Dari Balik Jeruji, Panen 400 Kg Kangkung: Lapas Kediri Buktikan Ketahanan Pangan Bukan Sekadar Wacana

Jumat, 13 Juni 2025 - 23:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lapas Kediri panen perdana kangkung.(Foto: Humas Lapas Kediri)

Lapas Kediri panen perdana kangkung.(Foto: Humas Lapas Kediri)

KEDIRI, MERCINEWS.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kediri kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui panen perdana kangkung sebanyak 400 kilogram.  Kegiatan ini berlangsung di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lakuli pada Jumat (13/6/2025), dan menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan kemandirian warga binaan.

Panen perdana di Lapas Kediri ini merupakan hasil dari pengelolaan sekitar 20 persen lahan pertanian seluas 1.600 meter persegi yang berada di dalam lingkungan Lapas. Metode tanam yang diterapkan menunjukkan hasil menggembirakan, berkat kerja sama antara petugas pembinaan kerja (Bimker) dan warga binaan.

Baca Juga:  Kesbangpol DKI Buka Ruang Kolaborasi, Ketua AMKI Jakarta Heryanto Siap Tancap Gas

Sebanyak empat warga binaan terlibat langsung dalam seluruh proses pertanian, mulai dari penanaman, perawatan, hingga panen. Mereka dibekali keterampilan pertanian yang aplikatif, sehingga tak hanya menjalani masa hukuman, tetapi juga mendapat bekal keahlian produktif yang dapat digunakan setelah bebas nanti.

“Hasil panen ini tidak hanya untuk kebutuhan internal Lapas, tetapi juga disalurkan ke pihak ketiga yang menjadi penyedia konsumsi harian bagi warga binaan,” ujar Sumarji, Kepala Subsi Bimlohasker.

Ia juga menambahkan bahwa SAE Lakuli terbuka bagi masyarakat umum yang ingin membeli hasil panen secara langsung.

“Ini menjadi bentuk interaksi sosial yang membangun antara Lapas dan warga sekitar,” imbuhnya.

Kalapas Kediri, Solichin, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari 13 program akselerasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, salah satunya penguatan ketahanan pangan.

Baca Juga:  Arus Balik Nataru, Jasa Marga: 324 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek

“Kami ingin membuktikan bahwa pembinaan di dalam Lapas dapat memberikan manfaat yang nyata, baik untuk warga binaan maupun masyarakat luas,” katanya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh praktik baik dalam membangun sistem pemasyarakatan yang produktif, mandiri, dan inklusif. Dari balik jeruji, semangat menanam harapan dan memanen masa depan terus tumbuh subur.(red)

Berita Terkait

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda
Pengurus PWI LS Jabar Dikukuhkan, Anton Charliyan dan Rhoma Irama Hadir dalam Dakwah Budaya
AMKI Lahat Dikukuhkan di Bumi Seganti Setungguan, Profesionalisme Media Diperkuat
Hadiri Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Cirebon, Abah Anton Tekankan Nilai Budaya
Dukung AWK, Forum Peduli Bali Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Pulau Dewata
Semangat Kemerdekaan, BNNK Lampung Selatan Gaungkan Gerakan BERSINAR
APRC Sumut 2026 Digelar di Perkebunan PTPN IV PalmCo, UMKM Lokal Rasakan Dampak Positif
Imigrasi Ponorogo Borong Enam Penghargaan, Buktikan Kinerja Makin Luar Biasa

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Pengurus PWI LS Jabar Dikukuhkan, Anton Charliyan dan Rhoma Irama Hadir dalam Dakwah Budaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 18:13 WIB

AMKI Lahat Dikukuhkan di Bumi Seganti Setungguan, Profesionalisme Media Diperkuat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

Hadiri Panjang Jimat Keraton Kasepuhan Cirebon, Abah Anton Tekankan Nilai Budaya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Dukung AWK, Forum Peduli Bali Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Pulau Dewata

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB