Caleg DPRK Aceh Tamiang Ditangkap Bareskrim, Berperan Sebagai Pemodal

Senin, 27 Mei 2024 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sedang Asyik Belanja Pakaian, Bareskrim Tangkap DPRK Aceh Pemilik Narkotika 70Kg.
Sumber :
istimewa

Sedang Asyik Belanja Pakaian, Bareskrim Tangkap DPRK Aceh Pemilik Narkotika 70Kg. Sumber : istimewa

Jakarta, Mercinews.com – Calon legislatif (caleg) DPRK Aceh Tamiang Dapil 2 bernama Sofyan yang ditangkap Bareskrim Polri ternyata berperan sebagai pemodal hingga pengendali narkoba.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Mukti Juharsa.

Adapun Sofyan merupakan bandar narkoba jenis sabu jaringan internasional Malaysia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peran yang bersangkutan sebagai pemilik barang dan pemodal serta pengendali dan berhubungan langsung dengan pihak Malaysia,” ucapnya, Senin (27/5/2024).

Penangkapan Sofyan yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kasus narkoba ini dilakukan setelah pihaknya mengungkap kasus penyelundupan sabu seberat 70 kilogram.

Sebelum mendapati sosok Sofyan, polisi melakukan penangkapan awal terhadap tiga orang yaitu RY, SR, dan IA.

Baca Juga:  Waktu Wukuf di Arafah, Masjid Agung Al-Azhar Gelar Shalat Idul Adha Besok

Peran ketiga orang pelaku tersebut adalah sebagai kurir di mana mereka diminta untuk bawa keluar sabu dari Aceh.

“Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal di Bakauheni, Lampung Selatan, Minggu 10 Maret 2024 dengan barang bukti 70 kilogram sabu,” tutur dia.

Sofyan ditangkap Tim Subdit 4 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri di kawasan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (25/5/2024).

“Benar, yang bersangkutan berinisial S, caleg terpilih DPR nomor 1 di Kota Aceh Tamiang,” ujarnya, Minggu (26/5/2024).

Mukti mengatakan, Sofyan ternyata sudah menjadi buron atas kasus tersebut.

Berbagai tempat persembunyian pelaku dipetakan.

Pelaku diketahui melarikan diri ke wilayah Aceh Tamiang – Medan selama tiga minggu.

Baca Juga:  Korupsi dana desa Rp1,2 M, Mantan keuchik di Nagan Raya Dijebloskan ke Penjara

Mukti menuturkan, pihaknya menangkap buronan tersebut ketika sedang belanja pakaian di Toko.

Target berpindah ke toko IF Distro dan terpantau sedang memilih pakaian, lalu tim bergerak masuk ke toko dan menangkap tersangka DPO,” kata dia.

Kronologi penangkapan caleg PKS

Diberitakan Kompas.id, Sofyan diringkus penyidik Dittipidnarkoba Bareskrim Polri di sebuah toko pakaian di Jalan Medan-Banda Aceh, Manyak Payed, Aceh Tamiang, Aceh pada Sabtu (25/5/2024).

Dia ditangkap saat sedang berbelanja dan memilih-milih pakaian di Toko Keberadaannya terpantau Bareskrim pada Sabtu sekitar pukul 15.40 WIB

Tim Bareskrim Polri kemudian berkoordinasi dengan Kapolres Aceh Tamiang sebelum melakukan penangkapan.

Setelah penangkapan, penyidik menyiapkan administrasi penyidikan dan memberikan pemberitahuan penangkapan untuk pihak keluarga.

Baca Juga:  Dikeroyok Puluhan Pelajar, Siswa MTS di Situbondo Jatim Meninggal Dunia

Tersangka selanjutnya akan dibawa ke Bareskrim Polri di Jakarta untuk diperiksa lebih lanjut.

Sofyan adalah caleg dari PKS yang maju dalam pemilihan legislatif Februari 2024.

Dia berhasil mengamankan satu kursi DPRK Aceh Tamiang 2024-2029.

Sofyan ditetapkan sebagai buronan sejak Maret 2024 karena diduga terlibat dalam penyelundupan narkotika jenis sabu dari luar negeri di Aceh.

Selama masuk DPO, ia diketahui berpindah-pindah tempat untuk menghindari pengawasan polisi selama tiga pekan.

Pelariannya pun berakhir setelah polisi mencium keberadaannya dan langsung meringkusnya lagi beli celana di Sebuah Toko Pakaian di Aceh Tamiang,”  (mc)

Berita Terkait

Polresta Banda Aceh tangkap 19 pelaku judi online, bakal di hukuman cambuk
Transaksi Rp 600 Triliun, 3 juta Lebih warga Indonesia Main Judi Online
Suami di Aceh Besar aniaya istrinya dengan sadis, mata pecah leher tersayat pisau
Pabrik Ekstasi di Medan Digerebek Polisi, 5 Orang Ditangkap
Minta Prabowo Turun Tangan Selesaikan Kasus Vina, Mahfud MD: Ini Kriminal Jahat
Pengadilan Memperberat Hukuman Eks Kepala Bea Cukai Makassar Jadi 12 Tahun Penjara
Edarkan Sabu di dalam lapas Meulaboh, dua narapidana tangkap Polisi
Terkait Buronan Harun Masiku, Penyidik KPK Sita Handphone dan Tas Hasto Kristiyanto
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Juni 2024 - 17:49 WIB

Polresta Banda Aceh tangkap 19 pelaku judi online, bakal di hukuman cambuk

Sabtu, 15 Juni 2024 - 20:54 WIB

Transaksi Rp 600 Triliun, 3 juta Lebih warga Indonesia Main Judi Online

Jumat, 14 Juni 2024 - 15:14 WIB

Suami di Aceh Besar aniaya istrinya dengan sadis, mata pecah leher tersayat pisau

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:54 WIB

Pabrik Ekstasi di Medan Digerebek Polisi, 5 Orang Ditangkap

Rabu, 12 Juni 2024 - 17:53 WIB

Minta Prabowo Turun Tangan Selesaikan Kasus Vina, Mahfud MD: Ini Kriminal Jahat

Selasa, 11 Juni 2024 - 16:06 WIB

Pengadilan Memperberat Hukuman Eks Kepala Bea Cukai Makassar Jadi 12 Tahun Penjara

Selasa, 11 Juni 2024 - 13:57 WIB

Edarkan Sabu di dalam lapas Meulaboh, dua narapidana tangkap Polisi

Senin, 10 Juni 2024 - 17:21 WIB

Terkait Buronan Harun Masiku, Penyidik KPK Sita Handphone dan Tas Hasto Kristiyanto

Berita Terbaru

Rusia dan Vietnam menandatangani sejumlah dokumen kerja sama

Dunia

Negosiasi Putin dengan Presiden Vietnam telah berakhir

Kamis, 20 Jun 2024 - 15:03 WIB

Kimmich, Jerman, memblok tembakan di menit 90 /Foto:X euto2024

Olahraga

Hasil kedua Grup A Euro 2024, Jerman Unggul 2-0 Atas Hungaria

Kamis, 20 Jun 2024 - 00:55 WIB

Kroasia Vs Albania /Foto: X euro2024

Olahraga

Hasil Kroasia Vs Albania imbang 2-2, Euro 2024

Rabu, 19 Jun 2024 - 23:58 WIB