10 warga Nagan Raya dilarikan ke rumah sakit diduga keracunan makanan

Rabu, 12 Juni 2024 - 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD Sultan Iskandar Muda Kabupaten Nagan Raya

RSUD Sultan Iskandar Muda Kabupaten Nagan Raya

Suka Makmue, Mercinews.com – Petugas medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh pada Rabu malam merawat 10 orang warga Desa Simpang Dua, Kecamatan Kuala Tadu, kabupaten setempat karena diduga keracunan.

“Pasien ini datang ramai-ramai ke IGD rumah sakit dengan kondisi mual dan muntah-muntah,” kata Koordinator Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, dr Bambang Akwi Kusuma kepada ANTARA, Rabu (12/6) malam.

Baca Juga:  Wabup Kuningan Akui Memiliki Hubungan Kekerabatan dengan Dadan Hindayana, Kelola Empat Dapur MBG

Ia menyebutkan pasien masuk ke ruang IGD rumah sakit dengan kondisi gangguan pencernaan, dan mengeluh nyeri ulu hati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pasien juga mengalami muntah-muntah. Selain itu, sebagian pasien juga mengalami gangguan pencernaan seperti mencret,” kata dr Bambang.

Baca Juga:  Kejati Sumsel Bongkar Dugaan Korupsi Kredit Rp 1,3 Triliun, 4 Lokasi Digeledah

Informasi yang diperoleh, pasien yang datang ke rumah sakit pada Rabu malam tersebut, diduga sebelumnya menyantap makanan di sebuah acara hajatan di desa mereka.

Kemudian sejumlah warga mengalami mual dan muntah, sehingga kemudian dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan lebih lanjut.

Dr Bambang Akwi Kesuma mengatakan semua pasien tersebut saat ini telah mendapatkan perawatan medis secara intensif oleh tenaga dokter dan tenaga kesehatan di rumah sakit.

Baca Juga:  Lucky Hakim Siap Kolaborasi dengan AMKI Perkuat Transparansi Informasi di Indramayu

“Semua pasien kita rawat malam ini,” katanya.

Ia mengatakan pasien harus dirawat agar mendapatkan perawatan lebih lanjut, dan sementara waktu harus berada dalam pengawasan tim medis guna memastikan kondisi pasien lebih lanjut.

“Untuk saat ini kondisi pasien sudah stabil, semua pasien dalam pengawasan petugas kesehatan,” demikian dr Bambang Akwi Kusuma.

(m/c)

Berita Terkait

Imigrasi Ponorogo Tingkatkan Pemahaman Hukum Calon Pekerja Migran dan Orang Tua ABG
Premanisme Berkedok Ormas di Sumsel, Herman Deru Diminta Evaluasi Satpol PP dan Kesbangpol
Garda Sesama Sungai Duri Bengkayang, Gaspol Bantu Warga di Tengah Keterbatasan
Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur
Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal
Pengurus IKA-MUBA 2026-2030 Dikukuhkan, Apriyadi Ajak Warga Muba Perkuat Jejaring di Perantauan
Insinerator PARK PYRO Berkapasitas 20 Ton per Hari Siap Beroperasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK)
PTPN IV PalmCo Perkuat Patroli Antisipasi Karhutla di Sumatera dan Kalimantan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:36 WIB

Imigrasi Ponorogo Tingkatkan Pemahaman Hukum Calon Pekerja Migran dan Orang Tua ABG

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Premanisme Berkedok Ormas di Sumsel, Herman Deru Diminta Evaluasi Satpol PP dan Kesbangpol

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:18 WIB

Garda Sesama Sungai Duri Bengkayang, Gaspol Bantu Warga di Tengah Keterbatasan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal

Berita Terbaru