Santri PPIT di Aceh Tamiang diberi pendidikan pramuka agar lebih cintai NKRI

Kamis, 9 Maret 2023 - 00:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karang Baru, Mercinews.com – Ratusan santri di Pondok Pesantren Islam Terpadu (PPIT) Al-Hidayah di Kampung Sidodadi, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, diberi pendidikan pramuka agar lebih cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kegiatan kepramukaan ini bertujuan membentuk karakter nasionalis dan patriot santriwan dan santriwati sekaligus sebagai pembinaan agar mereka memiliki wawasan kebangsaan, rasa nasionalisme tinggi yang bersumber dari Pancasila, UUD 1945 dan NKRI,” kata Datok Penghulu (Kades) Desa Sidodadi, Ratmanto dihubungi, Rabu (8/3/2023). seperti dilansir Antara

Dijelaskan Ratmanto kegiatan kepramukaan ini ke depan akan menjadi pendidikan ekstra kurikuler di ponpes seperti hal-nya di sekolah umum lainnya.

Pembentukan pramuka santri tersebut berkolaborasi antara pihak desa dengan Kwarcab Pramuka Kabupaten Aceh Tamiang.

“Mungkin kegiatan pramuka santri ini merupakan yang perdana dilakukan di pondok pesantren yang ada di Aceh Tamiang,” klaim Ratmanto.

Aktivitas Ponpes/Dayah Al-Hidayah yang pernah terpapar paham organisasi terlarang di Indonesia Jamaah Islamiyah (JI) ini terus dipantau setelah diketahui pimpinan ponpes tersebut terlibat jaringan terorisme.

Diharapkan melalui kegiatan kepramukaan ini bisa menangkal paham radikalisme dan bahaya laten yang menyusup di pesantren-pesantren

“Kegiatan pramuka itu atas prakarsa kami sendiri (Pemerintah Desa Sidodadi) setelah 389 orang santri yang pernah terpapar atau simpatisan JI dibaiat kembali kepangkuan NKRI pada bulan Agustus 2022,” tegasnya.

Baca Juga:  Caleg DPRK Aceh Tamiang Ditangkap Bareskrim, Berperan Sebagai Pemodal

Diketahui salah seorang pengasuh Ponpes Al Hidayah yang terlibat JI telah menyerahkan diri dan kini mendapat pengawasan dan pembinaan oleh aparat berwenang. Selama ini seluruh kegiatan santri di ponpes itu diawasi langsung oleh unsur Forkopimda plus/instansi vertikal.

Meski tak miliki anggaran khusus di desa, namun kegiatan pembinaan santri seperti pramuka dirasa penting dilaksanakan untuk memupuk mental dan wawasan kebangsaan kepada para santriwan dan santriwati.

“Tujuan utama kita tentang wawasan kebangsaan, itu sangat diperlukan bagi generasi penerus bangsa, agar mereka tidak gampang terpengaruh paham radikalisme yang bisa memecah persatuan bangsa,” ucap Ratmanto.

Lebih lanjut pihaknya berharap Pemda Aceh Tamiang dalam hal ini Kesbangpol Linmas dan Dinas Pendidikan Dayah jangan terkesan lepas tangan dan sebaliknya harus tanggap melakukan pencegahan dini terhadap segala potensi dilingkungan Ponpes.

Baca Juga:  Warga Langkat di Tangkap Polisi pasok 2.000 liter solar bersubsidi ke Aceh Tamiang

“Setau saya setelah ratusan santri dibaiat mereka dibiarkan, tanpa pengawasan dan pembinaan,” katanya.

Secara terpisah Wakil Ketua Bina Muda Kwarcab Pramuka Kabupaten Aceh Tamiang, Edi Suwanto mengatakan, pihaknya berharap dari kegiatan kepramukaan tersebut dapat efektif mengembalikan toksit paradigma radikalisme, menjadi pemupuk wawasan kebangsaan dan cinta pada NKRI.

“Ini momen bagus untuk mengembalikan pemikiran positif terkait menangkal paham radikalisme di lingkungan pesantren di Kabupaten Aceh Tamiang. Semoga santri kita menjadi generasi muda yang berbasis Islam secara kaffah yang sesungguhnya,” ujar Edi Suwanto.

(m/c)

Berita Terkait

Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik
Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk
BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang
Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun
 Timnas Jepang: Skuad Eksperimen Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Asisten Pemerintahan Abdya Buka Manasik Haji di Mesjid Agung Baitul Ghafur
Mualem dikabarkan sakit, jalani pemeriksaan kesehatan di Singapura
Gunung di Aceh TTS: Tebak-Tebakan Seru untuk Uji Pengetahuan Geografi

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:47 WIB

Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik

Sabtu, 24 Mei 2025 - 19:27 WIB

Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk

Sabtu, 24 Mei 2025 - 18:10 WIB

BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang

Jumat, 23 Mei 2025 - 08:29 WIB

Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun

Kamis, 22 Mei 2025 - 23:44 WIB

 Timnas Jepang: Skuad Eksperimen Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB