Sambil Nangis Shane Lukas Ngaku Tak Halangi Mario Dandy karena Takut

Selasa, 4 April 2023 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mercinews.com – Shane Lukas sempat menangis di sidang kasus penganiayaan Mario Dandy Satriyo terhadap Cristalino David Ozora dengan terdakwa AG. Shane menyesali kejadian penganiayaan itu.

Hal itu diungkap oleh pengacara Shane Lukas, Happy Sihombing. Dalam perkara ini, Shane bersaksi terhadap terdakwa AG.

“Majelis hakim menanyakan apakah Shane menyesal dengan kejadian ini, dia menyesal dan dia si Shane ini menangis saat ditanyakan,” kata Happy di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel), Selasa (4/4/2023).

Dalam persidangan, kata Happy, hakim juga bertanya kepada Shane mengapa tidak bertindak sesuatu saat David dalam posisi push up. Shane mengaku sempat menghalau Mario saat kejadian.

“Dia kan maksud sudah ada detik-detik menghalau atau menit terakhir itu Shane menghalau Mario supaya jangan melakukan tindakan lagi.

Baca Juga:  Wanita di Medan ini Habisi Temannya sendiri Pakai Jasa Preman

Dan sudah dikemukakan oleh Shane memang ada ungkapan dari hakim bertanya mengapa pada menit-menit terakhir, Shane tidak mau bertindak untuk pada saat dia (David) push up,” tuturnya.

Shane mengaku dalam kondisi ketakutan saat penganiayaan itu terjadi. “Kenapa kamu Shane tidak langsung membela (David), tidak langsung menghalangi. Shane mengatakan ia berada dalam ketakutan,” imbuhnya.

Baca Juga:  PSSI Aceh Resmi Tunjuk Saifuddin sebagai Manajer Tim Sepak Bola PON XXI Aceh

Dalam persidangan ini, Mario Dandy juga hadir sebagai saksi atas terdakwa AG. Sidang selesai pukul 17.18 WIB. Mario dan Shane bungkam usai bersaksi.

Diketahui, AG didakwa Pasal 353 ayat (2) KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dan Pasal 355 ayat (1) tentang Penganiayaan Berat. Shane dan Mario berstatus tersangka kasus penganiayaan terhadap David.

(*)

Berita Terkait

Datuk Abdul Halim Commends Indonesia’s Referee Talent After ASTAF Training
Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik
Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk
BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang
Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun
 Timnas Jepang: Skuad Eksperimen Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Asisten Pemerintahan Abdya Buka Manasik Haji di Mesjid Agung Baitul Ghafur
Mualem dikabarkan sakit, jalani pemeriksaan kesehatan di Singapura

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 13:37 WIB

Datuk Abdul Halim Commends Indonesia’s Referee Talent After ASTAF Training

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:47 WIB

Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik

Sabtu, 24 Mei 2025 - 19:27 WIB

Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk

Sabtu, 24 Mei 2025 - 18:10 WIB

BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang

Jumat, 23 Mei 2025 - 08:29 WIB

Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB