Jakarta, Mercinews.com – Harga cabai rawit merah kembali menjadi sorotan setelah pada perdagangan Minggu (21/6/2026) tercatat menembus Rp76.300 per kilogram. “Pedasnya” kenaikan ini menjadikan cabai rawit sebagai salah satu komoditas pangan dengan harga tertinggi di kelompok cabai, meski sejumlah komoditas lain justru mengalami penurunan.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia (BI), pergerakan harga pangan pada hari ini menunjukkan pola yang beragam, dengan kecenderungan naik pada sejumlah bahan pokok tertentu.
Selain cabai rawit merah yang naik 2,35 persen, harga beras medium juga mengalami peningkatan. Beras medium I naik menjadi Rp16.300 per kilogram atau naik 0,31 persen, sementara beras medium II turut naik ke Rp16.100 per kilogram dengan persentase yang sama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kenaikan juga terjadi pada bawang putih ukuran sedang yang kini berada di level Rp43.100 per kilogram atau naik 1,89 persen. Di sisi lain, harga daging sapi juga bergerak naik.
Daging sapi kualitas I tercatat Rp149.300 per kilogram, sedangkan kualitas II berada di Rp140.500 per kilogram.
Sementara itu, sejumlah komoditas pangan lainnya justru mengalami penurunan harga. Cabai merah besar turun 5,87 persen menjadi Rp57.700 per kilogram, dan cabai merah keriting turun 1,16 persen menjadi Rp55.500 per kilogram. Cabai rawit hijau masih mengalami kenaikan 1,95 persen menjadi Rp54.950 per kilogram.
Untuk komoditas lain, harga telur ayam ras segar turun tipis menjadi Rp29.950 per kilogram, sedangkan bawang merah ukuran sedang turun 3,25 persen menjadi Rp53.650 per kilogram. Gula pasir lokal juga mengalami penurunan menjadi Rp19.100 per kilogram.
Adapun minyak goreng curah masih bertahan di Rp20.600 per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerek I tidak mengalami perubahan di level Rp24.200 per kilogram, sementara minyak goreng bermerek II naik tipis menjadi Rp23.350 per kilogram.
Berikut daftar harga pangan strategis berdasarkan PIHPS Bank Indonesia per Minggu (21/6/2026):
- Beras kualitas super I: Rp17.550/kg (tetap)
- Beras kualitas super II: Rp17.100/kg (naik 0,59 persen)
- Beras kualitas bawah I: Rp14.650/kg (tetap)
- Beras kualitas bawah II: Rp14.600/kg (naik 0,69 persen)
- Beras medium I: Rp16.300/kg (naik 0,31 persen)
- Beras medium II: Rp16.100/kg (naik 0,31 persen)
- Gula pasir lokal: Rp19.100/kg (turun 0,26 persen)
- Gula pasir premium: Rp20.300/kg (naik 0,25 persen)
- Minyak goreng curah: Rp20.600/kg (tetap)
- Minyak goreng kemasan bermerek I: Rp24.200/kg (tetap)
- Minyak goreng bermerek II: Rp23.350/kg (naik 0,21 persen)
- Telur ayam ras segar: Rp29.950/kg (turun 0,50 persen)
- Daging ayam ras segar: Rp37.100/kg (turun 0,27 persen)
- Daging sapi kualitas I: Rp149.300/kg (naik 0,47 persen)
- Daging sapi kualitas II: Rp140.500/kg (naik 0,61 persen)
- Cabai merah besar: Rp57.700/kg (turun 5,87 persen)
- Cabai merah keriting: Rp55.500/kg (turun 1,16 persen)
- Cabai rawit hijau: Rp54.950/kg (naik 1,95 persen)
- Cabai rawit merah: Rp76.300/kg (naik 2,35 persen)
- Bawang merah ukuran sedang: Rp53.650/kg (turun 3,25 persen)
- Bawang putih ukuran sedang: Rp43.100/kg (naik 1,89 persen)
Pergerakan harga ini menunjukkan bahwa dinamika pangan masih fluktuatif, dengan sebagian komoditas mengalami tekanan kenaikan harga, sementara lainnya cenderung melemah.
Naiknya harga cabai rawit berdampak kepada pedagang gorengan hingga bakso. Mereka menyebut cabai rawit tak bisa dilepaskan dari dagangan mereka.
“Mau bagaimana lagi, kalau tanpa cabai rawit, mana enak makan bakwan tanpa ada cabai, kita siasati saja dengan menanam cabai di pekarangan rumah,” kata Udin, pedagang gorengan di Klender Jakarta Timur, Minggu (21/6/2026).(red)






