Haji Uma: Soal Revisi Qanun Jangan Sampai Marwah dan Martabat Aceh Jadi Taruhan

Jumat, 26 Mei 2023 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhokseumawe, Mercinews.com – Anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman alias Haji Uma meminta jangan gara-gara revisi qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) marwah dan martabat Aceh menjadi taruhan.

“Kemudian jangan sampai di Aceh ada pihak islam fobia atau kebencian serta ketakutan terhadap islam,” kata Haji Uma, Jumat, 26 Februari 2023.

Menurut Haji Uma, konsep dalam berpikir sekuler sudah mulai menghantui para tokoh dan sebagian oknum dari masyarakat yang mencoba memisahkan antara Aceh dan syariah, serta hal itu secara pelan-pelan dilakukan dengan gaya ala Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, kata Haji Uma, untuk menghadirkan Bank Syariah di Aceh harus melalui proses panjang yang susah payah di godok dan menghabiskan banyak anggaran negara, namun saat ini malah hendak dihilangkan.

Baca Juga:  Begini Kisah Pria Nikahi Pria di Cianjur: Terbongkar usai Menikah

“Dan dalam hal ini, seolah-olah tidak mempunyai prinsip dan konsisten dalam memperjuangkan Bank Syariah di Aceh,” ujarnya.

Haji Uma menyebutkan keberadaan Lembaga Keuangan Syariah (LKS) di Aceh adalah hasil dari perjuangan tumpah darah anak bangsa yang terwujud lewat MoU yang diimplementasikan ke dalam Qanun LKS Aceh Nomor 11 Tahun 2018.

Terkait problematika yang dialami oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) beberapa waktu lalu, kata Haji Uma, itu terjadi diduga adanya serangan cyber.

Baca Juga:  Timnas Israel kalah 2-4 dari Paraguay di Olimpiade Paris

Tetapi, kata Haji Uma, apakah ada jaminan bahwa Bank Konvensional tidak akan mengalami kejadian yang serupa seperti BSI. Menurutnya, semua bank berpotensi di hacker, bukan hanya BSI saja.

“Aceh sendiri mempunyai 13 Bank Syariah, selain BSI yang harus dirangkul dan menjadi komitmen bersama, kita jangan kebakaran jenggot, panik dan latah dengan kejadian yang menimpa BSI, kita khawatir nanti akan terjadi politik kepentingan dengan kembalinya Bank konvensional di Aceh,” sebut Haji Uma.

Haji Uma menyarankan apa yang belum bagus dan sempurna dalam pola syari’ah itu yang harus dibenahi dengan cara mengajak kembali ulama, akademisi ekonomi dan praktisi guna menyempurnakan apa yang belum sempurna.

Baca Juga:  Pengusaha properti Meminta Bank Konvensional Diizinkan Kembali di Aceh

“Bukan sebaliknya mendegradasi kekhususan yang telah diperoleh dengan susah payah,” tegasnya.

“Kita tidak boleh lengah dan saya yakin kalau Qanun LKS Syariah dicabut, jangan bermimpi kita bisa menghadirkan kembali, kendatipun kita akan mengalirkan air mata darah,” tambahnya.

Oleh karena itu, Haji Uma mengajak mari sama-sama menjaga komitmen untuk menjaga Aceh, bukan menghilangkan yang sudah ada.

“Kita secara khusus memberikan apresiasi kepada semua pihak, para santri, ulama, mahasiswa, akademisi dan tokoh cendekiawan lainnya yang telah mendukung dan komitmen mempertahankan syariat islam di Aceh,” pungkasnya. []

Berita Terkait

Datuk Abdul Halim Commends Indonesia’s Referee Talent After ASTAF Training
Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik
Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk
BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang
Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun
 Timnas Jepang: Skuad Eksperimen Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Asisten Pemerintahan Abdya Buka Manasik Haji di Mesjid Agung Baitul Ghafur
Mualem dikabarkan sakit, jalani pemeriksaan kesehatan di Singapura

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 13:37 WIB

Datuk Abdul Halim Commends Indonesia’s Referee Talent After ASTAF Training

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:47 WIB

Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik

Sabtu, 24 Mei 2025 - 19:27 WIB

Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk

Sabtu, 24 Mei 2025 - 18:10 WIB

BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang

Jumat, 23 Mei 2025 - 08:29 WIB

Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun

Berita Terbaru

Konsolidasi perdana jajaran pengurus DPD Partai Golkar Sumsel masa bakti 2025-2030 di Aula DPD Partai Golkar Sumsel, Palembang, Minggu (30/8/2026). (Foto: istimewa)

Daerah

Golkar Sumsel Fokus Konsolidasi Internal Pasca-Musda

Senin, 31 Agu 2026 - 17:47 WIB