Panitia Olimpiade Paris minta maaf atas upacara pembukaan, terkait Agama

Minggu, 28 Juli 2024 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: direktur komunikasi IOC Panitia penyelenggara Olimpiade Paris Anne Deschamps, pada Minggu 28 Juli 2024

Foto: direktur komunikasi IOC Panitia penyelenggara Olimpiade Paris Anne Deschamps, pada Minggu 28 Juli 2024

Paris, Mercinews.com – Panitia penyelenggara Olimpiade Paris tidak ingin menyakiti perasaan siapa pun dan Kami tidak pernah bermaksud untuk tidak menghormati kelompok agama mana pundengan adegan pada upacara pembukaan, kata direktur komunikasi IOC panitia penyelenggara, Anne Deschamps, pada Minggu 28 Juli 2024.

“Jika kami menyinggung siapa pun, kami meminta maaf,” katanya kepada wartawan pada pengarahan yang disiarkan di saluran YouTube Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Baca Juga:  Rusia masukkan Yulia Navalnaya dalam daftar teroris dan ekstremis

Menurut Deschamps, panitia penyelenggara tidak bermaksud menunjukkan rasa tidak hormat terhadap kelompok sosial, namun berusaha “merayakan keberagaman masyarakat.” Penyelenggara yakin mereka telah mencapai hal ini, tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upacara pembukaan Olimpiade Musim Panas 2024 berlangsung di Paris pada 26 Juli. Dalam acara tersebut, dilakukan parodi LGBT dari karya Leonardo da Vinci “The Last Supper,” yang menggambarkan perjamuan terakhir Yesus Kristus sebelum penyaliban.

Baca Juga:  NATO izinkan Ukraina menggunakan senjata Barat untuk menyerang wilayah Rusia

Selama pertunjukan, para rasul diperankan oleh seniman drag. Upacara tersebut dikritik secara luas dan sorotannya dihapus dari situs resmi Olimpiade dan saluran YouTube.

Portal Yunani pronews.gr menyebut parodi Perjamuan Terakhir sebagai runtuhnya peradaban dan budaya Kristen di Eropa Barat. Keuskupan Perancis juga mengecam upacara tersebut, dengan mengatakan bahwa pertunjukan tersebut berisi adegan-adegan yang mengejek dan mengejek agama Kristen.

Olimpiade di Paris akan berlangsung hingga 11 Agustus

Baca Juga:  Ini Pesan Keluarga untuk Thariq yang Akan Menikah dengan Aaliyah Massaid

Sebelumnya Sekretaris Pers Presiden Rusia Dmitry Peskov mengatakan bahwa beberapa elemen dari acara tersebut benar-benar menjijikkan.

Perwakilan resmi Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, dalam sebuah wawancara dengan Izvestia, menyebut upacara pembukaan tersebut sebagai sebuah provokasi total, di mana umat Kristen dihina secara serius.

Menurutnya, alasannya mungkin karena “penyakit mental” yang saat ini dialami oleh liberalisme Barat.

(m/c)

Berita Terkait

Datuk Abdul Halim Commends Indonesia’s Referee Talent After ASTAF Training
Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik
Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk
BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang
Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun
 Timnas Jepang: Skuad Eksperimen Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Asisten Pemerintahan Abdya Buka Manasik Haji di Mesjid Agung Baitul Ghafur
Mualem dikabarkan sakit, jalani pemeriksaan kesehatan di Singapura

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 13:37 WIB

Datuk Abdul Halim Commends Indonesia’s Referee Talent After ASTAF Training

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:47 WIB

Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik

Sabtu, 24 Mei 2025 - 19:27 WIB

Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk

Sabtu, 24 Mei 2025 - 18:10 WIB

BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang

Jumat, 23 Mei 2025 - 08:29 WIB

Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun

Berita Terbaru