Longsor Banjarnegara: 48 Rumah Hilang, Lebih dari Seribu Warga Mengungsi

Minggu, 23 November 2025 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.(Foto: istimewa)

Tim Gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.(Foto: istimewa)

Banjarnegara, Mercinews.com – Longsor yang melanda Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah menimbulkan dampak kerusakan besar. Data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah mencatat 48 rumah hilang atau roboh, sementara lebih dari 1.000 warga terpaksa mengungsi ke sejumlah lokasi aman.

Bencana longsor di Banjarnegara ini juga menyebabkan puluhan orang menjadi korban, termasuk yang masih dalam pencarian.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, mengatakan bahwa total 14 jenazah telah ditemukan, empat di antaranya merupakan bagian tubuhm Sementara itu, 15 warga masih belum ditemukan.

“Data terbaru menunjukkan 14 korban meninggal dunia, 11 luka-luka, serta 1.019 jiwa mengungsi,” ujar Bergas, dalam keterangannya, Sabtu (22/11/2025).

Tim gabungan terus melakukan pencarian meski menghadapi tantangan berupa pergeseran titik perkiraan lokasi korban. Kondisi tanah yang labil membuat lokasi penemuan korban berbeda dari titik awal yang diperkirakan.

“Ketika alat berat mengeruk lokasi bekas rumah, justru yang tampak hanya tanah tanpa sisa bangunan. Itu berarti ada pergeseran material,” jelas Bergas.

Baca Juga:  Luwu Sulsel Terkepung Banjir, Hanya 1 dari 12 Desa Bisa Diakses lewat Darat

Selain pencarian korban, pemerintah mulai melakukan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan pembangunan huntara menjadi prioritas agar warga mendapat tempat tinggal yang layak selama masa pemulihan.

“Hari ini pembangunan hunian sementara sudah mulai. Pemerintah daerah dan berbagai instansi bergerak bersama untuk mempercepat prosesnya,” kata Muhari.

Evakuasi Terus Berlanjut 

Operasi pencarian, evakuasi, dan penanganan pengungsi akan terus dilakukan dengan dukungan TNI, Polri, relawan, dan masyarakat setempat. Pemerintah mengimbau warga tetap siaga mengingat kondisi tanah yang masih berpotensi menimbulkan longsor susulan akibat hujan deras beberapa hari terakhir.

Baca Juga:  Gunung Sampah Bantargebang Longsor, Tiga Orang Tertimbun

Salah satu korban longsor di Kabupaten Banjarnegara, Wastinah, menceritakan kronologi yang ia alami saat menyelamatkan diri dari bencana yang terjadi pada Minggu (16/11/2025). Ia berlari ke arah hutan sebelum akhirnya mendapatkan pertolongan dari petugas.

Warga terdampak lainnya mengatakan telah menerima bantuan darurat berupa alas tidur, pakaian layak pakai, selimut, makanan, dan minuman. Bantuan tersebut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi yang masih bertahan di sejumlah titik penampungan sementara.(red)

Berita Terkait

Premanisme Berkedok Ormas di Sumsel, Herman Deru Diminta Evaluasi Satpol PP dan Kesbangpol
Garda Sesama Sungai Duri Bengkayang, Gaspol Bantu Warga di Tengah Keterbatasan
Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur
Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal
Pengurus IKA-MUBA 2026-2030 Dikukuhkan, Apriyadi Ajak Warga Muba Perkuat Jejaring di Perantauan
Insinerator PARK PYRO Berkapasitas 20 Ton per Hari Siap Beroperasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK)
PTPN IV PalmCo Perkuat Patroli Antisipasi Karhutla di Sumatera dan Kalimantan
PTPN IV PalmCo Lindungi 550 Pekerja Rentan di Kalbar dengan BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Premanisme Berkedok Ormas di Sumsel, Herman Deru Diminta Evaluasi Satpol PP dan Kesbangpol

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:18 WIB

Garda Sesama Sungai Duri Bengkayang, Gaspol Bantu Warga di Tengah Keterbatasan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal

Senin, 28 September 2026 - 23:58 WIB

Pengurus IKA-MUBA 2026-2030 Dikukuhkan, Apriyadi Ajak Warga Muba Perkuat Jejaring di Perantauan

Berita Terbaru