Akhir Bulan Ini, Aplikasi PeduliLindungi Lenyap dari HP

Selasa, 21 Februari 2023 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mercinews – Aplikasi PeduliLindungi dalam hitungan hari lagi akan menjadi kenangan.

Penyebabnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan mengubah nama PeduliLindungi jadi Satu Sehat Mobile.

Terhitung Mulia tanggal 28 Februari 2023, transformasi aplikasi tersebut dilakukan oleh Kemenkes. PeduliLindungi yang acapkali menemani kita saat merebaknya virus Corona (COVID-19) segera lenyap dari HP kalian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita sedang mentransisi PeduliLindungi menjadi Satu Sehat, akan kita launching mudah-mudahan 28 Februari,” kata Chief Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Setiaji beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Silaturahmi Ramadan, CMP dan Mitrapol Perkuat Peran Pemuda Kreatif di Era Digital

Seperti diketahui, PeduliLindungi sebelumnya jadi andalan Pemerintah Indonesia dalam melakukan pelacakan guna menghentikan penyebaran COVID-19 yang beberapa tahun lalu merajalela.

Pengguna aplikasi ini akan mendapatkan notifikasi jika berada di zona merah, yaitu area yang terdapat di sekitarnya ada yang terinfeksi positif COVID-19 atau pasien dalam pengawasan.

Selain itu, PeduliLindungi membantu petugas dalam proses validasi dokumen kesehatan pengguna saat melakukan perjalanan. Bahkan, PeduliLindungi jadi acuan untuk mengetahui informasi jadwal dan menerima vaksin.

Baca Juga:  Alasan Rusia Minta Pengguna iPhone Beralih ke Android

Sebagaimana dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa (21/2/2023) Kemenkes menyebutkan bahwa perubahan PeduliLindungi jadi Satu Sehat Mobile akan akan membuat aplikasi ini menjadi lebih luas lagi kegunaannya. Setiaji menjelaskan aplikasi dirancang tidak untuk COVID-19 saja, tapi seluruh penyakit juga akan ada di sana.

Salah satunya fitur yang diungkapkan Setiaji di Satu Sehat Mobile, aplikasi saat ini sudah terhubung dengan wearable device, jadi pengguna bisa mendapatkan point saat berjalan kaki, poin tersebut bisa ditukar dengan vitamin dan lainnya.

Baca Juga:  Google Adsense: Pemblokiran subdomain Anda akan dinaikkan ke tingkat domain setelah 3 hari

Aplikasi ini pun memungkinkan pengguna bisa mengakses medical record atau riwayat kesehatan mulai dari hasil laboratorium, kardiologi, dan vaksin seperti polio.

“Ibu-ibu bisa akses vaksinnya, vaksin anak-anak, kan satu manfaat ya pada waktu nanti anaknya mau keluar negeri mau kuliah udah polio belum nah akan ada di dalam satu sehat aplikasi,” jelasnya.(*)

Berita Terkait

Penggalian Terowongan Jalan Raya di Bawah Laut Tiongkok Rampung
PTPN IV Perkuat Transformasi Digital melalui Standar Internasional dan Tata Kelola TI
PTPN IV PalmCo Perkuat Mitigasi Karhutla dengan Teknologi GeoPalm Dashboard
Alasan Rusia Minta Pengguna iPhone Beralih ke Android
Transformasi AI Meta Berujung PHK, Zuckerberg Bilang Begini
IPOT Jadi Platform Transformasi AI Nasional, Ajak Gen Z Melek Finansial dan AI
Pesan dari Nomor Tak Dikenal Bakal Dipantau, WhatsApp Kembangkan Fitur Scam Alert
Google Beri Peringatan, Ratusan Aplikasi Berbahaya Incar Pengguna Android

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penggalian Terowongan Jalan Raya di Bawah Laut Tiongkok Rampung

Sabtu, 26 September 2026 - 23:42 WIB

PTPN IV Perkuat Transformasi Digital melalui Standar Internasional dan Tata Kelola TI

Sabtu, 19 September 2026 - 11:25 WIB

PTPN IV PalmCo Perkuat Mitigasi Karhutla dengan Teknologi GeoPalm Dashboard

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:50 WIB

Alasan Rusia Minta Pengguna iPhone Beralih ke Android

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:40 WIB

Transformasi AI Meta Berujung PHK, Zuckerberg Bilang Begini

Berita Terbaru