Jakarta, Mercinews.com – PTPN IV PalmCo menekankan pentingnya penerapan budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026.
Perusahaan menyatakan budaya keselamatan kerja menjadi bagian penting dalam mendukung operasional sektor perkebunan dan agroindustri yang memiliki tingkat risiko tinggi.
Hingga kuartal pertama 2026, entitas subholding PTPN III (Persero) tersebut mencatat lebih dari 52 juta jam kerja aman di seluruh wilayah operasional perusahaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa mengatakan penerapan K3 tidak hanya dilakukan sebagai pemenuhan administratif, tetapi menjadi bagian dari sistem kerja perusahaan sehari-hari.
“May Day menjadi momentum untuk memperkuat komitmen perusahaan dalam memastikan pekerja dapat menjalankan aktivitas secara aman dan sesuai prosedur keselamatan kerja,” ujar Jatmiko dalam keterangan tertulis, Sabtu (9/5/2026).
PTPN IV PalmCo mengelola area konsesi lebih dari 600 ribu hektare dan mengoperasikan puluhan pabrik kelapa sawit yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Menurut Jatmiko, aktivitas operasional di sektor perkebunan memiliki tantangan tersendiri karena melibatkan pekerjaan panen, penggunaan alat berat, transportasi, hingga operasional mesin pabrik.
Karena itu, perusahaan menerapkan sistem manajemen K3 secara terstandarisasi di seluruh regional operasional untuk mendukung target nihil kecelakaan kerja atau zero accident.
Ia menambahkan, keselamatan kerja menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan operasional perusahaan dan mendukung agenda hilirisasi komoditas.
“Produktivitas perusahaan harus berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap pekerja dan penerapan prosedur keselamatan kerja,” katanya.
Sementara itu, Direktur Strategy & Sustainability PTPN IV PalmCo Ugun Untaryo mengatakan perusahaan terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui penguatan kompetensi di bidang keselamatan kerja.
Menurutnya, perusahaan mendorong pekerja di berbagai unit operasional untuk mengikuti sertifikasi Ahli K3 (AK3) umum maupun spesifik.
“Sertifikasi tersebut diharapkan dapat memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan kebun dan pabrik,” ujar Ugun.
Ia menjelaskan, penguatan budaya K3 juga menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya pada aspek sosial.
Sebagai bagian dari mitigasi risiko kerja, PTPN IV PalmCo juga bekerja sama dengan PT PLN (Persero) dalam memberikan edukasi keselamatan kerja di area perkebunan yang berdekatan dengan jaringan listrik tegangan menengah.(red)






