Marine Le Pen Sebut, Macron tidak harus mundur setelah kegagalan pemilu

Jumat, 5 Juli 2024 - 23:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Marine Le Pen Kiri dan Presiden Prancis Macron Kanan

Foto: Marine Le Pen Kiri dan Presiden Prancis Macron Kanan

Paris, Mercinews.com – Presiden Prancis Emmanuel Macron tidak wajib mengundurkan diri jika koalisinya kalah dalam pemilihan awal Majelis Nasional. Pendapat tersebut diungkapkan Ketua Fraksi Parlemen Partai Kanan Oposisi National Rally, Marine Le Pen, di saluran BFMTV.

“Jika Emmanuel Macron ingin tetap berkuasa, konstitusi mengizinkan dia melakukannya,” katanya.

Wakil ketua Reli Nasional Louis Aliot mengatakan Macron harus mengundurkan diri jika aliansinya gagal memperoleh mayoritas absolut pada pemilu putaran kedua. “Dengan tidak adanya mayoritas, pemerintahan negara tidak mungkin dilakukan hanya dalam beberapa bulan,” katanya. “Macron wajib mengambil kesimpulan dari hal ini.”

Baca Juga:  Brazil Pecat duta besarnya untuk Israel Frederico Mayer

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:  Presiden Serbia yakin bahwa konflik di Ukraina akan membawa Dunia menuju bencana

Macron telah menyatakan bahwa dia bermaksud untuk tetap menjabat hingga musim panas 2027, ketika kekuasaannya berakhir.

Sebelumnya, Le Pen berkali-kali menegaskan niatnya mencalonkan diri sebagai presiden Prancis pada 2027.

Berdasarkan hasil putaran pertama pemilihan awal Majelis Nasional, yang diadakan pada tanggal 30 Juni lalu, Partai Reli Nasional unggul dengan 33% suara.

Baca Juga:  Hamas minta Jusuf Kalla memediasi upaya akhiri konflik Israel dan Palestina

Aliansi kiri Front Populer Baru memperoleh 28% suara,

Sedangkan koalisi presiden Macron Bersama untuk Republik memperoleh 20% suara.

Putaran kedua yang akan berlangsung pada Minggu 7 Juli  2024 akan menjadi penentu.

(m/ci)

Berita Terkait

UE memperpanjang sanksi ke Iran selama satu tahun, karena dukung Rusia
Ukraina tidak akan menerima undangan dan keanggotaan NATO sebelum perang berakhir
Analisis audio sebut tiga jenis senjata ditembakkan pada rapat umum Trump
62 hektare hutan terbakar di wilayah Krasnodar Rusia
NATO tidak akan menembak jatuh pesawat Rusia di wilayah udara Ukraina
Latihan bersama angkatan laut Rusia dan Tiongkok dimulai
Trump diselamatkan oleh satu gerakan kepala yang dia lakukannya saat penembakan
Upaya pembunuhan terhadap Trump meningkatkan peluangnya untuk menangkan pemilu AS
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juli 2024 - 23:48 WIB

UE memperpanjang sanksi ke Iran selama satu tahun, karena dukung Rusia

Senin, 15 Juli 2024 - 22:36 WIB

Ukraina tidak akan menerima undangan dan keanggotaan NATO sebelum perang berakhir

Senin, 15 Juli 2024 - 21:06 WIB

Analisis audio sebut tiga jenis senjata ditembakkan pada rapat umum Trump

Senin, 15 Juli 2024 - 19:26 WIB

NATO tidak akan menembak jatuh pesawat Rusia di wilayah udara Ukraina

Senin, 15 Juli 2024 - 19:03 WIB

Latihan bersama angkatan laut Rusia dan Tiongkok dimulai

Berita Terbaru

AFP melalui Getty Images

Olahraga

Pendapatan timnas dari Euro 2024 pun mulai diketahui

Senin, 15 Jul 2024 - 23:28 WIB