Kirab Budaya di Tasikmalaya, Anton Charliyan: Mahkota Binokasih Simbol Persatuan Sunda

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Majelis Adat Sunda (MASDA) Jabar Anton Charliyan (kanan) bersama Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (kiri) saat Kirab Budaya di Kabupaten Tasikmalaya, Senin (4/5/2026) malam. (Foto: Dok. MASDA Jabar)

Ketua Majelis Adat Sunda (MASDA) Jabar Anton Charliyan (kanan) bersama Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (kiri) saat Kirab Budaya di Kabupaten Tasikmalaya, Senin (4/5/2026) malam. (Foto: Dok. MASDA Jabar)

Tasikmalaya, Mercinews.com – Ketua Majelis Adat Sunda (MASDA) Jawa Barat (Jabar), Anton Charliyan, berpandangan bahwa Mahkota Binokasih merupakan simbol persatuan sekaligus jati diri masyarakat Sunda. Pandangan tersebut disampaikan dalam kirab budaya di Kabupaten Tasikmalaya, Senin (4/5/2026) malam.

Kirab bertajuk “Napak Tilas Pajajaran” itu merupakan bagian dari rangkaian Milangkala Tatar Sunda 2026 yang digelar Pemprov Jabar.

Kegiatan ini sebelumnya telah berlangsung di Sumedang dan Kawali, Kabupaten Ciamis, sebelum dilanjutkan di Kabupaten Tasikmalaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara dihadiri langsung Gubernur Jabae Dedi Mulyadi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, serta masyarakat yang memadati jalur kirab.

Baca Juga:  MASDA Jabar Audiensi dengan DPRD, Dorong Revitalisasi Kampung Adat Sunda

Prosesi kirab menampilkan berbagai atraksi budaya, mulai dari tarian tradisional, iring-iringan kuda pengawal, hingga kereta kencana yang membawa Mahkota Binokasih sebagai simbol warisan Kerajaan Pajajaran.

Adapun rute kirab yang semula direncanakan berakhir di Kampung Naga, Kecamatan Salawu, dialihkan ke Pendopo Kabupaten Tasikmalaya untuk menghindari kemacetan.

Menurut Anton Charliyan, kirab budaya tidak sekadar seremoni, melainkan sarana memperkuat kebersamaan dan kebanggaan terhadap warisan leluhur.

Ia menjelaskan, Mahkota Binokasih memiliki filosofi “penuh kasih sayang” yang mencerminkan harapan agar pemimpin menjalankan pemerintahan secara bijaksana dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Kolaborasi Lintas Instansi Gagalkan Penyelundupan, Kanim Atambua Raih Bhakti Chandra Pratama

Ia menambahkan, simbol tersebut juga merepresentasikan identitas dan legitimasi masyarakat Sunda yang perlu dijaga di tengah arus modernisasi.

Sementara itu, Dedi Mulyadi dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga amanah leluhur dalam kehidupan sehari-hari.

Gubernur yang akrab disapa KDM itu  mengingatkan agar nilai-nilai budaya tetap menjadi dasar dalam pembangunan, termasuk dalam pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menyerahkan naskah “Amanat Galunggung” kepada Gubernur Jabar sebagai simbol estafet nilai kepemimpinan.

Baca Juga:  Abah Anton Kunjungi Brimob Srigunting Cineam, Serahkan Kujang Pusaka dan Beri Gelar Kehormatan

Naskah tersebut memuat pesan tentang pentingnya menjaga budaya, lingkungan, serta semangat kebangsaan bagi generasi penerus.

Kirab dimulai dari kawasan Universitas Cipasung dan berakhir di Pendopo Kabupaten Tasikmalaya. Sepanjang rute, masyarakat tampak antusias menyaksikan rangkaian kegiatan budaya.

Rangkaian Kirab Budaya “Napak Tilas Pajajaran” dijadwalkan berlanjut ke sejumlah daerah di Jawa Barat, termasuk Garut, Cianjur, dan Kota Bogor.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana edukasi budaya sekaligus memperkuat jati diri masyarakat Sunda di tengah perkembangan zaman,” harap KDM.(red)

Berita Terkait

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA
Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog
Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali
Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi
Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri
Imigrasi Ngurah Rai Dekatkan Layanan Publik Lewat Immigration Lounge
400 KK Penambang di Aceh Selatan Desak Percepatan Penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat
Bertemu Sael di Manokwari, Gugun Gumilar Dorong Pemuda Papua Kuliah ke Luar Negeri

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:24 WIB

Imigrasi Bali Gencarkan Patroli Dharma Dewata, Awasi Aktivitas WNA

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:43 WIB

Akademisi USK Soroti Konflik PTPN IV Cot Girek, Minta Pemerintah Fasilitasi Dialog

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:21 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Buka Layanan Paspor Akhir Pekan di Discovery Mall Bali

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:45 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Sampaikan Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:07 WIB

Imigrasi Ponorogo Buka Layanan Paspor CPMI di LTSA, Permudah Pengurusan Dokumen ke Luar Negeri

Berita Terbaru