Bandung, Mercinews.com – Komandan Komando Pemeliharaan Materiel TNI Angkatan Udara (Dankoharmatau) Marsda TNI Rudolf P. Buulolo menyambut Menteri Pertahanan (Menhan) RI Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin beserta rombongan dalam rangkaian kunjungan kerja ke industri pertahanan di Bandung, Selasa (27/10/2026).
Penyambutan berlangsung di VIP Room Sompil Basuki, Lanud Husein Sastranegara, sebelum rombongan melanjutkan agenda ke PT Dirgantara Indonesia (PTDI).
Kunjungan Menhan tersebut bertujuan meninjau perkembangan dan kemampuan industri strategis nasional dalam mendukung kebutuhan pertahanan Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kunjungan itu, Sjafrie didampingi Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) II, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Direktur Jenderal Potensi Pertahanan, Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Darat, Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Laut, Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Udara, Kepala Biro Tata Usaha, Kepala Bagian Dukungan Administrasi dan Protokol Menteri Pertahanan, serta Tim Perumus Menhan.
Penyambutan di Lanud Husein Sastranegara turut dihadiri Direktur Utama PTDI, Danlanud Husein Sastranegara, Kadisaeroau, Kasdam III/Siliwangi, Danlanal Bandung, dan Dandim 0618/Kota Bandung.
Setelah rangkaian penyambutan, Menhan dan rombongan melanjutkan kunjungan ke PTDI. Di perusahaan tersebut, rombongan meninjau sejumlah fasilitas strategis, meliputi Hanggar Final Assembly Line (FAL) pesawat sayap tetap, Hanggar Aircraft Services (ACS), Hanggar Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO), Hanggar Helikopter, serta Hanggar FAL N219.
Peninjauan itu mencakup fasilitas produksi dan perakitan pesawat, layanan pesawat, serta pemeliharaan dan perbaikan. Fasilitas tersebut menjadi bagian dari kapasitas industri penerbangan nasional dalam mendukung kebutuhan pertahanan.
Usai meninjau PTDI, Menhan beserta rombongan melanjutkan kunjungan kerja ke PT Len Industri dan PT Pindad.
Rangkaian kunjungan tersebut menjadi bagian dari peninjauan terhadap kemampuan industri strategis nasional dalam mendukung kemandirian alat utama sistem persenjataan (alutsista).
Di sisi lain, pemeliharaan materiel pertahanan menjadi unsur penting untuk menunjang kesiapan dan keberlanjutan operasional alutsista TNI Angkatan Udara.(Red)






