ASTAF Optimistis Kepemimpinan H. Surianto Kian Perkuat PB PSTI

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PB PSTI H. Surianto dan Presiden ASTAF Datuk Abdul Halim Kader. (Foto: Kolase Mercinews.com)

Ketua PB PSTI H. Surianto dan Presiden ASTAF Datuk Abdul Halim Kader. (Foto: Kolase Mercinews.com)

“Dengan kepemimpinan yang bersatu, berwawasan, dan berintegritas, kami yakin sepak takraw Indonesia akan melangkah lebih jauh dan memainkan peran penting dalam membentuk masa depan sepak takraw Asia.”

Makassar, Mercinews.com – Asian Sepaktakraw Federation (ASTAF) menyatakan optimisme bahwa kepemimpinan H. Surianto akan kian memperkuat Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI) setelah ia resmi dilantik sebagai Ketua Umum PB PSTI periode 2025 – 2029. Optimisme tersebut disampaikan menyusul prosesi pelantikan yang digelar secara resmi di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) Jumat (9/1/2026).

Keterangan pers PB PSTI, Minggu (11/1/2026), menyebutkan bahwa ASTAF mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada H. Surianto beserta jajaran pengurus baru untuk memimpin pengembangan sepak takraw Indonesia pada fase yang dinilai strategis, seiring meningkatnya tuntutan prestasi di tingkat regional dan internasional.

Menurut ASTAF, pelantikan tersebut mencerminkan kapasitas, integritas, serta dedikasi H. Surianto dalam memajukan olahraga sepaktakraw di Tanah Air. Di bawah kepemimpinan baru, PB PSTI diyakini akan semakin solid, profesional, dan memiliki tata kelola organisasi yang lebih kuat.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman. Momen ini menjadi penegasan komitmen nasional untuk memperkuat sepak takraw, tidak hanya sebagai cabang olahraga prestasi, tetapi juga sebagai bagian dari warisan budaya rumpun Melayu yang telah mengakar sejak lama.

Baca Juga:  Keren! Turunkan Pemain Lapis Kedua, PSTI Jakbar Tetap Raih 4 Medali di Jakarta League 2026

ASTAF menilai positif visi kepemimpinan H. Surianto yang menekankan penguatan tata kelola dan profesionalisme organisasi. Gagasan pembentukan Liga Sepak Takraw Indonesia dinilai sebagai langkah strategis untuk menciptakan sistem pembinaan atlet yang berkesinambungan dan terukur.

Selain itu, peningkatan kualitas latihan serta kesiapan atlet menghadapi ajang internasional, seperti Kejuaraan Dunia dan Asian Games, menjadi fokus penting dalam agenda kepengurusan baru PB PSTI. Langkah tersebut dinilai krusial untuk menjaga daya saing Indonesia di level Asia.

Sinergi

ASTAF Optimistis Kepemimpinan H. Surianto Kian Perkuat PB PSTI
Presiden Asian Sepaktakraw Federation (ASTAF), Datuk Abdul Halim Kader, didampingi Wakil Presiden ASTAF Syafrizal Bakhtiar, menerima kunjungan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI) periode 2025-2029, H. Surianto, bersama Sekretaris Jenderal PB PSTI Prof. Nahrowi. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat SEA Games, Nakhon Pathom, Thailand, pada 17 Desember 2025.(Foto:Dok. Humas PB PSTI)

ASTAF juga menyoroti pentingnya sinergi antara PB PSTI, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah guna memastikan pembangunan sepaktakraw yang berkelanjutan dan inklusif di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga:  Bangkit dari Ketertinggalan, Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Tekuk Thailand

Dengan pengalaman dan komitmen yang dimiliki, ASTAF optimistis kepemimpinan H. Surianto akan menjadi penggerak kebangkitan prestasi sepaktakraw Indonesia. Hal ini diyakini dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ekosistem sepaktakraw di kawasan Asia.

Sejalan dengan itu, ASTAF menegaskan komitmen untuk terus menjalin kerja sama erat dengan PB PSTI, khususnya dalam pembinaan atlet, pengelolaan kejuaraan, pendidikan kepelatihan, serta penguatan integritas olahraga.

“Dengan kepemimpinan yang bersatu, berwawasan, dan berintegritas, kami yakin sepaktakraw Indonesia akan melangkah lebih jauh dan memainkan peran penting dalam membentuk masa depan sepaktakraw Asia,” ujar Presiden ASTAF Datuk Abdul Halim Kader dalam pernyataannya.(red)

Berita Terkait

Liverpool Dipermalukan Manchester City 0-3 di Anfield, Kartu Merah Jadi Petaka
Anggota DPD RI Daud Yordan Kembali Naik Ring, Kalahkan Petinju Filipina di Pontianak
Bangkit dari Ketertinggalan, Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Tekuk Thailand
Indonesia 9-2, Malaysia 6-0, Garuda yang Masuk Final FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Karate TNI AU Sabet 1 Emas dan 2 Perunggu di Hari Pertama Piala Panglima TNI Cup 2026
Portugal Kalahkan Norwegia 2-1, Raih Kemenangan Kedua di UEFA Nations League
FORTIS Series II 2026: Be The Champion Beyond The Mat, 231 Kelas Karate Siap Dipertandingkan
Timnas Indonesia Buka FIFA ASEAN Cup 2026 dengan Kemenangan atas Singapura

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Liverpool Dipermalukan Manchester City 0-3 di Anfield, Kartu Merah Jadi Petaka

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Anggota DPD RI Daud Yordan Kembali Naik Ring, Kalahkan Petinju Filipina di Pontianak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:21 WIB

Bangkit dari Ketertinggalan, Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Tekuk Thailand

Jumat, 2 Oktober 2026 - 01:23 WIB

Indonesia 9-2, Malaysia 6-0, Garuda yang Masuk Final FIFA ASEAN Cup 2026

Rabu, 30 September 2026 - 02:42 WIB

Tim Karate TNI AU Sabet 1 Emas dan 2 Perunggu di Hari Pertama Piala Panglima TNI Cup 2026

Berita Terbaru