Jakarta, Mercinews.com – Presiden Asian Sepaktakraw Federation (ASTAF) sekaligus Sekretaris Jenderal International Sepaktakraw Federation (ISTAF), Datuk Abdul Halim Bin Kader, menyatakan dukungannya terhadap rencana Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan sepak takraw internasional.
Dukungan Presiden ASTAF tersebut disampaikan saat berkunjung ke Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat di Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Siaran pers Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI), Rabu (10/6/2026), menyebutkan, dalam pertemuan tersebut membahas rencana penyelenggaraan kejuaraan sepak takraw internasional di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 2027.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kunjungan itu, Datuk Abdul Halim didampingi Ketua Umum Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Surianto, Dr. H. Sekretaris Jenderal PSTI Prof. Dr. H. Nukhrawi Nawir, M.Kes., AIFO, serta jajaran pengurus PB PSTI.
Datuk Abdul Halim mengatakan, Indonesia memiliki peran penting dalam perkembangan sepak takraw di tingkat internasional.
Menurutnya, Indonesia memiliki pengalaman dan kapasitas untuk menyelenggarakan kejuaraan yang melibatkan negara-negara anggota ASTAF dan ISTAF.
Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman, menyambut baik kunjungan tersebut.
Ia menyebut pertemuan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan dan kerja sama dalam pengembangan olahraga sepak takraw.
“Kami menyambut baik silaturahmi ini sebagai langkah memperkuat kolaborasi dan memajukan sepak takraw secara global,” kata Marciano.
Selain membahas peluang Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan internasional, pertemuan tersebut juga membahas penguatan organisasi olahraga serta pembinaan atlet secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, Marciano menekankan pentingnya soliditas organisasi untuk mendukung peningkatan prestasi atlet.
Ia juga menyampaikan dukungannya terhadap program pembinaan yang dijalankan PSTI.
“Tugas Ketua PSTI sangat banyak, tetapi saya yakin Ketua Umum PSTI sanggup mengemban amanat ini, meningkatkan pembinaan dan prestasi atlet Indonesia di dalam dan luar negeri,” ujarnya.
Pada pertemuan tersebut, Datuk Abdul Halim juga menyampaikan bahwa Ketua Umum PSTI H. Surianto dipercaya menduduki jabatan Wakil Presiden ISTAF.
Menurut Datuk Abdul Halim, penunjukan tersebut merupakan bentuk kepercayaan terhadap keterlibatan Indonesia dalam pengembangan sepak takraw internasional.
“Kami melihat Indonesia memiliki kapasitas besar untuk memimpin serta memperkuat arah organisasi sepak takraw internasional di masa depan,” kata Datuk Abdul Halim.
Rencana penyelenggaraan kejuaraan internasional di Makassar pada 2027 menjadi salah satu agenda yang dibahas dalam pertemuan tersebut.
Kejuaraan sepak takraw internasional tu direncanakan melibatkan negara-negara anggota ASTAF dan ISTAF.(red)






