MERCINEWS.COM – Kiprah Ruben Amorim bersama Manchester United resmi berakhir setelah hanya berlangsung selama 14 bulan. Klub berjuluk Setan Merah itu mengumumkan pemutusan kerja sama dengan pelatih asal Portugal tersebut pada Senin (5/1/2026) pagi waktu setempat, sekaligus mengakhiri proyek jangka panjang yang sebelumnya digadang-gadang menjadi fondasi kebangkitan klub asal Inggris itu.
Tak lama setelah pengumuman tersebut, Ruben Amorim terlihat santai dan sempat tersenyum di hadapan awak media. Sikap itu menunjukkan profesionalisme sang pelatih meski masa baktinya di Old Trafford harus terhenti lebih cepat dari rencana awal.
Amorim diketahui baru ditunjuk sebagai manajer Manchester United sekitar 14 bulan lalu dengan harapan membawa perubahan signifikan dalam permainan dan prestasi tim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Keputusan manajemen Manchester United mengakhiri kerja sama disebut diambil setelah melalui evaluasi menyeluruh. Hasil tim yang belum konsisten serta performa yang dinilai belum sesuai dengan target menjadi faktor utama di balik keputusan tersebut. Meski demikian, klub tetap mengapresiasi dedikasi dan kerja keras Amorim selama menangani skuad utama.
Dalam pernyataan singkatnya, Ruben Amorim menyampaikan rasa terima kasih kepada manajemen, pemain, dan para pendukung Manchester United.
Ia mengaku bangga pernah menjadi bagian dari klub besar seperti United dan mendoakan yang terbaik bagi tim ke depannya. Amorim juga menegaskan akan segera mengevaluasi langkah selanjutnya dalam karier kepelatihannya.
Calon Pelatih Baru
Manchester United belum mengumumkan pengganti permanen Ruben Amorim dan sementara menunjuk Darren Fletcher sebagai pelatih interim.
Beberapa kandidat kuat muncul, termasuk Oliver Glasner, Enzo Maresca, Kieran McKenna, dan Julian Nagelsmann, sementara spekulasi penggemar juga menyebut nama seperti Gareth Southgate, Roberto De Zerbi, Thomas Tuchel, Xavi, dan Andoni Iraola.
Manajemen juga menegaskan komitmen mereka untuk segera membawa United kembali bersaing di papan atas kompetisi domestik maupun Eropa.
Berakhirnya era Ruben Amorim menambah daftar pelatih yang gagal bertahan lama di Old Trafford dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menjadi pengingat bahwa tekanan dan ekspektasi tinggi di Manchester United kerap menjadi tantangan besar bagi siapa pun yang duduk di kursi manajer.(red)






