Distribusi Sembako di Batam Diperketat, Dugaan Penyelundupan Mencuat

Rabu, 17 Desember 2025 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Distribusi Sembako Bintan-Batam via jalur darat (Foto: istimewa)

Distribusi Sembako Bintan-Batam via jalur darat (Foto: istimewa)

Bintan, Mercinews.com – Pengetatan distribusi sembilan bahan pokok (sembako) di Pelabuhan Telaga Punggur, Batam, oleh Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B berdampak pada pengiriman ke Bintan dan Tanjungpinang. Di tengah penerapan aturan yang lebih ketat, informasi mengenai dugaan pengiriman sembako melalui jalur laut nonresmi mencuat dari sejumlah pelaku usaha dan warga setempat.

Sejumlah pelaku usaha angkutan darat menyampaikan keluhan, sementara beredar informasi mengenai dugaan pengiriman sembako melalui jalur laut di luar pelabuhan resmi.

Pelaku jasa ekspedisi darat yang biasa mengirim sembako dari Pelabuhan ASDP Ro-ro Telaga Punggur, Batam, menuju Pelabuhan ASDP Ro-ro Tanjung Uban, Bintan, menyebut kewajiban dokumen 01 dan izin karantina menjadi kendala utama. Dokumen tersebut diwajibkan untuk pengiriman sejumlah komoditas pangan, seperti cabai, bawang, dan bahan pokok lainnya.

Salah seorang pelaku usaha angkutan barang yang enggan disebutkan namanya mengatakan, proses pengurusan dokumen dinilai membutuhkan waktu lama serta biaya yang tidak sedikit. Ia mengaku telah mendatangi Kantor Bea dan Cukai Batam untuk meminta penjelasan terkait prosedur pengiriman.

“Kami diarahkan untuk mengurus perizinan lanjutan, termasuk izin usaha melalui BP Batam. Namun, sebagian besar pelaku usaha di jalur ini merupakan usaha perorangan,” ujarnya.

Sementara itu, sejumlah pelaku usaha dan warga di sekitar pelabuhan kecil di wilayah Batam dan Bintan menyampaikan informasi mengenai dugaan pengiriman sembako melalui jalur laut non-reguler.

Baca Juga:  KSAD tata semua lokasi di Papua pasca penembakan pilot Selandia Baru Glen Malcolm

Pengiriman tersebut disebut menggunakan kapal kayu dengan kapasitas puluhan ton dan menuju beberapa titik sandar di wilayah Bintan dan Tanjungpinang.

Informasi mengenai aktivitas tersebut masih berupa keterangan dari sumber lapangan dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum terkait dugaan penyelundupan tersebut.

Para pelaku usaha angkutan darat berharap pengawasan distribusi sembako dilakukan secara menyeluruh pada seluruh jalur pengiriman, baik darat maupun laut, agar distribusi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Persoalan distribusi sembako ini sebelumnya disampaikan dalam audiensi antara pelaku usaha ekspedisi, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pedagang, serta distributor sembako dengan DPRD Kepulauan Riau (Kepri). Audiensi tersebut digelar di Kantor DPRD Kepri dan diterima anggota DPRD Kepri, Rudy Chua, pada Rabu (10/12) lalu.

Baca Juga:  Disambut Tor-Tor dan Gondang, Wali Kota Jaktim Hadiri Pesta Partangiangan 2026 Hutasoit

Dalam pertemuan tersebut, pelaku usaha menyampaikan kondisi distribusi bahan pangan ke wilayah Tanjungpinang, Bintan, dan Karimun yang dinilai mengalami kendala. Mereka berharap adanya langkah dari pemerintah daerah untuk menjaga kelancaran distribusi serta stabilitas pasokan bahan pokok.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Bea dan Cukai Batam belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan pelaku usaha maupun informasi dugaan pengiriman sembako melalui jalur laut non-reguler.(tim)

Berita Terkait

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda
Pengurus PWI LS Jabar Dikukuhkan, Anton Charliyan dan Rhoma Irama Hadir dalam Dakwah Budaya
AMKI Lahat Dikukuhkan di Bumi Seganti Setungguan, Profesionalisme Media Diperkuat
Hadiri Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Cirebon, Abah Anton Tekankan Nilai Budaya
Dukung AWK, Forum Peduli Bali Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Pulau Dewata
Semangat Kemerdekaan, BNNK Lampung Selatan Gaungkan Gerakan BERSINAR
APRC Sumut 2026 Digelar di Perkebunan PTPN IV PalmCo, UMKM Lokal Rasakan Dampak Positif
Imigrasi Ponorogo Borong Enam Penghargaan, Buktikan Kinerja Makin Luar Biasa

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Pengurus PWI LS Jabar Dikukuhkan, Anton Charliyan dan Rhoma Irama Hadir dalam Dakwah Budaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:13 WIB

AMKI Lahat Dikukuhkan di Bumi Seganti Setungguan, Profesionalisme Media Diperkuat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

Hadiri Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Cirebon, Abah Anton Tekankan Nilai Budaya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Dukung AWK, Forum Peduli Bali Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Pulau Dewata

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB