Kejari Sabang tetapkan tersangka korupsi pengadaan tanah buat Sampah Rp4,8 miliar

Selasa, 21 Februari 2023 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, Mercinews – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabang menetapkan seorang tersangka dugaan tindak pidana korupsi pengadaan tanah untuk tempat pembuangan sampah dengan nilai Rp4,8 miliar.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Sabang Jen Tanamal di Banda Aceh Selasa (21/2/2023). mengatakan tersangka berinisial DA. Penetapan DA sebagai tersangka berdasarkan pengembangan dua tersangka sebelumnya, yakni F dan AF.

“Perkara dua tersangka sebelumnya sudah disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banda Aceh. Tim penyidik akan terus mengungkap ini, dan tidak tertutup kemungkinan adanya tersangka baru lainnya,” kata Jen Tanamal.

Jen Tanamal mengatakan penetapan DA sebagai tersangka setelah penyidik menemukan bukti keterlibatannya dalam penggelembungan harga pembelian tanah untuk tempat pembuangan akhir sampah di Lhok Batee Cot Abeuk, Kota Sabang.

Baca Juga:  Dandim KBA ikut rakor penandatanganan nota kesepahaman, Mentan dan Mendagri

Menurut Jen Tanamal, keterlibatan DA dengan cara melakukan penilaian harga tanah tidak sesuai dengan standar penilaian Indonesia (SPI), sehingga merugikan keuangan negara sebesar Rp1,5 miliar.

“Tersangka DA disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 3 jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah menjadi UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP,” kata Jen Tanamal.

Baca Juga:  Polda Aceh musnahkan 11 Hektare Ladang Ganja di Aceh Besar

Sebelumnya, Pemerintah Kota Sabang pada tahun anggaran 2020 mengalokasikan dana Rp4,8 miliar untuk pengadaan lahan tempat pembuangan akhir sampah.

Namun dalam pengadaan, penyidik Kejari Sabang menemukan penggelembungan harga. Berdasarkan perhitungan ahli, kerugian negara dari pengadaan tersebut mencapai Rp1,5 miliar.(*)

Berita Terkait

Pengadilan Tinggi Banda Aceh vonis mati 8 terdakwa narkotika sepanjang 2024
JPU Ajukan Banding Atas Putusan 20 Tahun Penjara Terdakwa Kasus Narkotika di Bireuen
2 Tersangka Penyeludup 180 kg Sabu di Perairan Aceh Timur Terancam Hukuman Mati
TPFI Ungkap Penemuan Baru Kasus Pembunuhan Vina Cirebon
Polresta Banda Aceh tangkap 19 pelaku judi online, bakal di hukuman cambuk
Transaksi Rp 600 Triliun, 3 juta Lebih warga Indonesia Main Judi Online
Suami di Aceh Besar aniaya istrinya dengan sadis, mata pecah leher tersayat pisau
Pabrik Ekstasi di Medan Digerebek Polisi, 5 Orang Ditangkap

Berita Terkait

Kamis, 4 Juli 2024 - 21:04 WIB

Pengadilan Tinggi Banda Aceh vonis mati 8 terdakwa narkotika sepanjang 2024

Rabu, 3 Juli 2024 - 14:37 WIB

JPU Ajukan Banding Atas Putusan 20 Tahun Penjara Terdakwa Kasus Narkotika di Bireuen

Rabu, 26 Juni 2024 - 20:59 WIB

2 Tersangka Penyeludup 180 kg Sabu di Perairan Aceh Timur Terancam Hukuman Mati

Minggu, 23 Juni 2024 - 23:17 WIB

TPFI Ungkap Penemuan Baru Kasus Pembunuhan Vina Cirebon

Rabu, 19 Juni 2024 - 17:49 WIB

Polresta Banda Aceh tangkap 19 pelaku judi online, bakal di hukuman cambuk

Berita Terbaru

Tangkapan layar video helikopter jatuh di Pecatu, Kuta Selatan, Jumat (19/7/2024). (Tangkapan layar)

Daerah

Sebuah Helikopter Jatuh di Bali ekornya hancur

Jumat, 19 Jul 2024 - 16:07 WIB