Dinkes Aceh deteksi dua anak lumpuh layu akibat virus polio

Kamis, 9 Maret 2023 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, Mercinews.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh menyebut dua anak di provinsi itu terkonfirmasi positif menderita lumpuh layu akibat virus polio yang saat ini terus mendapatkan penanganan medis dari petugas kesehatan.

“Iya (mereka) lumpuh layu karena (virus) polio,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Aceh Iman Murahman di Banda Aceh, Kamis (9/3/2023).

Ia menjelaskan kasus polio tersebut menyerang anak berusia 4 tahun di Kabupaten Aceh Utara dan satu kasus lagi terdeteksi pada anak usia 3 tahun di Kabupaten Bireuen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awalnya, bocah asal Aceh Utara tersebut diduga lumpuh layu akibat polio pada awal Januari 2023, sehingga petugas mengambil sampel tinja dan mengirim ke laboratorium di Jakarta untuk konfirmasi positif atau negatif polio.

Baca Juga:  Devano Anak Iis Dahlia Sempat Malu dan Terbebani Punya Orang Tua Artis

Pada Januari 2023, petugas kembali mendeteksi seorang anak diduga positif polio di Bireuen, sehingga juga dilakukan hal yang sama.

Pada Februari lalu diketahui hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel itu menunjukkan bahwa kedua anak tersebut dinyatakan positif terjangkit polio.

“Tipenya juga sama seperti di Mane, Pidie, yaitu (polio) tipe dua. Malahan kalau kita lihat mutasi virusnya, lebih banyak mutasi yang di Aceh Utara dan Bireuen dari pada yang di Mane,” katanya.

Artinya, lanjut Iman, virus polio tersebut sudah lebih dulu ada di wilayah Aceh Utara dan Bireuen, sebelum terdeteksi di wilayah Mane, Pidie pada tahun lalu, yang kemudian menjadi dasar penetapan Kejadian Luar Biasa (KLB) polio di Aceh oleh Kementerian Kesehatan RI.

“Virus polio di Mane sebanyak 25 kali mutasi, di Aceh Utara 27 kali, dan Bireuen 34 kali mutasi,” kata Iman.

Baca Juga:  Ricky Rizal Lawan Vonis 13 tahun, Mengajukan Permohonan Banding

Menurutnya, kondisi kedua anak tersebut tidak lebih parah dari kasus polio di Mane, Pidie. Kedua anak ini masih bisa berjalan sedikit lebih normal dibandingkan anak penderita lumpuh layu akibat polio di Mane yang terdeteksi tahun lalu.

Iman mengatakan anak di Aceh Utara tersebut juga sudah sempat menjalani pengobatan di salah satu rumah sakit di Kota Lhokseumawe, dan hingga kini masih terus melakukan fisioterapi.

Sementara kasus di Bireuen, kata dia, bocah tersebut bahkan sudah pernah mendapatkan imunisasi polio tetes dosis pertama dalam pelaksanaan Sub PIN polio di Aceh.

“Makanya, ini menjadi bukti bahwa satu dosis itu tidak bisa membuat si anak kebal, jadi Sub PIN polio di Bireuen pertengahan Desember 2022, dan dia terkena (polio) pada pertengahan Januari 2023,” ujarnya.

Baca Juga:  Banyak Warga China Stres, Ternyata Ini yang Terjadi

Catatan Dinas Kesehatan Aceh, hingga kini ada tujuh anak terkonfirmasi positif polio di Aceh, yakni lima anak di wilayah Mane, Pidie, serta masing-masing satu orang di Bireuen dan Aceh Utara.

“Dari tujuh yang positif, tiga diantaranya menjadi kasus, karena kasus menggambarkan gejala, kalau yang positif bisa saja positif, tapi tidak bergejala, seperti di Mane,” ujarnya.

Sedangkan seorang anak berusia 4 bulan asal Kabupaten Aceh Tengah beberapa waktu lalu diduga menderita lumpuh layu dinyatakan negatif polio berdasarkan hasil pemeriksaan sampel di laboratorium di Jakarta.

“Aceh Tengah memang bukan (polio), tapi karena gizi buruk, sehingga langkah (kakinya) kurang, tapi seiring waktu sudah aktif, kaki sudah aktif, sehingga tidak lumpuh layu seperti kasus polio yang positif,” katanya.

(m/c)

Berita Terkait

Datuk Abdul Halim Commends Indonesia’s Referee Talent After ASTAF Training
Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik
Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk
BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang
Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun
 Timnas Jepang: Skuad Eksperimen Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Asisten Pemerintahan Abdya Buka Manasik Haji di Mesjid Agung Baitul Ghafur
Mualem dikabarkan sakit, jalani pemeriksaan kesehatan di Singapura

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 13:37 WIB

Datuk Abdul Halim Commends Indonesia’s Referee Talent After ASTAF Training

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:47 WIB

Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik

Sabtu, 24 Mei 2025 - 19:27 WIB

Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk

Sabtu, 24 Mei 2025 - 18:10 WIB

BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang

Jumat, 23 Mei 2025 - 08:29 WIB

Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun

Berita Terbaru