Bea Cukai Aceh musnahkan rokok ilegal mencapai Rp19 miliar lebih

Kamis, 2 Mei 2024 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, Mercinews.com – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Aceh memusnahkan rokok ilegal sebanyak 9,26 juta batang hasil penindakan kepabeanan di perairan utara Kota Lhokseumawe.

Pemusnahan rokok ilegal tersebut dilakukan di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Aceh di Banda Aceh, Kamis (2/5/2024). Pemusnahan dilakukan dengan cara membakar rokok ilegal.

Selain di tempat tersebut, pemusnahan juga dilakukan di pabrik semen PT Solusi Bangun Aceh di Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Rokok ilegal tersebut akan dijadikan sebagai bahan bakar pabrik semen tersebut.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Aceh Safuadi mengatakan total nilai rokok ilegal yang dimusnahkan mencapai Rp19 miliar lebih. Sedangkan potensi kerugian negara yang bisa diselamatkan sebesar Rp24,62 miliar

“Rokok tersebut merupakan barang yang diimpor secara Ilegal dari Thailand. Rokok tanpa dilekati cukai tersebut terdiri 926 karton atau kotak besar dengan jumlah mencapai 9,26 juta batang,” kata Safuadi

Baca Juga:  Kasdam IM Resmi Tutup TMMD ke-119 Kodim Abdya

Safuadi mengatakan jutaan batang rokok ilegal tersebut merupakan hasil penindakan pada Desember 2023. Saat itu, tim gabungan Bea Cukai menangkap kapal motor, KM Pathalong, yang membawa rokok tanpa dilekati cukai dari Thailand di perairan sekitar 55 mil utara Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh.

Dalam penindakan tersebut, kata Safuadi, tim menangkap empat orang anak buah kapal. Dari empat orang tersebut, dua orang di antaranya, yakni nakhoda dan kepala kamar mesin ditetapkan sebagai tersangka. Dan kasusnya kini sudah pada tahap penuntutan Kejaksaan Negeri Lhokseumawe.

Baca Juga:  13 Ketua Cabor Sepakat Kembalikan Undangan Musorkab Koni Abdya

“Penindakan penyelundupan rokok tersebut merupakan upaya bea cukai memproteksi masuknya barang-barang ilegal dari luar negeri serta melindungi usaha rokok dalam negeri serta mengoptimalkan penerimaan negara dari sektor kepabeanan dan cukai,” kata Safuadi. []

Berita Terkait

Sebuah Helikopter Jatuh di Bali ekornya hancur
Pj Bupati Baong Berkeliling Cek Kondisi Setdakab Bener Meriah
Pidie Jaya jadi wilayah pertama di Aceh yang terbitkan SIM C1
Pj Gubernur Aceh lantik tiga Penjabat Kepala Daerah ingatkan APBK tepat waktu
Jaksa sita uang hasil korupsi pajak di Aceh Barat sebesar Rp554,74 juta
Tak Kunjung Bayar Pajak, Bobby Minta Dikosongkan Mal Centre Point
Ribuan warga dan mahasiswa tuntut Kejari Abdya tuntaskan kasus PT CA
MER-C Fasilitasi Keberangkatan 10 Santri Papua ke Pesantren Balekambang Jepara

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 16:07 WIB

Sebuah Helikopter Jatuh di Bali ekornya hancur

Jumat, 19 Juli 2024 - 15:58 WIB

Pj Bupati Baong Berkeliling Cek Kondisi Setdakab Bener Meriah

Jumat, 19 Juli 2024 - 15:29 WIB

Pidie Jaya jadi wilayah pertama di Aceh yang terbitkan SIM C1

Jumat, 19 Juli 2024 - 15:24 WIB

Pj Gubernur Aceh lantik tiga Penjabat Kepala Daerah ingatkan APBK tepat waktu

Jumat, 19 Juli 2024 - 15:13 WIB

Jaksa sita uang hasil korupsi pajak di Aceh Barat sebesar Rp554,74 juta

Berita Terbaru

Tangkapan layar video helikopter jatuh di Pecatu, Kuta Selatan, Jumat (19/7/2024). (Tangkapan layar)

Daerah

Sebuah Helikopter Jatuh di Bali ekornya hancur

Jumat, 19 Jul 2024 - 16:07 WIB