Aceh Besar berlakukan Siaga Darurat Bencana Kekeringan

Selasa, 9 Juli 2024 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga memasukkan air bersih ke sejumlah ember penampungan di Gampong Lamcok, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Sabtu (15/6/2024). (ANTARA FOTO/AMPELSA)

Warga memasukkan air bersih ke sejumlah ember penampungan di Gampong Lamcok, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Sabtu (15/6/2024). (ANTARA FOTO/AMPELSA)

Banda Aceh, Mercinews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar memberlakukan status Siaga Darurat Bencana Kekeringan di Aceh Besar khususnya Kecamatan Lhoknga.

“Penetapan ini dilakukan setelah melalui proses rangkaian rapat gabungan, yang melibatkan lintas instansi hingga jajaran legislatif Aceh Besar,” kata Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto di Jantho, Selasa (9/7/2024).

Ia menjelaskan dengan penetapan status bencana tersebut penanganan kekurangan air bersih akibat terdampak kekeringan di Kecamatan Lhoknga dilakukan secara komprehensif, baik penanganan jangka pendek hingga upaya berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita telah membahas melalui rangkaian rapat yang melibatkan legislatif, hingga lahir keputusan penetapan Siaga Darurat Bencana,” katanya.

Baca Juga:  Lirik Lagu Supernova dari Aespa, Begini Terjemahannya

Menurut Iswanto, penetapan tersebut juga untuk memaksimalkan penanganan terdampak kekeringan, serta juga akan ditangani secara lebih terukur, dan melibatkan personil dari instansi terkait lebih maksimal, termasuk membuat sebuah skema operasional yang lebih teratur dan terukur.

Ia mengatakan semuanya akan diatur melalui sebuah Posko yang tugasnya mengatur secara terukur operasional penanganan.

“Kita telah instruksikan pendirian Posko, dan Alhamdulillah telah dioperasionalkan di Kantor Camat Lhoknga,” kata Iswanto.

Iswanto mengatakan dirinya juga telah beberapa kali turun langsung meninjau lokasi terdampak kekeringan, termasuk ikut membagikan air bersih ke lokasi terdampak kekeringan.

Sebelumnya Kalak BPBD Aceh Besar Ridwan Jamil mengatakan pihaknya telah mengoperasionalkan Posko Siaga Darurat Bencana Kekeringan di Kantor Camat Lhoknga sebagai upaya mempermudah penanganan pendistribusian air bersih kepada masyarakat.

Baca Juga:  Free Practice 1 MotoGP Italia: Maverick Vinales Tercepat

“Posko Komando Siaga Darurat Bencana Kekeringan yang kita dirikan di komplek Kantor Camat Lhoknga sesuai arahan Pj Bupati Aceh Besar bertujuan mempermudah camat, kepala desa/keuchik untuk penanganan dampak kekeringan dalam wilayahnya,” katanya.

Ia mengatakan lewat Posko Komando Siaga Darurat Bencana perangkat gampong dan masyarakat dapat menyampaikan informasi terkini terhadap gampong yang membutuhkan air bersih akibat dampak kekeringan yang telah melanda kawasan itu sejak Mei 2024.

“Kekeringan yang melanda kawasan Lhoknga sudah terlalu panjang, sehingga BPBD Aceh Besar mengambil kendali untuk penanganan ketersediaan air bersih akibat dampak kekeringan di Kecamatan Lhoknga,” katanya.

Menurut dia Camat dan juga Keuchik dalam Kecamatan Lhoknga dapat dengan cepat untuk menyampaikan laporan kepada petugas piket yang ditempatkan di Posko Komando Siaga Darurat Bencana Kekeringan Kecamatan Lhoknga.

Baca Juga:  TMMD Masuki Hari ke-9 Progres Pengerjaan Jalan Baru Terus Dilakukan

“Laporan kebutuhan air bersih yang masuk ke petugas piket di Posko Komando Siaga Darurat Bencana kekeringan akan langsung ditindaklanjuti,” katanya.

Ia menyebutkan rata-rata mobil tangki yang dikerahkan untuk kebutuhan air bersih untuk warga Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar yang terdampak kekeringan sebanyak 10 unit sampai 15 unit armada.

“Pendistribusian air bersih untuk warga dalam gampong di Kecamatan Lhoknga disesuaikan dengan permintaan dan laporan yang disampaikan oleh masing-masing keuchik,” katanya.

(m/c)

Sumber Berita : Antara

Berita Terkait

Mahasiswi ini sebelum lompat dari gedung lantai 12 cari cara bunuh diri, di Internet
Menteri AHY ungkap kasus mafia tana senilai Rp3,41 triliun di Jawa Tengah
Kejuaraan Provinsi Balap Motor IMI Aceh resmi Dimulai
Amrullah Jabat sebagai PJ Bupati Aceh Timur
Pj Wali Kota dan Bunda PAUD Sabang tinjau hari pertama masuk sekolah
Operasi Patuh Seulawah 2024 di Mulai, Sekda Sulaimi Hadiri Apel Pasukan di Aceh Besar
Illiza persiapan PON Aceh-Sumut lebih siap dibanding persiapan PON di Papua
Haji Uma Bantu Biaya Pendampingan Pasien Anak Aceh Timur di Rujuk ke RSUDZA
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 21:48 WIB

Mahasiswi ini sebelum lompat dari gedung lantai 12 cari cara bunuh diri, di Internet

Senin, 15 Juli 2024 - 17:19 WIB

Menteri AHY ungkap kasus mafia tana senilai Rp3,41 triliun di Jawa Tengah

Senin, 15 Juli 2024 - 16:17 WIB

Kejuaraan Provinsi Balap Motor IMI Aceh resmi Dimulai

Senin, 15 Juli 2024 - 16:04 WIB

Amrullah Jabat sebagai PJ Bupati Aceh Timur

Senin, 15 Juli 2024 - 15:50 WIB

Pj Wali Kota dan Bunda PAUD Sabang tinjau hari pertama masuk sekolah

Berita Terbaru

AFP melalui Getty Images

Olahraga

Pendapatan timnas dari Euro 2024 pun mulai diketahui

Senin, 15 Jul 2024 - 23:28 WIB