Banda Aceh, Mercinews.com – Massa Aliansi Pemuda Aceh Menggugat (APAM) berunjuk rasa di Gedung Parlemen Aceh. Mereka menuntut Kementerian Dalam Negeri mempertahankan Ahmad Marzuki sebagai penjabat Gubernur Aceh.
“Ahmad Marzuki terbukti mampu menjaga kestabilan dan keamanan daerah. Kemampuan ini penting bagi Aceh, terutama menjelang Pemilu dan Pilkada 2024,” kata Syarbaini, salah satu pengunjuk rasa, Kamis, 15 Juni 2023.

Selama Ahmad Marzuki menjabat, kata Syarbaini, tidak ada gejolak keamanan dan stabilitas daerah di Aceh. Di tataran elit, hubungan Pemerintah Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh minim gonjang-ganjing seperti sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal ini seharusnya menjadi pertimbangan Menteri Dalam Negeri untuk mempertahankan Ahmad Marzuki sebagai penjabat gubernur.
Syarbaini mengatakan pemerintah pusat jangan mempertaruhkan keamanan dan stabilitas sosial di Aceh hanya untuk mengakomodir kepentingan pihak-pihak yang mencoba mencari keuntungan dari pergantian tersebut
Dalam orasi, Syarbaini menyayangkan sikap DPR Aceh yang terburu-buru mengusulkan pergantian penjabat gubernur kepada pemerintah pusat.
Seharusnya, untuk mengakomodasi kepentingan rakyat Aceh, DPR Aceh turun dan menanyakan langsung kepada publik terkait kepuasan mereka terhadap kinerja Ahmad Marzuki.
“Kami harap pemerintah pusat mendengarkan aspirasi masyarakat. Keputusan sepenting itu harus diputuskan dengan arif dan bijaksana.
Ingat, tugas utama penjabat gubernur itu memastikan pelaksanaan pemilu dan pilkada aman dan sukses,” kata Syarbaini.
Koordinator aksi, Heri Safrijal, menambahkan Ahmad Marzuki cakap mengatasi sejumlah permasalahan selama dia ditugaskan.
Di antara yang paling menonjol adalah penanganan kemiskinan, menekan inflasi, pencegahan stunting.
Achmad Marzuki juga menghidupkan layanan ekspor impor pada sejumlah pelabuhan di Aceh dan mengoptimalkan pelayanan publik.
“Pemerintah Pusat perlu mencatat bahwa Aceh saat ini termasuk salah satu provinsi di Indonesia yang cepat dan mampu mengendalikan inflasi. Itu seharusnya cukup bagi Mendagri untuk mempertahankan Achmad Marzuki,” kata Heri. []






