Kios Nakal Jual Pupuk Urea Diatas HET, Petani di Abdya Menjerit

Selasa, 7 November 2023 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BLANGPIDIE (MERCINEWS.COM) Oknum pemilik kios Usaha Tani Jaya di Gamping Alu Sungai Pinang kecamatan Jeumpa, Aceh Barat Daya (Abdya) yang berinisial JF menjual pupuk bersubsidi jenis UREA diatas ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp.120.000/sak isi 50kg.

JF menjual pupuk tersebut melebihi ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) hingga Rp.150.000. Selasa (07-10-2023)

Saat ini masyarakat/petani mengaku tidak tahan lagi dengan kelakuan oknum itu yang terus menerus mempermainkan harga pupuk subsidi.

Masyarakat khususnya para petani meminta agar Pemerintah Kabupaten Abdya atau dinas terkait untuk segera bertindak terhadap permainan pupuk.

“Cukup miris kita melihat harga pupuk Urea subsidi di daerah Abdya khususnya di Jeumpa dari harga 112.500 perkarung kini harganya melambung mencapai 150.000″. Katanya

“Harga Enceran Tertinggi (HET) pupuk Urea subsidi berdasarkan harga pemerintah Rp112. 500/sak. Namun dikios diduga dijual di atas Het Rp180 dan Rp190,” sebut salah seorang petani yang enggan disebut namanya.

Baca Juga:  Salman Berharap Usulan Masyarakat Lembah Sabil Menjadi Prioritas

Dia menuturkan, selama ini para petani tidak berani melapor dengan alasan jika harga yang di tetapkan dikios itu tidak diikuti maka petani tersebut tidak akan diberikan pupuk.

” Sudah sangat luar kios itu. Karna alasan itulah selama ini tidak berani memprotes. Kali ini memang sudah tidak tahan lagi, karna harganya terlampau tinggi”. Sebutnya

Baca Juga:  Ini Penyebabnya Harus Alokasi Hibah Pilkada, Abdya Anggaran Rp 70 Miliar

Sementara itu JF oknum pemilik kios tidak membantah kalau dirinya menjual pupuk Phoska dengan harga 150 ribu persak.

“Iya memang benar harga yang kita jual dengan harga 150 persak. Tapi kita tambah dengan pupuk lain sebanyak dua kilo”. Tuturnya

Dirinya beralasan selama ini dia tidak dapat apa apa jika jual dengan harga sesuai HET.

” Selama ini kalau dijual sesuai HET saya tidak dapat apa apa (untung).(*)

Berita Terkait

Ribuan Umat Antusias Hadiri HUT ke-14 YM Fab Zhu Kung di Singkawang
Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda
Pengurus PWI LS Jabar Dikukuhkan, Anton Charliyan dan Rhoma Irama Hadir dalam Dakwah Budaya
AMKI Lahat Dikukuhkan di Bumi Seganti Setungguan, Profesionalisme Media Diperkuat
Hadiri Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Cirebon, Abah Anton Tekankan Nilai Budaya
Dukung AWK, Forum Peduli Bali Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Pulau Dewata
Semangat Kemerdekaan, BNNK Lampung Selatan Gaungkan Gerakan BERSINAR
APRC Sumut 2026 Digelar di Perkebunan PTPN IV PalmCo, UMKM Lokal Rasakan Dampak Positif

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 18:05 WIB

Ribuan Umat Antusias Hadiri HUT ke-14 YM Fab Zhu Kung di Singkawang

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Pengurus PWI LS Jabar Dikukuhkan, Anton Charliyan dan Rhoma Irama Hadir dalam Dakwah Budaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:13 WIB

AMKI Lahat Dikukuhkan di Bumi Seganti Setungguan, Profesionalisme Media Diperkuat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

Hadiri Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Cirebon, Abah Anton Tekankan Nilai Budaya

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB