Wilayah AS bagian California Google Hapus Link Berita

Minggu, 14 April 2024 - 03:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mercinews.com – Negara bagian California di Amerika Serikat menerapkan aturan baru yang mengharuskan perusahaan seperti Google untuk membayar berita. Google merespons regulasi ini dengan menghapus link dari website berita yang berbasis di California dari pencarian Google.

Pemerintah negara bagian California memperkenalkan regulasi baru pada tahun lalu, yang mengharuskan perusahaan iklan online untuk membayar biaya tertentu, untuk menghubungkan warga California dengan sumber berita.

Dalam blog yang dipublikasikan pada Jumat, VP Google News Partnership Jaffer Zaidi menyatakan penghapusan link tersebut adalah eksperimen jangka pendek.

Zaidi, dalam blog yang sama, juga menekankan bahwa regulasi yang bernama California Journalism Preservation Act (CJPA) adalah “cara yang salah untuk mendukung jurnalisme” dan menciptakan “ketidakpastian yang tidak akan diterima oleh perusahaan apapun.”

Regulasi yang masih belum disahkan oleh badan legislatif California ini mirip dengan aturan Publisher Rights, yang tahun lalu diberlakukan oleh Presiden Jokowi di Indonesia. Aturan serupa juga telah diberlakukan oleh negara-negara Eropa, Kanada, dan Australia.

Baca Juga:  Rusia: AS adalah alasan DK PBB tak dapat hentikan konflik Iran-Israel

Langkah pemerintah di berbagai negara ini mengundang respons platform-platform internet raksasa, terutama Google dan Meta. Meta adalah induk usaha Facebook, Instagram, dan WhatsApp.

Facebook telah menyatakan “mundur” dari bisnis berita dan mulai “mengosongkan” fitur News di Prancis, Jerman, dan Inggris. Meta juga telah memblokir fitur berbagi berita di aplikasi Facebook dan Instagram di Kanada.

“Jika JCPA berlaku, akan ada perubahan signifikan dalam layanan yang bisa kami tawarkan untuk warga California dan trafik yang bisa kami sediakan untuk penerbit di California,” kata Zaidi.

Baca Juga:  Iran Kecam Serangan AS, Ketegangan di Kawasan Teluk Kembali Memanas

Pendukung penerapan JCPA di California menyatakan aturan ini membantu perusahaan berita untuk mendapatkan bagian yang lebih adil dari pendapatan iklan yang selama ini dikuasai oleh Apple, Google, dan Meta. Namun, pihak lain mengkritik aturan ini karena dinilai berpihak kepada perusahaan media besar.

Google sebelumnya juga sempat menyatakan penolakan perusahaan untuk membayar berita dalam sistem serupa yang telah berlaku di Spanyol, Australia, Kanada, dan Selandia Baru. Namun, Google kini bekerja sama dengan perusahaan media di negara-negara tersebut.[]

Berita Terkait

Penggalian Terowongan Jalan Raya di Bawah Laut Tiongkok Rampung
PTPN IV Perkuat Transformasi Digital melalui Standar Internasional dan Tata Kelola TI
PTPN IV PalmCo Perkuat Mitigasi Karhutla dengan Teknologi GeoPalm Dashboard
Alasan Rusia Minta Pengguna iPhone Beralih ke Android
Transformasi AI Meta Berujung PHK, Zuckerberg Bilang Begini
IPOT Jadi Platform Transformasi AI Nasional, Ajak Gen Z Melek Finansial dan AI
Pesan dari Nomor Tak Dikenal Bakal Dipantau, WhatsApp Kembangkan Fitur Scam Alert
Google Beri Peringatan, Ratusan Aplikasi Berbahaya Incar Pengguna Android

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Penggalian Terowongan Jalan Raya di Bawah Laut Tiongkok Rampung

Sabtu, 26 September 2026 - 23:42 WIB

PTPN IV Perkuat Transformasi Digital melalui Standar Internasional dan Tata Kelola TI

Sabtu, 19 September 2026 - 11:25 WIB

PTPN IV PalmCo Perkuat Mitigasi Karhutla dengan Teknologi GeoPalm Dashboard

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:50 WIB

Alasan Rusia Minta Pengguna iPhone Beralih ke Android

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:40 WIB

Transformasi AI Meta Berujung PHK, Zuckerberg Bilang Begini

Berita Terbaru

Heru Riyadi, S.H., M.H. (Foto: istimewa)

Opini

Mutasi Polri Harus Menjawab Harapan Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:55 WIB