Korupsi Tsunami Cup, Adik Irwandi Yusuf Divonis 4 Tahun Penjara

Jumat, 17 Februari 2023 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, Mercinews – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh, memvonis Muhammad Zaini Yusuf atau Bang M, empat tahun penjara.

Dia dinyatakan secara sah dan menyakinkan bersalah, melakukan tindak pidana korupsi dana penyelenggaraan Turnamen Sepakbola Aceh World Solidarity Cup (AWSC) Tahun 2017 lalu.

Putusan tersebut dibacakan Majelis Hakim R. Hendral (ketua) didampingi Sadri dan Elfama Zein (anggota), Kamis (16/2/2023) di PN Tipikor Banda Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Majelis Hakim menyatakan, Muhammad Zaini Bin Yusuf melanggar Pasal 3 Undang-Undang Nomor: 31 Tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001, tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sehingga dia dijatuhkan hukuman empat tahun penjara dan denda Rp.50 juta, dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar, diganti dengan pidana kurungan selama dua bulan.

Baca Juga:  Ini Hasil Rekapitulasi KPU Pilpres 2024 di 33 Provinsi

Selanjutnya setelah pembacaan putusan, majelis hakim memberikan kesempatan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) serta kuasa hukum Zaini, untuk menggunakan haknya, baik terima atau pikir-pikir dengan waktu selama 7 (tujuh) hari.

Baca Juga:  Gubernur NTT minta sekolah SMA masuk jam 5 pagi, ini Kata Ombudsman

Putusan ini lebih ringan dari tuntutan JPU dari Kejari Banda Aceh yaitu, pidana penjara selama 6 (enam) tahun dan 6 (enam) bulan, dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan .

Selain itu, JPU juga menuntut Bang M perintahkan untuk tetap ditahan dan pidana denda Rp500 juta, subsidair selama 6 bulan kurungan.

Selain itu, JPU membebankan terdakwa untuk membayar uang pengganti Rp730 juta. Jika dalam satu bulan uang pengganti tidak dibayar setelah putusan berkekuatan hukum tetap, maka jaksa dapat menyita harta kekayaannya, untuk menutup uang pengganti tersebut, atau jika harta kekayaannya tidak ada atau tidak cukup, maka diganti pidana penjara selama 3 (tiga) tahun dan 3 bulan.

Baca Juga:  Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sinabang Aceh

JPU menyebut, berdasarkan fakta di persidangan, barang bukti dan keterangan saksi, terdakwa secara sah dan menyakinkan bersalah dan telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan memperkaya sendiri atau orang lain.

Ini sesuai LHP BPKP Perwakilan Aceh bahwa, akibat pembiaran terdakwa, telah mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp2.8 miliar lebih.(**)

Berita Terkait

Guruh Soekarnoputra Berpulang di Usia 73 Tahun, Jejaknya dari Seni hingga Politik
Datuk Abdul Halim Commends Indonesia’s Referee Talent After ASTAF Training
Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik
Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk
BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang
Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun
 Timnas Jepang: Skuad Eksperimen Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Asisten Pemerintahan Abdya Buka Manasik Haji di Mesjid Agung Baitul Ghafur

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:05 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang di Usia 73 Tahun, Jejaknya dari Seni hingga Politik

Senin, 20 Juli 2026 - 13:37 WIB

Datuk Abdul Halim Commends Indonesia’s Referee Talent After ASTAF Training

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:47 WIB

Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik

Sabtu, 24 Mei 2025 - 19:27 WIB

Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk

Sabtu, 24 Mei 2025 - 18:10 WIB

BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang

Berita Terbaru

Heru Riyadi, S.H., M.H. (Foto: istimewa)

Opini

Mutasi Polri Harus Menjawab Harapan Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:55 WIB