Waspada! Siklon Tropis Jangmi Dekat Filipina, BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Wilayah Indonesia

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait pengaruh Siklon Tropis Jangmi di Laut Filipina utara yang berpotensi memicu hujan lebat di wilayah Indonesia. (Foto: Dok. BMKG)

BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait pengaruh Siklon Tropis Jangmi di Laut Filipina utara yang berpotensi memicu hujan lebat di wilayah Indonesia. (Foto: Dok. BMKG)

Jakarta, Mercinews.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap potensi hujan lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia akibat pengaruh Siklon Tropis Jangmi yang terpantau berada di Laut Filipina bagian utara, Sabtu (30/5/2026).

BMKG mencatat siklon tropis tersebut memiliki kecepatan angin maksimum 35 knot dengan tekanan udara minimum mencapai 998 hPa.

BMKG menyebutkan bahwa dalam beberapa hari ke depan, Siklon Tropis Jangmi diperkirakan bergerak ke arah barat laut hingga utara sambil mengalami penguatan.

Prakirawan BMKG Henokvita menjelaskan, keberadaan Siklon Tropis Jangmi memicu terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi yang dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.

“Siklon ini menginduksi terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi di Samudera Pasifik utara, Maluku Utara hingga utara Papua,” kata Henokvita.

Baca Juga:  Gempa bumi 5.2 SR Terjadi di Banten

Selain Siklon Tropis Jangmi, BMKG juga mendeteksi adanya sirkulasi siklonik di Laut China Selatan.

Daerah konvergensi yang terbentuk akibat fenomena tersebut memanjang hingga wilayah Kepulauan Natuna.

Kombinasi kedua sistem cuaca tersebut membentuk sabuk konvergensi yang membentang dari Papua, Teluk Cenderawasih, Sulawesi Tenggara, Kalimantan, hingga Jawa Tengah.

Kondisi ini berpotensi meningkatkan intensitas hujan dalam 48 hingga 72 jam ke depan.

Sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Maluku Utara, Papua, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, dan sebagian wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:  AMKI Pusat Beri Mandat ke Assoc. Prof. Eka Putra untuk Bentuk Pengurus di Riau dan Kepri

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem, seperti hujan lebat disertai angin kencang.

Masyarakat juga diminta mengantisipasi dampak yang dapat ditimbulkan, seperti banjir, genangan, tanah longsor, maupun pohon tumbang.

Pemantauan terhadap perkembangan terus dilakukan untuk mengetahui potensi dampaknya terhadap kondisi cuaca di wilayah Indonesia.(red)

Berita Terkait

Polisi Ungkap Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi Imigrasi Ngurah Rai
PMI Jakarta Utara Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah Dukung Program Pemprov DKI
OJK Ungkap Penyebab Judol Makin Sulit Diberantas
JPO di Jalan Kapten Tendean Nyaris Ambruk Tertabrak Truk
Densus 88 Ungkap Hasil Pendalaman Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah
Baking Class PTPN IV PalmCo Buka Peluang Usaha bagi UMKM dan Warga
Hari Pertama Sekolah, Arus Kendaraan Menuju Jakarta Padat
PTTEP Indonesia dan Dompet Dhuafa Gelar Edukasi Nutrisi bagi Ibu Hamil di Jakarta Utara

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

PMI Jakarta Utara Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah Dukung Program Pemprov DKI

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:32 WIB

OJK Ungkap Penyebab Judol Makin Sulit Diberantas

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:48 WIB

JPO di Jalan Kapten Tendean Nyaris Ambruk Tertabrak Truk

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:25 WIB

Densus 88 Ungkap Hasil Pendalaman Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah

Senin, 13 Juli 2026 - 22:29 WIB

Baking Class PTPN IV PalmCo Buka Peluang Usaha bagi UMKM dan Warga

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB