti apa yang sudah dicontohkan Bung Karno!” ungkapnya.

(*)

Berita Terkait

Datuk Abdul Halim Commends Indonesia’s Referee Talent After ASTAF Training
Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik
Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk
BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang
Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun
 Timnas Jepang: Skuad Eksperimen Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Asisten Pemerintahan Abdya Buka Manasik Haji di Mesjid Agung Baitul Ghafur
Mualem dikabarkan sakit, jalani pemeriksaan kesehatan di Singapura

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 13:37 WIB

Datuk Abdul Halim Commends Indonesia’s Referee Talent After ASTAF Training

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:47 WIB

Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik

Sabtu, 24 Mei 2025 - 19:27 WIB

Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk

Sabtu, 24 Mei 2025 - 18:10 WIB

BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang

Jumat, 23 Mei 2025 - 08:29 WIB

Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun

Berita Terbaru