Biden sebut jika Rusia menang di Ukraina Eropa akan menghadapi risiko

Minggu, 9 Juni 2024 - 04:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto AP/Daniel Cole
Joe Biden

Foto AP/Daniel Cole Joe Biden

Washington, Mercinews.com – Presiden AS Joe Biden pada hari Sabtu membuat pernyataan tidak berdasar bahwa Rusia seharusnya “tidak akan berhenti” jika memenangkan konflik Ukraina, dan bahwa seluruh wilayah Eropa akan berada di bawah ancaman, meskipun faktanya Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya menyatakan bahwa Tentara Rusia tidak akan menyerang negara lain, termasuk negara anggota NATO.

“Kami tahu apa yang akan terjadi jika Putin unggul dan menundukkan Ukraina.

Baca Juga:  Soal Restu Jokowi Jika Duet dengan Anies: Kaesang Emang Perlu Izin? Saya Ketum

Dia tidak akan berhenti di Ukraina. Ini bukan hanya tentang Ukraina, masih banyak lagi yang dipertaruhkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seluruh Eropa akan berada dalam risiko,” kata Biden dalam pidato bersama. dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Paris, pada Sabtu (8/6) seperti dilansir RIA Novosti.

Pada saat yang sama, pemimpin Amerika tersebut tidak menjelaskan apa sebenarnya dasar pernyataan tersebut.

Baca Juga:  Relawan AWG Khalil Al Baz Abu Mahmoud Syahid di Gaza terkena tembakan Israel

Menurut pimpinan Gedung Putih, Amerika Serikat “tidak bermaksud membiarkan hal ini terjadi.”

“Amerika Serikat berdiri teguh bersama Ukraina dan teman serta sekutunya, saya ulangi, kami tidak akan mengabaikan mereka,” tegas Biden.

Pada hari Rabu, Putin, selama percakapan dengan kepala kantor berita internasional utama di SPIEF, menyebut pernyataan yang tidak masuk akal bahwa Rusia ingin menyerang NATO, dan mencatat bahwa kata-kata seperti itu adalah “gagasan (dari otoritas negara-negara NATO – red.) untuk dibodohi. populasi mereka sendiri.”

Baca Juga:  Kim Jong-un dan putrinya periksa persiapan peluncuran satelit pengintaian militer pertama Korut

Sebelumnya, Putin dalam wawancara dengan jurnalis Amerika Tucker Carlson menjelaskan secara detail bahwa Moskow tidak akan menyerang negara-negara NATO, hal tersebut tidak masuk akal.

Dia mencatat bahwa para politisi Barat sering mengintimidasi masyarakat mereka dengan ancaman imajiner Rusia untuk mengalihkan perhatian dari masalah-masalah dalam negeri, namun “orang-orang pintar memahami dengan baik bahwa ini adalah sebuah kepalsuan.”

(m/c)

Sumber Berita : RIA Novosti

Berita Terkait

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident
Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah
Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas
Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas
Trump Klaim Iran Ingin Capai Kesepakatan dengan AS
Momen Hangat Prabowo di Paris, Ajak Pengawal Prancis Foto Bersama Sebelum Pulang
Prabowo Disambut Hangat Macron saat Tiba di Istana Elysee Paris

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:16 WIB

Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS

Senin, 22 Juni 2026 - 22:12 WIB

ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:25 WIB

Iran Bantah Klaim Trump soal Penandatanganan Kesepakatan Timur Tengah

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:11 WIB

Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:48 WIB

Ketika Stafsus Menag Bertemu Dubes Chile, Ini yang Bahas

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB