Harga Solar di Seneudon Aceh Melebihi HET, Nelayan Terjepit ada Permainan Harga

Sabtu, 24 Mei 2025 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ahmad Mirzda

Foto: Ahmad Mirzda

Mercinews.com (Aceh Utara) – Saat ini, nelayan di kawasan Seuneudon, Kabupaten Aceh Utara menghadapi tekanan berat akibat mahalnya harga bahan bakar solar.

Bayangkan, meski pemerintah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) solar subsidi Rp6.800.- per liter. Nelayan justru harus membeli dengan harga jauh di atas ketentuan tersebut.

Baca Juga:  Apa Karya Setuju Bank Konvensional Kembali Beroperasi di Aceh

Dugaan praktik penjualan di atas HET terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) ‘Berkat’, yang menjadi titik distribusi bagi para nelayan setempat. Berdasarkan informasi di lapangan, SPBN Berkat diduga menjual solar kepada pengecer seharga Rp7.150.- per liter.

Harga tersebut kemudian melonjak drastis ketika dijual kembali oleh pengecer kepada nelayan, yaitu mencapai Rp8.000.- per liter. “Kami harus beli solar dengan harga Rp8.000 per liter dari pengecer.

Padahal pemerintah bilang solar subsidi itu cuma Rp6.800-. Ini memberatkan kami,” keluh seorang nelayan di Seneudon yang ingin identitasnya dirahasiakan karena takut di intimidasi, Selasa, 20 Mei 2025.

Baca Juga:  Zulkifli Hasan: Pembatasan Barang Kiriman TKI Dicabut!

Kondisi ini memicu keresahan di kalangan nelayan yang kini harus menanggung biaya operasional lebih tinggi. Mereka mengaku pendapatan bersih semakin menurun karena sebagian besar hasil tangkapan habis untuk menutupi biaya bahan bakar.(*)

Berita Terkait

PTPN IV PalmCo Percepat Sertifikasi SDM, Targetkan 5.120 Tenaga Kerja Kompeten
Prabowo Sebut Tim BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Baru di Pegunungan Papua
PTPN IV PalmCo Bagikan Dividen Rp 2,83 Triliun dari Laba 2025
Menkeu Purbaya: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Belum Mengarah ke Krisis
Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90,3 Persen, Tembus Rp 7,08 Triliun
Menkeu Purbaya: Efisiensi Anggaran Program MBG Tetap Jaga Keberlangsungan Program
Kado Hari Krida Pertanian, PTPN IV PalmCo Serap 1,34 Juta Ton TBS Petani hingga Mei 2026
BRI Region 6 Perkuat Sinergi dengan Media melalui Media Gathering

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:12 WIB

PTPN IV PalmCo Percepat Sertifikasi SDM, Targetkan 5.120 Tenaga Kerja Kompeten

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:09 WIB

Prabowo Sebut Tim BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Baru di Pegunungan Papua

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:14 WIB

PTPN IV PalmCo Bagikan Dividen Rp 2,83 Triliun dari Laba 2025

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:52 WIB

Menkeu Purbaya: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Belum Mengarah ke Krisis

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:39 WIB

Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90,3 Persen, Tembus Rp 7,08 Triliun

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB