Sejarah Baru PB PSTI, KONI Pusat Gelar Pelantikan dan Pengukuhan di Makassar

Sabtu, 10 Januari 2026 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KONI Pusat bersama Pengurus PB PSTI periode 2025-2029 pimpinan Dr. Surianto saat menyampaikan keterangan pers usai acara pelantikan dan pengukuhan PB PSTI di Makassar, Sulsel, Jumat (9/1/2026).(Foto: istimewa)

Ketua KONI Pusat bersama Pengurus PB PSTI periode 2025-2029 pimpinan Dr. Surianto saat menyampaikan keterangan pers usai acara pelantikan dan pengukuhan PB PSTI di Makassar, Sulsel, Jumat (9/1/2026).(Foto: istimewa)

“Regenerasi atlet menjadi perhatian utama kami. Pembinaan talenta muda harus disiapkan sejak dini agar prestasi sepak takraw Indonesia terus berkelanjutan.”

Makassar, Mercinews.com – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat mencatatkan sejarah baru dengan menggelar pelantikan dan pengukuhan Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI) periode 2025-2029 di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (9/1/2026). Untuk pertama kalinya, prosesi pelantikan pengurus PB PSTI dilaksanakan di Makassar, menandai komitmen penguatan pembinaan olahraga prestasi berbasis daerah.

Siaran pers PB PSTI, Sabtu (10/1/2026) menyebutkan, pelantikan dan pengukuhan yang berlangsung di salah satu hotel itu dipimpin langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman. Momentum ini dipandang sebagai simbol semakin terbukanya ruang partisipasi daerah dalam pengembangan cabang olahraga sepak takraw di tingkat nasional.

Dalam sambutannya, Marciano Norman menegaskan pentingnya kesinambungan pembinaan atlet sepak takraw melalui sistem regenerasi yang terencana dan berkelanjutan. Menurutnya, prestasi olahraga nasional hanya dapat dijaga apabila pembinaan atlet muda dilakukan secara serius dan merata.

“Regenerasi atlet merupakan kunci keberlanjutan prestasi. Pembinaan tidak boleh terpusat, tetapi harus menjangkau seluruh daerah,” ujar Marciano.

Ketua Umum PB PSTI, Dr. Surianto, menilai pelantikan kepengurusan PB PSTI di Makassar sebagai tonggak sejarah baru bagi organisasi sepak takraw nasional. Ia menyebut langkah KONI Pusat tersebut sebagai bentuk kepercayaan dan perhatian terhadap cabang olahraga sepak takraw yang secara konsisten menorehkan prestasi.

Baca Juga:  Pengurus PSTI Jakarta Barat 2026-2030 Resmi Dikukuhkan, Siap Cetak Atlet Sepak Takraw Berprestasi

“Pelantikan di Makassar ini menjadi sejarah baru. Ini menunjukkan perhatian besar KONI Pusat terhadap pembinaan dan pengembangan prestasi sepak takraw,” kata Surianto.

Surianto menambahkan, capaian prestasi berupa perolehan medali emas dari satu periode kepengurusan ke periode berikutnya menjadi salah satu dasar penguatan dukungan KONI Pusat. Selain itu, komitmen pengurus daerah juga menjadi faktor penting dalam pengembangan sepak takraw nasional.

Perkuat Pembinaan

Sejarah Baru PB PSTI, KONI Pusat Gelar Pelantikan dan Pengukuhan di Makassar
Pengurus PB PSTI periode 2025-2029 resmi dikukuhkan di Kota Makassar, Sulsel, Jumat (9/1/2026).(Foto: istimewa)

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PB PSTI, Prof. Nukrawi, menjelaskan bahwa komposisi kepengurusan periode 2025-2029 dirancang lebih inklusif dengan melibatkan perwakilan dari hampir seluruh wilayah Indonesia. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi pembinaan dari pusat hingga daerah.

Baca Juga:  ISTAF Clears Seven Thai Players Over World Cup Final Incident

Dengan susunan kepengurusan yang lebih representatif, PB PSTI optimistis pembinaan atlet dapat berjalan lebih optimal dan agresif. Fokus tidak hanya diarahkan pada mempertahankan prestasi, tetapi juga meningkatkan capaian di tingkat nasional dan internasional.

“Regenerasi atlet menjadi perhatian utama kami. Pembinaan talenta muda harus disiapkan sejak dini agar prestasi sepak takraw Indonesia terus berkelanjutan,” ujar Nukrawi.

Pihaknya berharap pelantikan pengurus PSTI periode 2025-2029 di Makassar ini menjadi awal penguatan ekosistem sepak takraw nasional yang lebih merata, berkelanjutan, dan berorientasi pada prestasi jangka panjang.(red)

Berita Terkait

Liverpool Dipermalukan Manchester City 0-3 di Anfield, Kartu Merah Jadi Petaka
Anggota DPD RI Daud Yordan Kembali Naik Ring, Kalahkan Petinju Filipina di Pontianak
Bangkit dari Ketertinggalan, Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Tekuk Thailand
Indonesia 9-2, Malaysia 6-0, Garuda yang Masuk Final FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Karate TNI AU Sabet 1 Emas dan 2 Perunggu di Hari Pertama Piala Panglima TNI Cup 2026
Portugal Kalahkan Norwegia 2-1, Raih Kemenangan Kedua di UEFA Nations League
FORTIS Series II 2026: Be The Champion Beyond The Mat, 231 Kelas Karate Siap Dipertandingkan
Timnas Indonesia Buka FIFA ASEAN Cup 2026 dengan Kemenangan atas Singapura

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Liverpool Dipermalukan Manchester City 0-3 di Anfield, Kartu Merah Jadi Petaka

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:59 WIB

Anggota DPD RI Daud Yordan Kembali Naik Ring, Kalahkan Petinju Filipina di Pontianak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:21 WIB

Bangkit dari Ketertinggalan, Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Tekuk Thailand

Jumat, 2 Oktober 2026 - 01:23 WIB

Indonesia 9-2, Malaysia 6-0, Garuda yang Masuk Final FIFA ASEAN Cup 2026

Rabu, 30 September 2026 - 02:42 WIB

Tim Karate TNI AU Sabet 1 Emas dan 2 Perunggu di Hari Pertama Piala Panglima TNI Cup 2026

Berita Terbaru

Heru Riyadi, S.H., M.H. (Foto: istimewa)

Opini

Mutasi Polri Harus Menjawab Harapan Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:55 WIB