BBPA Minta perguruan tinggi di tanah rencong dirikan jurusan bahasa daerah Aceh

Jumat, 17 Maret 2023 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, Mercinews.com – Balai Bahasa Provinsi Aceh (BBPA) meminta perguruan tinggi yang ada di tanah rencong untuk mendirikan jurusan atau program studi (prodi) bahasa daerah Aceh sebagai upaya melahirkan guru yang cakap mengajar bahasa lokal.

“Kehadiran prodi bahasa daerah sangat penting agar dapat mencetak guru atau pengajar yang mampu mengajar bahasa daerah kepada siswa di sekolah,” kata Kepala Balai Bahasa Provinsi Aceh Umar Solikhan, di Banda Aceh, Jumat (17/3/2023).

Baca Juga:  Maret Mendatang Kodim Abdya Tanam Dua Ribu Bibit Mangrove

Umar mengatakan, jurusan tersebut dibutuhkan karena dalam proses implementasi revitalisasi bahasa daerah di sekolah tidak bisa berjalan baik jika tanpa guru bahasa daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, kelangsungan pembelajaran muatan lokal bahasa daerah di sekolah juga dapat berjalan konsisten karena adanya jaminan guru yang selalu mengajarkan dan memfasilitasi.

“Seperti halnya perguruan tinggi di Pulau Jawa yang beberapa diantaranya sudah memiliki jurusan Bahasa Jawa dan Bahasa Bali,” ujarnya.

Baca Juga:  Masjid Bantuan Masyarakat Aceh Diresmikan di Mamuju

Umar menyampaikan bahwa dalam rangka melestarikan bahasa daerah kepada generasi muda, saat ini pihaknya terus melalukan upaya revitalisasi bahasa daerah.

Di mana tahun ini, Balai Bahasa Provinsi Aceh memfokuskan upaya revitalisasi bahasa daerah Gayo di Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues.

“Bahasa Gayo memiliki jumlah penutur terbesar kedua setelah bahasa Aceh, maka terpilih untuk direvitalisasi karena masuk kategori rentan berdasarkan hasil kajian pada 2019,” kata Umar.

Baca Juga:  Kejari Pidie eksekusi cambuk 9 pelanggar syariat Islam, dua orang 100 kali

Sementara itu, Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan Aceh Hamdani menyampaikan bahwa pihaknya selalu mendukung apapun langkah atau upaya untuk pelestarian bahasa daerah.

Salah satu bentuk dukungan, kata dia, Dinas Pendidikan Aceh selalu memberikan anjuran kepada setiap sekolah untuk mengintegrasikan pembelajaran dengan bahasa daerah.

“Kita anjurkan setiap sekolah bisa menyampaikan bahasanya itu walaupun tidak dimasukkan ke dalam kurikulum, bisa diintegrasikan bahasa daerah itu ke dalam mata pelajaran,” demikian Hamdani.

(m/c)

Berita Terkait

Imigrasi Ponorogo Tingkatkan Pemahaman Hukum Calon Pekerja Migran dan Orang Tua ABG
Premanisme Berkedok Ormas di Sumsel, Herman Deru Diminta Evaluasi Satpol PP dan Kesbangpol
Garda Sesama Sungai Duri Bengkayang, Gaspol Bantu Warga di Tengah Keterbatasan
Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur
Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal
Pengurus IKA-MUBA 2026-2030 Dikukuhkan, Apriyadi Ajak Warga Muba Perkuat Jejaring di Perantauan
Insinerator PARK PYRO Berkapasitas 20 Ton per Hari Siap Beroperasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK)
PTPN IV PalmCo Perkuat Patroli Antisipasi Karhutla di Sumatera dan Kalimantan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:36 WIB

Imigrasi Ponorogo Tingkatkan Pemahaman Hukum Calon Pekerja Migran dan Orang Tua ABG

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:18 WIB

Garda Sesama Sungai Duri Bengkayang, Gaspol Bantu Warga di Tengah Keterbatasan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Momentum 10-10, Dewi Ayu Gembirowati Perkenalkan Empat Pilar Gerakan Desa di Soekarno Centre Lampung Timur

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Operasi Gabungan di Kabupaten Demak Temukan 63.980 Batang Rokok Ilegal

Senin, 28 September 2026 - 23:58 WIB

Pengurus IKA-MUBA 2026-2030 Dikukuhkan, Apriyadi Ajak Warga Muba Perkuat Jejaring di Perantauan

Berita Terbaru

Heru Riyadi, S.H., M.H. (Foto: istimewa)

Opini

Mutasi Polri Harus Menjawab Harapan Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:55 WIB