Bogor, Mercinews.com – Staf Khusus (Stafsus) Menteri Agama (Menag) RI Gugun Gumilar menghadiri peringatan ke-47 Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) di Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (30/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Gugun Gumilar menyampaikan peran organisasi keagamaan dalam menjaga kerukunan umat beragama dan kehidupan demokrasi di Indonesia.
Gugun mengatakan, kerukunan antarumat beragama perlu terus dijaga, terutama di tengah keberagaman masyarakat dan perbedaan pandangan yang berkembang dalam kehidupan sosial dan politik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Demokrasi Indonesia tidak hanya dibangun melalui sistem politik, tetapi juga melalui budaya saling menghormati, menghargai perbedaan, dan menghadirkan ruang dialog yang sehat antarumat beragama,” ujar Gugun.
Gugun menyampaikan hal tersebut di hadapan Ketua Umum PGPI Pdt. Dr. Jason Joram Balompapueng dan sejumlah pendeta dari wilayah DKI Jakarta.
Menurut Gugun, gereja dan pemimpin agama memiliki peran dalam membangun karakter umat, menyampaikan pesan perdamaian, serta memperkuat semangat kebangsaan.
“Gereja dan para pemimpin agama memiliki peran penting dalam membangun karakter umat, menyebarkan pesan damai, serta memperkuat semangat kebangsaan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Gugun juga menyampaikan apresiasi Kementerian Agama terhadap keterlibatan PGPI dalam menjaga kerukunan dan dialog antarumat beragama.
“Kementerian Agama memberikan apresiasi atas komitmen PGPI yang selama ini terus mengambil bagian dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, memperkuat dialog antarumat beragama, serta merawat kerukunan di tengah keberagaman,” ujar Gugun.
Peringatan ke-47 PGPI tersebut dihadiri ratusan pendeta. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan perjalanan PGPI selama 47 tahun.(red)






