Tegas tapi Membumi, Warisan Jenderal Ryamizard untuk Prajurit Muda TNI AD

Minggu, 31 Mei 2026 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu. (Foto: Dok. TNI AD)

Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu. (Foto: Dok. TNI AD)

Jakarta, Mercinews.com – Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu meninggalkan warisan kepemimpinan yang kuat bagi generasi muda TNI Angkatan Darat. Sosok mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) periode 2002-2005 dan Menteri Pertahanan periode 2014-2019 itu dikenang sebagai pemimpin yang tegas dalam prinsip, namun tetap membumi dalam kesehariannya.

Kabar duka atas wafatnya Ryamizard pada Minggu (31/5/2026) di RSPAD Gatot Soebroto masih menyisakan kesan mendalam bagi keluarga besar TNI AD.

Di usia 76 tahun, ia meninggalkan jejak pengabdian panjang yang tidak hanya tercatat dalam jabatan yang pernah diembannya, tetapi juga dalam keteladanan yang diwariskannya kepada para prajurit.

Bagi banyak anggota TNI AD, Jenderal Ryamizard bukan sekadar mantan pimpinan. Ia dikenal sebagai sosok yang dekat dengan prajurit dan kerap dianggap sebagai figur ayah yang memberikan teladan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

Tegas, tetapi Tetap Sederhana

Ryamizard lahir di Palembang, Sumatera Selatan, pada 21 April 1950 dari keluarga militer. Semangat pengabdian telah tertanam sejak kecil melalui sosok ayahnya, Brigjen TNI Musannif Ryacudu, yang dikenal memiliki loyalitas tinggi terhadap negara.

Dalam perjalanan karier militernya, Ryamizard dikenal sebagai pemimpin yang berani mengambil keputusan dan memegang teguh disiplin. Saat menjabat KSAD, ia mendorong peningkatan profesionalisme dan kedisiplinan prajurit TNI AD.

Namun, di balik ketegasannya sebagai pemimpin, Ryamizard juga dikenal sederhana dan dekat dengan anggota. Sikap tersebut membuatnya dihormati sekaligus disegani oleh para prajurit dari berbagai tingkatan.

Baca Juga:  Pangdam V/Brawijaya Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan Regional Bersama SAF Singapura

“Beliau tegas dalam urusan tugas negara, tetapi tetap hangat saat berinteraksi dengan prajurit. Tidak ada jarak,” demikian kesan yang kerap disampaikan para bawahannya.

Usai mengakhiri karier militer, Ryamizard tetap melanjutkan pengabdian kepada negara melalui jabatan Menteri Pertahanan.

Selama memimpin Kementerian Pertahanan pada 2014-2019, ia berfokus pada penguatan sistem pertahanan nasional di tengah dinamika lingkungan strategis global.

Warisan bagi Generasi Muda

Bagi prajurit muda TNI AD, terdapat tiga nilai utama yang melekat pada sosok Ryamizard.

Pertama, integritas, yakni keselarasan antara ucapan dan tindakan.

Baca Juga:  Lucky Hakim Siap Kolaborasi dengan AMKI Perkuat Transparansi Informasi di Indramayu

Kedua, loyalitas, yaitu menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi.

Ketiga, semangat pengabdian, bahwa purna tugas dari militer bukan berarti berhenti mengabdi kepada negara.

Dalam keterangan resminya, TNI AD menegaskan bahwa keteladanan dan semangat pengabdian almarhum akan terus menjadi inspirasi bagi generasi penerus Angkatan Darat.

Kepergian Ryamizard memang meninggalkan kehilangan bagi keluarga besar TNI AD. Namun, nilai kepemimpinan yang tegas sekaligus membumi menjadi warisan yang akan terus hidup dan menjadi pedoman bagi para prajurit muda dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Selamat jalan, Jenderal. Jasamu akan selalu menjadi pelajaran bagi generasi penerus.(red)

Berita Terkait

Polisi Ungkap Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi Imigrasi Ngurah Rai
PMI Jakarta Utara Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah Dukung Program Pemprov DKI
OJK Ungkap Penyebab Judol Makin Sulit Diberantas
JPO di Jalan Kapten Tendean Nyaris Ambruk Tertabrak Truk
Densus 88 Ungkap Hasil Pendalaman Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah
Baking Class PTPN IV PalmCo Buka Peluang Usaha bagi UMKM dan Warga
Hari Pertama Sekolah, Arus Kendaraan Menuju Jakarta Padat
PTTEP Indonesia dan Dompet Dhuafa Gelar Edukasi Nutrisi bagi Ibu Hamil di Jakarta Utara

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:29 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Kematian WNA Australia di Ruang Detensi Imigrasi Ngurah Rai

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:04 WIB

PMI Jakarta Utara Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah Dukung Program Pemprov DKI

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:32 WIB

OJK Ungkap Penyebab Judol Makin Sulit Diberantas

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:48 WIB

JPO di Jalan Kapten Tendean Nyaris Ambruk Tertabrak Truk

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:25 WIB

Densus 88 Ungkap Hasil Pendalaman Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB