Dek Fadh dukungan pasokan gas untuk operasional pupuk Iskandar Muda

Jumat, 14 Maret 2025 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah berfoto bersama saat melakukan kunjungan silaturahmi dengan jajaran direksi PT. Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) di, Lhokseumawe, Aceh, Kamis (13/3/2025). (Humas Pemprov Aceh)

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah berfoto bersama saat melakukan kunjungan silaturahmi dengan jajaran direksi PT. Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) di, Lhokseumawe, Aceh, Kamis (13/3/2025). (Humas Pemprov Aceh)

Banda Aceh, Mercinews.com – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah alias Dek Fadh berjanji akan membantu pasokan gas untuk operasional Pupuk Iskandar Muda (PIM) di Lhokseumawe yang sampai hari ini masih cukup terbatas.

“Ini sangat penting diperhatikan untuk keberlanjutan operasional dan pengembangan perusahaan,” kata Dek Fadh, di Lhokseumawe, Kamis.

Pernyataan itu disampaikan Dek Fadh, didampingi Karo Adpim Setda Aceh, Akkar Arafat saat bersilaturahmi dengan jajaran direksi PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), di Lhokseumawe.

Dek Fadh menegaskan, Pemerintah Aceh memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan PT PIM, sebagai salah satu perusahaan negara (BUMN) yang beroperasi di Aceh.

Dirinya mendengarkan keluhan dan harapan direksi terkait keterbatasan pasokan gas untuk operasional pabrik, yakni terkait terbatasnya suplai gas, mereka hanya mendapatkan pasokan terbatas dari PT Medco dan LNG Arun Lhokseumawe.

Karena itu, dirinya berjanji bakal mengupayakan agar PT PIM mendapatkan alokasi gas yang lebih memadai, solusinya bisa melalui tahapan dari PGE (Pema Global Energi).

Baca Juga:  Transformasi Bisnis Berbuah Manis, Dividen PalmCo Tembus Rp 1,5 Triliun

“Kami menyadari kondisi yang ada, dan akan berusaha agar PGE dapat memberikan alokasi gas khusus untuk PT PIM,” ujar Dek Fadh.

Sementara itu, Direktur Operasi dan Produksi PT PIM, Jaka Kirwanto, menjelaskan bahwa PIM saat ini masih bertahan sebagai BUMN yang penting di Aceh.

Namun, mereka menghadapi kendala terkait pasokan gas yang sangat vital untuk produksi pupuk. Maka, diharapkan PGE juga ikut memberikan alokasi gas khusus untuk PIM.

Baca Juga:  PTPN IV PalmCo Dukung Petani Sawit Naik Kelas Melalui Pelatihan Berkelanjutan

“Kami berharap agar PGE dapat memberikan alokasi gas khusus. Tanpa gas, operasional kami akan terhenti, karena produk utama kami adalah pupuk yang dihasilkan dari gas,” katanya.

Jaka optimis, dengan adanya dukungan pemerintah, PT PIM dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Aceh.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan Pemerintah Aceh dan berharap dengan alokasi gas yang lebih stabil, kami bisa meningkatkan kapasitas produksi dan memberikan manfaat lebih bagi masyarakat Aceh,” demikian Jaka Kirwanto.(*)

Berita Terkait

PTPN IV PalmCo Percepat Sertifikasi SDM, Targetkan 5.120 Tenaga Kerja Kompeten
Prabowo Sebut Tim BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Baru di Pegunungan Papua
PTPN IV PalmCo Bagikan Dividen Rp 2,83 Triliun dari Laba 2025
Menkeu Purbaya: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Belum Mengarah ke Krisis
Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90,3 Persen, Tembus Rp 7,08 Triliun
Menkeu Purbaya: Efisiensi Anggaran Program MBG Tetap Jaga Keberlangsungan Program
Kado Hari Krida Pertanian, PTPN IV PalmCo Serap 1,34 Juta Ton TBS Petani hingga Mei 2026
BRI Region 6 Perkuat Sinergi dengan Media melalui Media Gathering

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:12 WIB

PTPN IV PalmCo Percepat Sertifikasi SDM, Targetkan 5.120 Tenaga Kerja Kompeten

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:09 WIB

Prabowo Sebut Tim BRIN Temukan Cadangan Emas dan Mineral Baru di Pegunungan Papua

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:14 WIB

PTPN IV PalmCo Bagikan Dividen Rp 2,83 Triliun dari Laba 2025

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:52 WIB

Menkeu Purbaya: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kuat, Belum Mengarah ke Krisis

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:39 WIB

Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90,3 Persen, Tembus Rp 7,08 Triliun

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB